Korwil Jatim Holiyadi
Jatim, Gemasamudra.com – Puncak high season liburan Natal dan Tahun Baru di Wisata Agro Wonosari terjadi pada hari Kamis, tanggal 1 Januari 2026. Manajemen Wisata Agro Wonosari telah menyiapkan serangkaian acara hiburan dan wahana baru untuk menemani para pengunjung yang datang untuk berwisata pada hari pertama tahun 2026 ini.
Menyambut pengunjung yang hadir di Wisata Agro Wonosari, acara hiburan dimulai pukul 09.00 WIB oleh MC Adhi Zhu dan Viena, dilanjutkan dengan penampilan live music dari Senja Band dan Orkes Laz Vegas. Menariknya, peserta yang membeli tiket sejak tanggal 24 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026 berhak mendapatkan hadiah menarik dengan total nilai jutaan rupiah yang diundi di sela-sela acara.
Salah satu pengunjung yang hadir bersama rombongan dari tempat kerjanya, Satria, sangat senang dengan acara ini.
“Saya bersama teman-teman kerja beserta keluarga sangat senang karena bisa liburan sekaligus dapat hadiah,” ucap Satria.
Manajer Kebun Wonosari, Danang Joko Prasetyo, menuturkan, dalam masa high season liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) ini antusiasme masyarakat untuk berkunjung ke Wisata Agro Wonosari meningkat dari tahun lalu di momen yang sama.
“Kenaikan jumlah pengunjung di momen Nataru tahun ini bisa jadi karena tahun ini kami telah menambah berbagai wahana baru seperti Fin Komodo, Buggy Car, Mobil Klasik, Mini Jeep, Kereta Listrik, Kereta Kencana, dan masih banyak lainnya.”, ujar Danang, sapaan akrabnya.
Malam sebelumnya, pada tanggal 31 Desember 2025, Wisata Agro Wonosari juga menggelar intimate party untuk para tamu yang bermalam di Rollaas Hotel & Resort. Gelaran perayaan malam tahun baru tersebut bertajuk “Welcoming 2026: Sky Lantern & Sounds of Nature”. Acara tersebut merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Wisata Agro Wonosari untuk menemani para tamu menyambut pergantian tahun yang dikemas dalam paduan hiburan musik, panggung di tengah kebun teh, dan doa bersama sambil menerbangkan lampion sebagai simbol melangitkan harapan di tahun yang baru.
Namun ada yang berbeda dengan acara perayaan tahun baru di Wisata Agro Wonosari kali ini. Tidak ada pesta kembang api seperti tahun-tahun sebelumnya. Danang menyampaikan alasan tidak adanya kegiatan menyalakan kembang api saat tahun baru karena saat ini Indonesia masih dalam suasana berduka karena bencana yang menimpa masyarakat di Sumatera di akhir tahun 2025.
“Sebagai bentuk empati kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, tahun ini perayaan tahun baru tanpa kembang api, kami gantikan dengan doa bersama sambil menerbangkan lampion sebagai simbol melangitkan harapan baru di tahun yang baru.”, pungkas Danang.






