Menu

Mode Gelap

Lampung · 30 Apr 2021 03:14 WIB ·

Pihak Rumah Sakit Mutiara Bunda Datangi Pihak Keluarga Pasien,Hal ini Yang di Lakukannya


Foto : Istimewa Perbesar

Foto : Istimewa

Tulang Bawang Heboh ramai dalam pemberitaan tentang cerita pilu Rosilawati, yang menceritakan kronologi meninggalnya adiknya Tina Yunita, yang sempat di lakukan operasi sesar, hingga dua kali di RS Mutiara bunda yang hingga akhirnya mengerucut ke ranah dugaan adanya Malpraktek di Rumah Sakit tersebut, kini mendadak mendapat kunjungan  di kediamannya dari pihak Rumah Sakit Mutiara Bunda, di kampung lebuh dalem (unit 8) Tulang Bawang. Kamis 29/04/2021.

Kunjungan pihak rumah sakit tak lain mengajak Ibu Rolisilawati, untuk berdiskusi bersama dengan pihak dinas kesehatan di rumah sakit, guna memecahkan permasalahan yang dianggap ganjal oleh pihak korban.

“Kami datang kesini bermaksud mengundang keluarga dari almarhum, untuk minta penjelasan, katanya ada sesuatu yang mengganjal, ada sesuatu yang belum di terima.Kita sudah janjian dengan pihak Dinas Kesehatan kita ngobrol bareng juga dengan mereka” Ucap Dokter Reza sebagai perwakilan dari pihak Rumah sakit Mutiara Bunda.

Klik Gambar

Namun pihak ibuk Rolisilawati menolak ajakan dari pihak rumah sakit, di karenakan menurut dirinya ada rasa was-was yang, dikarekan dari sebelumnya ia sering terima pembicaraan yang tidak membuat dirinya nyaman.

Baca Juga :   Bawa Senpi Ilegal ke Wilayah Tuba, Petani Tubaba Diringkus Polisi

Iya saya menolak karna saya khawatir, karna dari sebelumnya sering sekali saya mendapat bahasa yang kurang enak,dan saya ini kan orang tidak paham bagian teknis semacam itu, saya takut yang tidak bisa benar-benar mendapat transparanan dari mereka” tandas Ros Wati

Selang tak lama di tempat yang sama, datang dari Aparat Desa Lebuh Dalam Mas Efendi yang tak lain adik dari tokoh masyarakat Desa setempat Bapak HI.Herman TB, dirinya prihatin apa yang menimpa keluarga ibuk Ros Wati, dengan apa yang di lakukan pihak rumah sakit sehingga membuat dirinya geram dan menyatakan siap membantu secara hukum jika mana di teruskan.

Baca Juga :   Sukaisih : Terima Kasih Banyak Pak Nanang, Sekarang Anak Saya Sembuh

Saya sangat mendukung langkah dari pada keluarga pasien, untuk mengungkap dugaan malpraktek ini, secara gamblang, dan apa bila akan di teruskan secara hukum kami selaku pamong desa akan selalu mendampingi warga kami” Ucapnya.

Mas Efendi berharap kepada pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang agar bekerja sacara professional dan lebih instensif bekerja agar kejadian yang serupa tidak terulang kembali dan tindak tegas jika di kemudian hari ada temuan yang merugikan masyarat luas, selain itu dirinya mendukung peran media dalam membantu pihak korban yang menyampaikan aspirasi keluarganya, agar dapat terus meng evaluasi dalam sistem pelayanannya.

Baca Juga :   Pelantikan Pengurus MUI Kabupaten Tulang Bawang Diharapkan Menjadi Momentum Pemersatu Umat dan Pelopor Pembangunan

Saya minta juga kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang, untuk berkerja secara profesional dalam malakukan pengawasan terhadap Rumah Sakit dan berani tindak tegas jika di kemudian hari di temukan penyimpangan, agar hal ini tidak terulang terus. Saya sangat setuju dengan kawan-kawan Media kalau memang ingin membantu kasus ini, RS. Mutiara Bunda itu saya dengar tempo hari mantu ponakan saya meninggal juga selesai melahirkan”  Pungkasnya

(MWD – MGG)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

IWO Bentuk Tim Sosial Kontrol Soal Menu MBG di Keluhkan Warga Tubaba

28 Februari 2026 - 13:58 WIB

Bungkamnya Sang Bupati: Teka-teki “Klangenan Art Studio” dan Nasib Fotografer Lokal Pringsewu

28 Februari 2026 - 09:49 WIB

Ratusan Juta untuk Media, Tapi Siapa yang Nikmati? Diskominfo Pringsewu Bungkam

27 Februari 2026 - 21:57 WIB

Bukan ‘Studi Tiru’ Tapi ‘Studi Tipu’: Sekretaris DPMP Pringsewu Dituntut 3 Tahun Penjara Atas Korupsi Bimtek

27 Februari 2026 - 08:46 WIB

Dugaan Benturan Kepentingan: Studio Foto Milik Bupati Pringsewu Garap Proyek Ijazah, Fotografer Lokal Terpinggirkan

26 Februari 2026 - 20:37 WIB

Laporan Mandek 4 Tahun, PH Pelapor Kecam Oknum Penyidik Polresta Bandar Lampung: “Sikap Tersebut Indikasi Kuat Obstruction of Justice!”

20 Februari 2026 - 09:19 WIB

Trending di Bandar Lampung