Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 17 Mar 2021 17:26 WIB ·

Peringati HUT Dekranas ke-41, Dekranasda Lamsel Gelar Webinar


Peringati HUT Dekranas ke-41, Dekranasda Lamsel Gelar Webinar Perbesar

KALIANDA,(GS) – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lampung Selatan mengadakan seminar secara daring (webinar) dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Dekranas ke-41 tingkat kabupaten, Selasa (16/3/2021).

Webinar yang digelar dari Aula Rajabasa kantor bupati setempat dihadiri Ketua Dekranasda Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto. Kegiatan itu mengangkat tema Pengrajin Sehat, UMKM Kuat, Ekonomi Bangkit Dimasa Pandemi Covid-19.

Nampak hadir juga, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Yusri, Kepala Dinas Koperasi dan UKM I Ketut Sukerta, Kepala Dinas Pariwisata Rini Ariasih, dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Eka Riantinawati.

Klik Gambar

Sementara, para pengurus Dekranasda tingkat kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan mengikuti kegiatan tersebut secara virtual melalui aplikasi zoom meeting.

Baca Juga :   Pj. Bupati Lantik dan Ambil Sumpah Jabatan Segenap Pejabat Aparatur Pemkab Tubaba

Winarni yang membuka sekaligus menjadi pembicara dalam kegiatan itu memaparkan beberapa strategi yang dapat dilakukan oleh para pelaku UMKM dalam memasarkan produk kerajinan maupun kuliner di masa pandemi.

Menurutnya, perubahan situasi yang mengharuskan bekerja dari rumah (work from home), mengharuskan pelaku UMKM untuk merubah strategi pemasaran dengan sistem digital.

Salah satunya yaitu dengan memanfaatkan berbagai platform digital sebagai media promosi produk yang dapat dilakukan secara kontinyu dengan berbagai konten yang menarik.

“Para pelaku UMKM, baik itu kuliner maupun kerajinan, semua bisa tetap laku dipasaran. Maka yang harus dilakukan yaitu dengan pemasaran digital atau digital marketing,” ujarnya.

Baca Juga :   Ini Pesan Ketua PC NU Lampura Buat Pazri Romi Bacaleg Provinsi Lampung Dapil 5

Dengan demikian kata Winarni, berbagai produk hasil UMKM dapat terus dipublikasikan di pasar digital. Sehingga konsumen dapat dengan mudah mengetahui dan membeli produk secara online.

“Walaupun tidak bisa bertemu secara langsung, tapi produk hasil dari pelaku UMKM dapat tetap dipublikasikan, dipasarkan dan dikenal baik oleh seluruh konsumen,” jelasnya.

Selain merubah strategi pemasaran menjadi digital, lanjut Winarni, kualitas produk yang dihasilkan juga memiliki peran penting dalam menarik minat konsumen terhadap produk yang dipasarkan.

“Membentuk kualitas produk, agar hasil-hasil produk dari pelaku UMKM kualitasnya bisa benar-benar diakui dan dirasakan oleh konsumen,” katanya.

Baca Juga :   Ketua DPD AJOI kecam Atas Pelarangan Jurnalis Membawa Kamera Atau Alat perekam Saat Menjalankan Tugas

Winarni menyebut, beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menentukan kualiatas produk yakni, menentukan tingkat kegunaan produk, fitur tambahan pada produk yang dapat menambah fungsi dari produk, dan kehandalan produk untuk bertahan di dunia bisnis pada periode tertentu.

Selanjutnya, daya tahan produk dari segi teknis dan ekonomis, estetika atau nilai keindahan produk, serta kemudahan perbaikan produk jika terdapat kerusakan agar dapat mudah diperbaiki.

“Ini harus diperhatikan, sehingga meski sedang pada masa pendemi yang menjadi ancaman para pembisnis dapat diatasi dengan baik. Sehingga ekonomi dapat kembali tumbuh,” ujar Winarni. (red)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

KSM Pringsewu Timur Berdalih Tak Tahu Anggaran, Proyek Sanitasi Rp226 Juta Menuai Sorotan

7 Februari 2026 - 08:14 WIB

LPKAN RI Soroti Dana BOS SDN 1 Tegineneng, Dinilai Janggal dan Minim Transparansi

6 Februari 2026 - 21:18 WIB

Dana BOS 2025 Dipertanyakan, Kondisi SDN 1 Tegineneng Limau Memprihatinkan

6 Februari 2026 - 19:27 WIB

Misteri ‘Jamban Hantu’ di Pringsewu: Anggaran Rp1,7 Miliar, Tapi Dibangun di Lahan Kosong?

5 Februari 2026 - 22:34 WIB

Bupati Lampung Timur: Terimakasih Bapak Presiden Dan Bapak Menteri PUPR Respon Cepat Pembangunan Jembatan Kalipasir

5 Februari 2026 - 18:55 WIB

Sanimas di Lahan Kosong: Lurah ‘Buang Badan’, Kabid CK ‘Keterangan Ngawur’

3 Februari 2026 - 02:49 WIB

Trending di Berita Terkini