Menu

Mode Gelap

Lampung · 14 Jul 2019 21:20 WIB ·

Taman Bermain Anak Diduga Dibangun Asal Jadi


Taman Bermain Anak Diduga Dibangun Asal Jadi Perbesar

Tulang Bawang Barat(GS)
Pembangunan Tanam Bermain Anak yang dianggarkan dari Dana Desa Tahun 2018 dan menghabiskan dana Ratusan Juta Rupiah diduga dibangun asal jadi, pasalnya dari bentuk pisik bangunan itu sendiri terdapat hampir di setiap titik sudah ada kerusakan, padahal pembangunan tersebut belum genap satu tahun, seharusnya masih berdiri kokoh apa bila tetap mengedepankan kualitas.

Dapat dihitung dengan jari berapa biaya yang dihabiskan untuk pembangunan Taman Bermain Anak, bahkan warga biasapun dapat dengan mudah menebak berapa biaya yang dihabiskan untuk pembangunan, dan berapa keuntungan yang diraup dari hasil pembangunan
Taman Bermain Anak di Tiyuh Kibang Tri Jaya Kecamatan Lambu Kibang kabupaten Tulang Bawang Barat.

Klik Gambar

Bagaimana tidak,pada pembangunan Taman Tempat Bermain Anak terdapat hanya ada 10 (Sepuluh) wahana permainan anak-anak, yang terdiri dari ayunan, prosotan, roling putar, selain itu sebagai penghiasas taman terdapat beberap jenis tanaman bunga sekitar lebih kurang 60 pohon yang terdiri 5 jenis bunga, yang dikelilingi paping blok sebagai tempat pejalan kaki mengelilingi taman tersebut, dan kondisinya nyaris tidak dirawat dan sangat memprihatinkan.

Baca Juga :   Akibat Perjalanan Dinas DPRD Tuba, Salah Seorang Dalam PDP di RSUD Menggala

Disampaikan Iwan salah satu Kaur Aparatur Tiyuh saat dimintai keterangan menjelaskan, “pembangunan taman itu pengerjaanya diborongkan, akan tetapi kalau lebar nya kita tambah panjangnya, kalau anggaran yang dihabiskan 114 juta lebih, tetapi saat pertamanya seperti perapian taman dan penanaman itu dilakukan secara gotong royong warga sekitar, kalau ayunan dan alat permainan beli sudah jadi, kalau pingin tahu lebih detainya silakan hubungi pak Kepalo nya, “ucapnya.

Baca Juga :   18 Personel Polres Tulang Bawang Naik Pangkat di Momen Hari Bhayangkara Ke-74

Keterangan berbeda disampaikan Didin (operator tiyuh) saat dihubungi lewat telepon seluler nya menjelaskan, “anggaran taman itu lebih kurang 100 jutaan , kalau alat permainan anak ayunan ada 4 jungkitan 2 prosotan 2 sama mangkok putar 2, kalu kembang dapat beli tapi sudah banyak yang hilang bunga yang kecil, kalau sistem pembangunan dikerjakan secara Swakelola, akan tetapi bulan berapa saya lupa, sengat saya pengerjaannya di tahap ke dua dana,
kalau masalah yang rusak-rusak itu karena dibangunnya saat musim kemarau, “jelasnya.

Baca Juga :   Pemanfaatan Dana Desa Tahun 2020 Kampung Fajar Asri untuk Pembangunan Poskesdes

P:(Pauwari)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

WALHI Lampung : Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Tambahrejo Tak Bisa Dibiarkan

2 Mei 2026 - 21:02 WIB

Saluran Irigasi Terkubur Lumpur, Aktivitas Tambang di Tambahrejo Disorot

30 April 2026 - 14:41 WIB

Praktisi Hukum,Minta Pemda Tubaba Didesak Nonaktifkan Operasional Menara BTS Ilegal Milik TBG

25 April 2026 - 09:58 WIB

Disebut Meminta Uang 20 Juta Dua Wartawan Tubaba Akan Tempuh Jalur Hukum

25 April 2026 - 02:15 WIB

Sampah Jadi Energi, Lamtim Mulai Bangun TPST Berbasis Refuse Derived Fuel

24 April 2026 - 16:34 WIB

Penanaman Pohon Warnai HUT ke-27 Lampung Timur, Bupati Ela Tekankan Kelestarian Lingkungan

24 April 2026 - 16:16 WIB

Trending di Berita Terkini