Menu

Mode Gelap

kaur · 23 Agu 2026 21:23 WIB ·

Kaur Bersiap Bangkitkan Kembali Kejayaan Rempah, Bupati Siapkan Lahan Percontohan


Kaur Bersiap Bangkitkan Kembali Kejayaan Rempah, Bupati Siapkan Lahan Percontohan Perbesar

Gemasamudra.com, KAUR – Gagasan menghidupkan kembali kejayaan komoditas rempah di Kabupaten Kaur mencuat dalam pertemuan santai antara tokoh pembangunan Bengkulu sekaligus Pembina MOI Provinsi Bengkulu, Dadang Mishal, dan Bupati Kaur Gusril Pausi.

Dalam kunjungannya ke Rumah Dinas Bupati Kaur bersama rombongan DPD MOI, Dadang Mishal mendorong pemerintah daerah kembali mengembangkan cengkeh, lada dan pala sebagai komoditas unggulan. Menurutnya, Kaur memiliki sejarah panjang sebagai bagian dari jalur perdagangan rempah di Bengkulu.

“Sejarah jangan hanya menjadi cerita masa lalu. Kaur masih memiliki tanaman rempah yang bertahan hingga sekarang. Potensi itu harus dibangkitkan kembali dengan pola yang lebih serius dan modern,” ujar Dadang.

Klik Gambar

Ia mengusulkan pemerintah memulai program melalui lahan percontohan. Langkah tersebut dinilai dapat menjadi model bagi masyarakat sebelum pengembangan dilakukan secara lebih luas.

Baca Juga :   Mobil Sewa Inspektorat Kaur Kecelakaan di Bawa Sta

Gagasan itu langsung mendapat respons positif dari Bupati Kaur Gusril Pausi. Ia menyatakan Pemkab Kaur siap menyiapkan lahan percontohan untuk penanaman cengkeh, lada dan pala.

“Ini masukan yang sangat baik. Kita tidak boleh melupakan sejarah. Kalau Kaur memiliki potensi besar dalam komoditas cengkeh, lada dan pala, maka harus kita hidupkan kembali,” tegas Gusril.

Baca Juga :   Deklarasi Pembentukan Forum Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kabupaten Kaur

Menurut Gusril, pengembangan rempah tidak boleh berhenti pada kegiatan penanaman. Pemerintah juga harus menyiapkan bibit berkualitas, pendampingan petani, peningkatan produktivitas hingga akses pasar agar hasil perkebunan benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Potensi ekonomi rempah juga masih menjanjikan. Harga komoditas seperti lada, pala dan cengkeh memiliki nilai jual yang relatif tinggi dan dapat menjadi alternatif sumber pendapatan petani jika dikelola secara berkelanjutan.

Bagi Dadang dan Gusril, pengembangan rempah bukan sekadar bernostalgia dengan kejayaan masa lalu. Program tersebut diharapkan menjadi gerakan ekonomi baru yang menghubungkan sejarah, potensi lahan dan kesejahteraan masyarakat Kaur.

Baca Juga :   Juara 1 lomba rebana HUT Kab Kaur ke 22, di raih PKK Kecamatan kaur Selatan.

“Kaur punya sejarah, punya tanah dan masyarakat yang sudah mengenal perkebunan. Tinggal kita satukan semua potensi itu menjadi gerakan bersama,” ujar Gusril.

Jika terealisasi, lahan percontohan tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi Kaur untuk kembali dikenal sebagai daerah penghasil rempah berkualitas, sekaligus memperkuat identitas dan perekonomian masyarakat Bumi Sease Sehijean.
Elpitar

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Polda Bengkulu Panen 4 Ton Jagung dan Tebar 3.000 Benih Ikan Patin, Dukung Ketahanan Pangan

21 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Wujud Kepedulian, Polisi dan Pemdes Siring Agung Benahi Jembatan Gantung

21 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Sambut Kajari Baru, Pemkab Kaur Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

20 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Ketua DPRD Kaur Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan DPD MOI

20 Agustus 2026 - 09:20 WIB

Usai Pelantikan, DPD MOI Kaur Gelar Literasi Keuan

19 Agustus 2026 - 17:02 WIB

DPD MOI Kaur Resmi Dilantik, Bupati Dorong Media Profesional dan Berintegritas

19 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Trending di kaur