Menu

Mode Gelap

Lampung · 30 Sep 2018 11:17 WIB ·

Tagihan Listrik Kota Menggala Membengkak Hingga Milyaran.


Tagihan Listrik Kota Menggala Membengkak Hingga Milyaran. Perbesar

Tulang Bawang – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten tulangbawang kelimpungan saat dikomfirmasi awak media untuk mengetahui tagihan listrik di sejumlah taman kota pada tahun anggaran 2017 yang membengkak sampai tujuh meliar lebih.

Ir. Indra Bangsawan. Kepala Dinas DLH tulangbawang, mendadak amnesia saat dikonfirmasi mengenai besaran biaya tagihan listrik lampu taman pada tahun anggaran 2017.

” Memang ada tagihan Lampu taman? Saya lupa berapa nilai persisnya,” coba langsung tanya kebidangnya pak SAPRIYADI, SE.,M.M karena dia yang lebih tahu, “Namun begitu ditanya lebih lanjut, Kadis DLH tuba buru-buru menghindar. 29/09/10

Klik Gambar

“Sudah, sudah wawancaranya,” katanya

Baca Juga :   Bupati : Hj,Winarti SE,MH.,Menghadiri Acara Wayangan Purbo Laras

“ Terpisah Kabid sampah Lingkungan dan Pertamanan DLH tulangbawang “SAPRIYADI, SE.,M.M menyampaikan, tagihan listrik di setiap taman kota menggala kabupaten tulangbawang. Sesuai dengan luas taman dan lampu yang digunakan pada tahun anggaran 2017 , memang sangat tinggi. Dikalkulasi, tagihan listrik dari tiga taman kota sekitar Rp.500 juta per bulan, untuk sisanya habis buwat perawatan dan biyaya operasional.

Dari tiga taman kota, yakni Taman Pemkab tuba, Taman terminal menggala dan tugu garuda yang sudah pada retak retak itu, memang sangat tinggi tagihan listriknya Padahal, lampu penerangan dan lampu hias yang terpasang di taman kota menggala kabupaten tulangbawang tersebut sangat sedikit.ungkapnya

Baca Juga :   Perilaku 3 Hari Terakhir Bupati Tulang Bawang Selama Sakit

” Lebih lanjut Menurutnya Kemungkinan dalam hal ini pasti sudah ada proses dari BAPEDA untuk pelimpahan Dari UMUM ke Dinas DLH pelimpahan ini bisa jadi printah dari bupati jika tidak ini bukan wewenang kami dinas DLH ini sangat jelas pekerjaan umum dan tanggung jawab dari pihak umum.tudingnya

” Herry yang tergabung di organisasi AJO Indonesia yang ada di tuba meminta kepada pihak penegak hukum agar mengevaluasi kinerja seluruh perangkat yang membidangi pertamanan. Ia mencurigai ada oknum DLH Bertuajuan untuk memperkaya diri sendiri sehingga tagihan listrik lampu taman bisa membengkak sampai tujuh miliar lebih.

Baca Juga :   Penyerahan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Secara Simbolis

” Pengawasan di internal juga perlu dilakukan. Jangan-jangan indikasi ini ada benarnya bahwa adanya oknum DLH tulangbawang yang bermain dan mencari keuntungan untuk diri sendiri “Sehingga untuk pembayaran lampu taman saja sampai menghabiskan angaran dana miliaran rupiah, ini sangat tidak masuk logika. tudingnya.

Pewarta: tim

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Belum Berizin, Toko Keramik di Pringsewu Utara Dihentikan Sementara

7 April 2026 - 10:44 WIB

Munzirin Menang Tipis dalam Pemilihan PAW Kepala Pekon Banjar Agung Limau

6 April 2026 - 20:11 WIB

Kejari Pringsewu Kejar Pemulihan Kerugian Negara: Dari Kasus LPTQ Hingga Koleksi Boneka Mewah RMFT BRI

6 April 2026 - 17:14 WIB

Pengembang Properti di Gading Rejo Berinisial YD Diduga Tipu Konsumen

5 April 2026 - 13:43 WIB

Wujudkan Transparansi, BPKAD Pringsewu Teken MoU Datun dengan Kejaksaan

16 Maret 2026 - 08:32 WIB

Kendalikan Harga Jelang Lebaran, Pemkab Pringsewu Gelar Pasar Murah di Pekon Fajar Agung

10 Maret 2026 - 11:01 WIB

Trending di Berita Indonesia