Menu

Mode Gelap

Lampung · 10 Okt 2023 21:21 WIB ·

Pilarnya Empat: Pers Sebagai Katalis Kemajuan Daerah


Foto : Frengki Andriyanto (FAY). Perbesar

Foto : Frengki Andriyanto (FAY).

“Jika pers menjadi cermin yang jernih, maka kemajuan daerah bukanlah sekadar mimpi, melainkan suatu kenyataan yang kita bersama-sama wujudkan.”

Opini | Dalam setiap keberhasilan pembangunan, peran pers bukan sekadar sebagai penonton, namun sebuah aktor utama yang menjelma sebagai pelopor keempat demokrasi. Pers, menjadi penyeimbang dan pendorong, menandai perjalanan kemajuan sebuah daerah.

Meski dalam cakrawala yang luas, kita tidak bisa menutup mata terhadap realitas pahit buruknya pers. Kerap kali, kita disuguhi oleh informasi yang tidak benar, disusupi kepentingan tertentu, dan menjauh dari semangat pencerahan masyarakat. Namun, seperti sebuah emas yang perlu dipahat, peran pers yang mulia harus terus ditempa dan diangkat.

Klik Gambar

Semakin majunya teknologi, memang menjadi senjata berbahaya ketika jatuh ke tangan yang salah. Setiap orang dengan mudahnya bisa menjadi “pers” dengan segala bentuk interpretasinya. Namun, disinilah pentingnya memahami tugas mulia pers, bukan hanya sebagai pemberi informasi, melainkan juga sebagai filter kebenaran yang melibatkan kepentingan masyarakat.

Baca Juga :   Rastra di Desa Banjar Agung Terkesan Tidak Transfaran

Pilarnya tidak hanya sekadar mengawal pembangunan, namun menjadi pemantik semangat untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap langkah kebijakan. Posisi pers sebagai penyeimbang bisa menjadi sumber inspirasi dan dorongan bagi pemerintah untuk berinovasi, sehingga kemajuan perekonomian dapat menjadi kenyataan.

Sayangnya, banyak anggaran negara yang seharusnya menjadi pemicu kemajuan malah terabaikan. Kondisi ini terjadi karena penerapan kebijakan yang tidak kompleks dan kurang pengawasan. Pers, dengan segala instrumennya, seharusnya dapat menjadi pengawas setia, menggiring agar setiap kebijakan dan anggaran negara diarahkan untuk kepentingan rakyat.

Baca Juga :   Dugaan Masalah Pengelolaan Anggaran BOK dan JKN di Puskesmas Tiuh Tohou

Menggunakan istilah ‘mancing ikan umpannya kerbau’ adalah cerminan dari uang negara yang bersumber dari uang rakyat yang tersalur dengan tidak baik, menjadi situasi yang sangat disayangkan.

Maka inilah peran Pers, menjadi pionir pencerahan, jangan malah ikut terperangkap dalam kepentingan sempit. Inilah saatnya untuk memandang pers sebagai mitra pembangunan, bukan hanya memberi cap sebagai pengamat dingin.

Baca Juga :   Gubernur Arinal Buka Simposium Kesehatan Rosade 2020, Mengajak Jajaran Kesehatan Turunkan Kematian Ibu dan Bayi

Pentingnya peran pers dalam kemajuan daerah menuntut kita untuk merawat dan memuliakannya. Pemerintah, masyarakat, dan pers sendiri perlu berkolaborasi untuk menciptakan ekosistem informasi yang sehat, memotivasi transparansi, dan mendorong inovasi demi kepentingan bersama. Jika pers menjadi cermin yang jernih, maka kemajuan daerah bukanlah sekedar mimpi, melainkan suatu kenyataan yang kita bersama-sama wujudkan.

Penulis : Frengki Andriyanto (FAY).

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 97 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Diduga Potong Dana PIP Siswa hingga Rp1,1 Juta, Yayasan SMK MTS Annazar Tanggamus Akui Ada Pemotongan

20 Juni 2026 - 17:30 WIB

BLT Dana Desa Disalurkan Langsung ke Rumah Warga

19 Juni 2026 - 13:08 WIB

Pertarungan Antar Club, 2 Tim Junior Club Tuba Sabet 2 Juara

14 Juni 2026 - 12:18 WIB

Panitia Pilkakon Lugusari Resmi Dilantik, Ketua BHP Tekankan Netralitas dalam Penyelenggaraan Pemilihan

10 Juni 2026 - 12:07 WIB

BAZNAS Baru Dikukuh, Targetkan Tulang Bawang Sejahtera

9 Juni 2026 - 14:26 WIB

Dua Kepala Kampung Resmi Dilantik, Bupati Tekankan Kemandirian Desa

8 Juni 2026 - 13:03 WIB

Trending di Lampung