Korwil Jatim Holiyadi
Jember, Gemasamudra.com – Pemerintah Kabupaten Jember bersama Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Periode 2026 menghadirkan program Virtual Office layanan peserta (VIOLA) secara Daring di Desa Pancakarya, Jember (28/07/2026).
Tujuan utama dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk memfasilitasu masyarakat Desa Pancakarya dalam menyampaikan berbagai keluhan, aduan, maupun kendala administratif terkait kepesertaan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) kesehatan.
“Banyak warga desa yang selama ini merasa kebingungan atau mengalami kendala teknis saat akan mengakses layanan kesehatan di faskes (Fasilitas Kesehatan), tujuan diadakan kegiatan ini tidak lain untuk memfasilitasi keluhan, aduan maupun kendala administratif terkait kepesertaan BPJS Kesehatan masyarakat desa Pancakarya” Ujar Adi wibowo selaku Penanggung jawab Kegiatan.
Inisiatif yang digagas oleh mahasiswa KKN Kolaboratif Pancakarya ini berhasil menghadirkan 21 peserta yang berasal dari lima dusun yakni Dusun Gumuk Segawe, Krasak, Kresek, Curah Renteng, dan Dusun Curah Welut.
Selain berfungsi mewadahi aspirasi dan pengaduan, program ini juga dikemas menjadi sosialisasi edukatif yang memberikan pemahaman mendalam mengenai program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional).
Para Mahasiswa KKN turut mendampingi peserta untuk memahami berbagai jenis prosedur penerbitan kartu, perbaikan data, penyesuaian kelas kepesertaan, hingga syarat-syarat administrasi lainnya..
Keunggulan utama dari pelaksanaan VIOLA BPJS Kesehatan ini terletak pada pemanfaatan teknologi komunikasi modern melalui media online Microsoft Teams Meeting.
Melalui media daring ini, warga desa dapat berinteraksi, berkonsultasi, dan mengurus kelengkapan administrasi BPJS secara langsung tanpa harus datang ke kantor cabang.
Hal ini memberikan efisiensi yang sangat signifikan dari segi waktu, biaya transportasi, serta tenaga bagi masyarakat Desa Pancakarya.
Petugas BPJS Kesehatan yang hadir secara virtual menyambut baik setiap pertanyaan dan laporan aduan yang disampaikan oleh warga Desa Pancakarya dengan memberikan jawaban yang solutif.
Peran aktif mahasiswa KKN sebagai fasilitator dan jembatan komunikasi antara masyarakat desa dengan pihak BPJS Kesehatan mendapat apresiasi tinggi dari perangkat desa dan warga setempat.
Mahasiswa diharapkan dapat membantu mengawal tindak lanjut dari hasil pengaduan warga, serta membantu menyebarluaskan materi edukasi yang telah didapat kepada warga lainnya yang tidak sempat hadir secara langsung.
Melalui suksesnya penyelenggaraan VIOLA BPJS Kesehatan berbasis Microsoft Teams Meeting ini, Desa Pancakarya bersama mahasiswa KKN Kolaboratif 2026 berhasil membuktikan bahwa keterbatasan jarak bukan lagi penghalang untuk mendapatkan pelayanan publik yang memadai.
Inovasi ini diharapkan menjadi model pelayanan publik berkelanjutan dalam mewujudkan perlindungan jaminan kesehatan yang inklusif, mudah, dan responsif bagi seluruh warga desa.






