Menu ✖

Mode Gelap

Berita Terkini · 27 Jan 2021 16:09 WIB ·

Pamsimas Pekon Gemahripah di Kerjakan Secara Asal-asalan


Pamsimas Pekon Gemahripah di Kerjakan Secara Asal-asalan Perbesar

Gemtasamudra.com

Pringsewu – (GS) – Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), merupakan salah satu program dan aksi nyata pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan penyediaan air minum, sanitasi dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Selain itu juga, secara umum program Pamsimas bertujuan untuk meningkatkan akses  layanan air minum dan sanitasi bagi masyarakat miskin perdesaan khususnya masyarakat di desa tertinggal dan masyarakat di pinggiran kota.

Klik Gambar

Namun, apa jadinya jika kegiatan pembangunan Pamsimas dikerjakan secara asal-asalan dan dimanfaatkan oleh segelintir oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk hanya mencari keuntungan secara pribadi atau kelompok tanpa harus mengutamakan kwalitas dan kwantitasnya.

Baca Juga :   Letkol Inf.kohir Berikan Kejutan Sang Istri

Seperti Kegiatan Pamsimas III yang terjadi di Pekon Gemaripah, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, yang telah usai pembangunannya terlihat pada pemasangan pipa dibeberapa titik sudah mengalamai kebocoran, hal ini jelas dalam proses pemasangan diduga secara asal bahkan kuat dugaan material pipa yang digunakan tidak menggunakan Standar National Indonesia (SNI),  sehingga hasilnya menimbulkan banyak tanya  di masyarakat.

Salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya kepada media ini, menurutnya pembangunan Pamsimas yang baru saja usai proses pelaksanaannya sudah mengalami kerusakan.

Baca Juga :   Mayat Pria Tanpa Kepala Terdampar di Pantai Limau Tanggamus

“Memang bagus air yang keluar, ngalir lancar tapi kok pipa-pipanya pada bocor, sampai-sampai pipanya diikat pakai karet, padahal kan itu baru saja di salurkan kepada warga setempat,” keluh dia, Rabu (27/1/21).

Terpisah, Kordinator Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Gemahripah, Bukhori, saat dimintai tanggapannya, membenarkan bahwa ada beberapa titik pipa yang diikat dengan karet yang disebabkan adanya kebocoran. Menurutnya, pekerjaan memang sudah sesuai dengan standar bahkan air yang dihasilkan sudah mengalir serta sudah tersalurkan ke rumah warga sekitar 60 titik.

Baca Juga :   Tindakan KDRT Dan Pemerasaan Dilakukan : Tak Terima Di Ceraikan JN,AA (32)

“Iya mas memang benar pipanya ada yang di ikat dengan karet itu karena ada kebocoran pada sambungan pipanya, tapi nanti kita akan ada perbaikan kok,” kilah dia.

Diketahui sumber dana untuk Pamsimas Pekon Gemahripah bersumber dari APBN tahun anggaran 2020 sebesar Rp245.000.000, Swadaya Rp61.250.000. Sedangkan, lelaksana kegiatan tersebut diduga melanggar ketentuan dalam Rencana Anggaran Belanja (RAB) dan metode teknis pengerjaan, banyak urutan item pekerjaan yang tidak sesuai. Rancangan hasil fisik bangunan terancam tidak sesuai rencana.

Penulis : (Hirawan)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Buka MUSDA V MUI di Rumah Dinas, Bupati Ela Tekankan Peran Ulama Jaga Kerukunan

6 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Inspeksi Klinik MMC Menggala Usai Pasien Pingsan di Depan Klinik

5 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Disebut Layani 24 Jam, Pasien Darurat Tak Mendapat Respons di Klinik Rawat Inap Terminal Menggala

4 Oktober 2026 - 02:02 WIB

Revitalisasi TK Permata Hati: P2SP Diduga Diisi Keluarga, Pengadaan Libatkan Kontraktor

3 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Rotasi Jabatan di Pemkab Lamtim, Sekda Lantik Kabid Perpustakaan Dan Kabid Sarpras Disdikbud

2 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Swakelola atau Proyek Kontraktor? Revitalisasi TK Permata Hati Libatkan Keluarga Kepala Sekolah

2 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Trending di Berita Terkini