Lampung Timur – Proyek pembangunan Jembat penghubung antar Desa Tanjung Tirto dan Desa Kali Pasir hingga kini belum selesai,

Hal tersebut menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat khusus nya warga Desa Tanjung Tirto,

GM “gimana projek jembat ini, kapan selesainya, masak sampe sekarang belum selesai juga, mau alesan apa geh seharus nya sudah keliatan, lah sekarang ini kita liat jga cuma ada tumpukan besi dan alat matrial aja”

“Sebenarnya proyek dari mana si ini, tidak jelas bener, tidak transparan, kami yang selaku warga aja tidak tau siapa yang punya proyek, siapa yang kerja, yang aneh nya lagi kok tidak ada papan informasinya” jelasnya

Berbeda dengan Warga Desa Kali Pasir, YO “jangan kan bangunan nya mas, pola nya aja belum keliat maksimal, yang terlihat cuma besi berdiri, dan aneh nya mas, proyek sebesar ini cuma 4-5 orang saja yang kerja, kapan selesai nya kalau begini” ucapnya

Baca Juga :   Ini Dia Gamers Cantik sexi Asal Manado Yang Bikin Gagal Fokus

Saat di telusuri awak media ke lokasi pembangunan, ditemukan beberapa hal yang diduga tidak sesuai dengan juknis dalam pekerjaan tersebut,

Corong tempat pengisian matrial cor beton tebuat dari batang kelapa, lokasi pengisian cor beton terbuka lebar dan tidak tertutup, dan sumber air di dapat menggunakan mesin jenset kecil dan langsung mengambil dari rawa, Belum di ketahui apakah ada atau tidak nya dalam sub kontrak terkait batching plant,

Batching Plant adalah salah satu alat konstruksi yang gunanya sebagai tempat untuk produksi beton ready mix dalam jumlah yang besar. tempat produksi ready mix atau beton curah siap pakai di sebuah lokasi atau pabrik beton

Baca Juga :   Ini Jawaban Bupati Tulang Bawang Atas Kerinduan Masyarakat Tulang Bawang

Pengadukan atau mixing tersebut dengan formulasi berkekuatan tinggi untuk menciptakan hasil mixing beton yang baik dan sesuai dengan takaran.

Pengerjaan forumulasi tersebut dilakukan oleh tenaga profesional dibidang mixing dalam meramu adonan antara semen, pasir, krikil atau agregat dan air.

Unsur material tersebut diramu menjadi satu sehingga menjadi ready mix yang siap didistribukan ke lokasi pengecoran sesui keinginan pemesan.

Berikut beberapa komponen batching plant:
1. Tangki semen atau silo yang berfungsi untuk menampung semen

2. Agregat bunkers yang digunakan untuk penampungan agregat yang terdapat sekat untuk memisahkan fraksi agregat

3. Alat untuk mencampur atau mixer

4. Conveyor

5. Timbangan

6. Tangki air

7. Dan yang terakhir adalah unit kontrol

Produktivitas produksi sangat bergantung pada produktivitas alat yang digunakan dalam proses produksi, dalam perhitungan produktivitas whell loader sebesar 88,04 m3/jam, produktivitas batching plant sebesar 42,57 m3/jam, dan produktivitas truck mixer sebesar 2,15 m3/jam,

Baca Juga :   Pemkab Lamsel Ikuti Verifikasi Lapangan PUG Secara Online

Gunawan mengaku sebagai pekerja tukang di pembangunan tersebut menceritakan bawasan nya Basri selaku kepala tukang sedang pulang, tidak ada di tempat, dan tidak mengetahui siapa kontraktor nya, gaji yang di terima sebesar Rp. 100.000 perhari,

“Saya hanya tukang mas, kepala tukang sedang pulang, saya tidak tau menau tentang pekerjaan ini, karna saya masih baru, saya juga tidak mengetahui siapa kontraktor nya, yang saya tau hanya kepala tukang pak Basri, saya di sini di gaji Rp. 100.000 per hari mas, saya juga bingung kalau begini, makan harus tiap hari tapi kerjanya sehari kerja sehari libur ( beri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here