Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 4 Des 2023 13:12 WIB ·

Pj Bupati Tubaba Resmi Tetapkan Perda RTRW 2023-2043


					Pj Bupati Tubaba Resmi Tetapkan Perda RTRW 2023-2043 Perbesar

Dengarkan postingan ini

Tulang Bawang Baratgemasamudra.com

Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) 2023-2043 akhirnya resmi ditetapkan dan diundangkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Perda RTRW tersebut diresmikan Penjabat (Pj) Bupati Tubaba Drs. M. Firsada pada 22 November 2023 dan diundangkan oleh Sekretaris Daerah Tubaba Ir. Novriwan Jaya pada 23 November 2023.

Klik Gambar

Hal ini didasarkan dengan adanya pemberian Nomor Register oleh Gubernur Lampung dengan Nomor : 03/1436/TBB/2023, serta Surat Direktur Jenderal Otonomi Daerah atas nama Kementerian Dalam Negeri Nomor : 100.2.2.6/8023/OTDA tangga 21 November 2023.

Baca Juga :   Kemenangan PDIP Tubaba Adalah Kemenangan Rakyat

Kepala Bagian (Kabag) Hukum Setdakab Tubaba Budi Sugiyanto, S.H., M.H. mengungkapkan penyusunan Raperda RTRW Kabupaten Tubaba 2023-2043 ini telah dinantikan pihaknya sejak lama dan melalui proses yang cukup panjang.

“Penyusunan Raperda RTRW Tubaba ini telah melalui proses panjang, yakni kurang lebih selama lima tahun yang diawali dengan pelaksanaan peninjauan kembali RTRW oleh Pemerintah Kabupaten Tubaba pada Tahun 2017, kemudian dilanjutkan mulai dari penyusunan peta dasar, materi teknis, dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RTRW,” ungkap Budi.

“Muatan Perda RTRW Kabupaten Tubaba telah mengakomodir kebijakan strategis provinsi dan nasional, serta sudah melakukan koordinasi dan sinkronisasi lintas sektor baik vertikal maupun horizontal,” tambahnya.

Baca Juga :   Bupati Tulang Bawang Ikuti Pembekalan Kepemimpinan

RTRW adalah faktor yang bisa dikatakan sangat penting. Sebab, RTRW dapat mempengaruhi percepatan investasi dan sebagai dasar kegiatan pemanfaatan ruang.

Pasalnya, jelas Budi, RTRW bisa memberikan kepastian investasi bagi calon investor yang hendak menanamkan modalnya di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

“Dengan skema tata ruang yang berlaku, bukan berarti tata ruang tidak fleksibel terhadap rencana investasi. Tata ruang justru mengatur fungsi peruntukan ruang, sehingga berbagai kegiatan pembangunan selama tidak berlawanan dan menurunkan fungsi ruang tersebut dapat diperbolehkan. Ketentuan boleh atau tidak, terbatas atau bersyaratnya kegiatan usaha memanfaatkan ruang ditetapkan dalam peraturan zonasi yang merupakan bagian dari produk RTRW,” jelasnya.

Baca Juga :   PSI dan Perindo dicoret KPU dari Parpol Pengusung Jokowi - Ma'ruf Amin

Budi menambahkan, terbitnya produk hukum daerah berupa Perda Kabupaten Tubaba Nomor 3 tahun 2023 tentang RTRW tahun 2023-2043 untuk 20 tahun kedepan, dengan tujuan mewujudkan Kabupaten Tulang Bawang Barat yang adil dan makmur melalui pengembangan agropolitan yang berdaya saing, aman dan berkelanjutan.

“Dengan adanya Perda RTRW ini, kami harap dapat lebih memberikan kepastian hukum dalam pembangunan yang berkelanjutan, seimbang, merata dan tentunya terintegrasi di seluruh sektor, sehingga mampu menciptakan kesejahteraan seluruh masyarakat khususnya di Tubaba,” pungkasnya. (HD)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya

Sikapi Dugaan Money Politics, AMPG Pringsewu Desak DPD Partai Golkar Gelar Rapat Pleno

24 Februari 2024 - 00:00 WIB

Calon DPD RI Almira Nabila Fauzi Raup 55 Ribu Suara Di Pringsewu, Modal Signifikan Pilkada Pringsewu 2024

23 Februari 2024 - 12:12 WIB

Jelang Ramadhan, Kapolres Bersama Forkopimda Tulang Bawang Barat Cek Komoditi Ketersediaan Bahan Pokok

23 Februari 2024 - 06:29 WIB

Kepala Kampung Ujung Gunung Ilir Berterima Kasih Atas Pasar Murah Yang Di Adakan Pemkab Tuba

22 Februari 2024 - 20:39 WIB

Diskeswan Tubaba Adakan Sekolah Lapang Guna Tingkatkan Produktivitas Hewan Ternak

21 Februari 2024 - 16:12 WIB

Suyadi Caleg DPRD Pringsewu Partai Golkar Dilaporkan Dugaan Money Politik

20 Februari 2024 - 19:33 WIB

Trending di Berita Terkini