Menu

Mode Gelap

Lampung · 27 Mei 2021 19:41 WIB ·

Pengelolaan Dana Sharing dari Dana Desa Sukanegeri untuk Pamsimas Sarat Penyimpangan


Pengelolaan Dana Sharing dari Dana Desa Sukanegeri untuk Pamsimas Sarat Penyimpangan Perbesar

Gemasamudra.com

PRINGSEWU (GS) – Pengelolaan Dana Desa yang di gelontorkan oleh Pemerintah Pusat harus tepat sasaran serta kemanfaatannya bisa di nikmati oleh masyarakat. Namun, terkadang masih banyak kedapatan dalam pengelolaanya di permainankan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab untuk kepentingan isi kantong pribadi.

Salah satunya yang terjadi di Pekon (Desa) Sukanegeri, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu, terendus kabar dalam mengelola anggaran dana desa sejak tahun 2019 sampai 2020 diduga banyak kejanggalan, seperti pada kegiatan Pembuatan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), mendapat dana sharing dari dana desa sebesar Rp100.000.000, (seratus juta rupiah) untuk pembelanjaannya patut di pertanyakan.

Baca Juga :   Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Way Kanan

Hal itu diungkapkan AS, salah seorang warga setempat, Pembuatan Pamsimas mendapatkan dana sharing dua kali tahap penyaluran, pertama sebesar Rp60.000.000 kemudian yang kedua kalinya sebesar Rp40.000.000, yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2020, dengan adanya dana besar tersebut ia menduga banyak kejanggalan dalam pengelolaannya.

Klik Gambar

“Dua kali mendapatkan dana sharing pertama 60 juta, kemudian yang kedua 40 juta dari Dana Desa Tahun 2020, tapi buat apa saja peruntukkannya tidak jelas,” ungkap AS, kepada media ini, Kamis (27/5/21).

Lebih lanjut kata AS, sedangkan ketua Satlak KKM Pamsimas di rangkap oleh Sekretaris Pekon Sukanegeri, Supriadi, dan Bendahara KKM di Jabat oleh Kaur Keuangan Pekon, Dody. Menurutnya dalam aturan Perangkat Desa tidak diperbolehkan merangkap jabatan (Double Job).

Baca Juga :   Kapolres Lampung Timur: Pelaku Begal Melakukan Perlawan Terlebih Dahulu

“Setahu saya Sekdes tidak boleh merangkap jabatan, tetapi kok ini Satlak KKM Pamsimasnya di jabat dari Aparatur Pekon semua,” tambah AS.

Sementara itu, ketua KKM Way Sehati Supriyadi saat dikonfirmasi melalui fasilitas telpon aplikasi Whatsapp kepada media ini mengatakan bahwa dana sharing yang bersumber dari Dana Desa untuk pembangunan Pamsimas sebesar 60 juta untuk tahap awal dan 40 juta pada anggaran perubahan di alokasikan untuk pipanisasi pamsimas tersebut.

Baca Juga :   Semarak Rangkaian HUT Ke-11 Kabupaten Mesuji “Beragam Berkemajuan”

” Ya benar total semua 100 juta, untuk pipanisasi serta pembelian water mater sebanyak 45 titik,” jelas Supriadi.

Namun saat disinggung mengenai dirinya yang juga merangkap sebagai sekretaris pekon, Supriadi meminta agar media ini untuk langsung bertemu dirinya serta Pj. Kepala Pekon yang saat itu menjabat.

” Begini aja mas, kita ketemuan dirumah pak Fikri (Pj. Kakon Sukanegeri) biar jelas, karena kalau lewat telpon bisa salah presentasi,”pintanya.

Penulis : Tim Media Global Group

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 49 kali

Baca Lainnya

Kendalikan Harga Jelang Lebaran, Pemkab Pringsewu Gelar Pasar Murah di Pekon Fajar Agung

10 Maret 2026 - 11:01 WIB

Segitukah Perduli Wali Kota Bandar Lampung Terhadap Warga Yang Terdampak Bencana Banjir Saat Ini

7 Maret 2026 - 01:48 WIB

ORADO Tulang Bawang Gelar Rekrutmen Menuju Kejuaraan Nasional

2 Maret 2026 - 23:04 WIB

IWO Bentuk Tim Sosial Kontrol Soal Menu MBG di Keluhkan Warga Tubaba

28 Februari 2026 - 13:58 WIB

Bungkamnya Sang Bupati: Teka-teki “Klangenan Art Studio” dan Nasib Fotografer Lokal Pringsewu

28 Februari 2026 - 09:49 WIB

Ratusan Juta untuk Media, Tapi Siapa yang Nikmati? Diskominfo Pringsewu Bungkam

27 Februari 2026 - 21:57 WIB

Trending di Lampung