Menu

Mode Gelap

Lampung · 28 Okt 2019 07:37 WIB ·

Pokdarwis Ingkar Janji, Tokoh Adat Sekampung Limo Migo Akan Adakan Aksi Unjuk Rasa


Pokdarwis Ingkar Janji, Tokoh Adat Sekampung Limo Migo Akan Adakan Aksi Unjuk Rasa Perbesar

Lampung Timur(GS) – Tokoh Adat Kebandaraan Marga Sekampung Udik Sekappung Limo Migo Akan Gugat Kelompok Sadar Wisata Lampung Timur yang di bawah Naungan Dinas parawisata kabupaten Lampung Timur terkait Penghinaan terhadap Kuliner Tradisi Makanan Adat setempat.

Di ketahui pada saat jejak petualang yang dilakukan di Desa Giri Mulyo kecamatan Marga Sekampung, dalam kegiatan tersebut mereka meng’eksplor makanan tradisi Adat yang disebut Kelawar namun Prosesi pembuatan ciri khas makanan Adat pihak pelaku menggunakan binatang ekstrim sejenis KELELAWAR yang mana binatang tersebut diharamkan bagi masyarakat Adat setempat.

Terkait dengan hal tersebut Para Tokoh-tokoh Adat Geram dan tidak terima atas perilaku Oknum Pokdarwis yang menyelenggarakan kegiatan yang meng’ekspos makanan tradisi yang tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya dan dalam tayangan yang di siarkan salah satu Telivisi swasta Secara nasional itu menyinggung Perasaan para tokoh adat dan bahkan ada unsur kesengajaan yang dilakukan pada saat melakukan pengolahan terhadap makan tradisi Adat Marga Sekampung Udik.

Klik Gambar

Melihat dari apa yang telah dilakukan tersebut dalam hal pemakaian bahan utama yang telah diketahui dan dikatakan dalam penyiaran dalam tayangan, bahwa bahan utama olahan makanan adat KELAWAR di buat dari Daging Kambing atau Daging Sapi namun yang dilakukan oleh pihak pelaku sengaja mengalihkan bahan utama dengan menggunakan Binatang ekstrim sejenis KELELAWAR.

Baca Juga :   Isuzu Traga Angkutan Sayur Milik Warga Sunur Terparkir di Garasi di Gondol Maling

Terkait hal itu para tokoh adat dari enam Desa yaitu Desa Toba, Bojong, Gunung sugih Besar, Gunung Raya,Peniangan dan Batu Badak yang masuk dalam naungan Bandar Marga Sekampung Udik Sekappung Limo Migo akan menuntut perlakuan yang dilakukan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang telah melakukan pelecehan terhadap kuliner Adat Sekappung Limo Migo, selain itu Pokdarwis juga telah melakukan pelecehan terhadap tokoh adat melalui surat pernyataan yang di buat dan di kirimkan untuk tokoh adat yang isi surat tersebut berbunyi jika Pokdarwis akan meluruskan melalui tayangan ulang Prosesi pembuatan makanan tradisi Adat Marga Sekampung Udik Sekappung Limo Migo yang sebenarnya dan memenuhi tuntutan adat,namun perjanjian itu di ingkari oleh Pokdarwis tanpa ada alasan yang jelas.

Baca Juga :   Diduga Maraknya Penbang Liar Semakin Merajalela

Karna merasa di lecehkan sehingga para tokoh adat akan adakan aksi unjuk rasa di depan Pemda dan DPRD kabupaten Lampung Timur yang diperkirakan hari Kamis 31 Oktober 2019, hal ini dikatakan Hasan Basri gelar pangeran paku bintang selaku punggawa dalem wakil Bandar Marga Sekampung Udik Sekappung Limo Migo dalam pertemuan (rembuk) Minggu malam 27/10/2019.

Baca Juga :   Diduga Kepala Sekolah SDN Batu Badak Coba Menyuap Wartawan

Penulis : M.Jaelani

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Kodim 0429/Lamtim Terima Kunker Danrem 043/Gatam

27 April 2026 - 19:09 WIB

HUT ke-27 Lampung Timur Catat Perputaran Ekonomi Rp10,55 Miliar Dari Festival UMKM

25 April 2026 - 17:06 WIB

Konser Denny Caknan Meriahkan HUT ke-27 Kabupaten Lampung Timur Ribuan Warga Padati Lapangan Sribawono

25 April 2026 - 14:55 WIB

Pelepasan Siswa SMA Taruna Gajah Mada Metro Angkatan ke-29

25 April 2026 - 11:32 WIB

Sampah Jadi Energi, Lamtim Mulai Bangun TPST Berbasis Refuse Derived Fuel

24 April 2026 - 16:34 WIB

Penanaman Pohon Warnai HUT ke-27 Lampung Timur, Bupati Ela Tekankan Kelestarian Lingkungan

24 April 2026 - 16:16 WIB

Trending di Berita Terkini