Menu

Mode Gelap

Bandar Lampung · 28 Jun 2019 11:07 WIB ·

Kalangan Akademisi Dukung Jendral Ike Edwin Jadi Ketua KPK


Kalangan Akademisi Dukung Jendral Ike Edwin Jadi Ketua KPK Perbesar

Bandar Lampung! – (GS) – Langkah Perdana Menteri Kesultanan Adat Lampung Skala Bekhak Dang Gusti Ike Edwin maju sebagai calon ketua KPK mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari kalangan akademisi.

Seperti yang diungkapkan Prof. Dr. Sunarto SH, MH. Dosen Pascasarjana Program 2 Magister hukum dan Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Lampung. Menurut Prof. Sunarto, Jendral Dang Ike sangat layak menjadi ketua KPK, mengingat sepak terjang beliau dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

Dang Ike, kata dia, memiliki dedikasi dan loyalitas yang tinggi dalam penanggulangan tindak pidana korupsi salah satunya di Provinsi Lampung sebagai inisiator dan mengundang Forkopinda, provinsi, kabupaten, akademisi untuk menyamakan langkah dan tindakan dalam menangulangi tindak pidana korupsi.

Klik Gambar

“Kemampuan akademik dengan Gelar Doktor dan Bintang 2 di kepolisian konsekuensinya reputasi typr beliau akan dipertahankan,” ungkap Prof. Sunarto yang pernah menjabat wakil rektor III universitas Lampung ini.

Baca Juga :   Bupati Tuba, Launching  Bantuan Langsung Masyarakat, Tahun 2021.

Ia menambahkan, Dang Ike adalah salah satu putra terbaik Lampung yang pantas menduduki salah satu ketua Komisioner Pemberantasan korupsi.

Saat menjabat sebagai kapolda Lampung, beliau sangat aktif dan kreatif dalam mengemban tugas institusi Kepolisian Daerah Lampung, antara lain Perbaikan dan meningkatkan SDM berkaitan dengan kinerja aparat sesuai dengan tupoksi secara proporsional dan profesional berlandaskan the rule of law dan the rule of the game. Bentuk lain meningkatkan infrastruktur penunjang kinerja lembaga kepolisian menjadi perhatian beliau.

Baca Juga :   Jelang Audisi Komika Hunt, DPC AWPI Adakan Audiensi dengan Dinas Kominfo Kabupaten Pringsewu

Beliau juga sebagai pendorong dan pelopor Kepolisian Daerah Lampung dengan berbagai upaya pendekatan pada pemerintah pusat dan daerah, tokoh adat adat, tokoh masyarakat, pemuka agama dan akademisi sehingga Polda Type B menjadi Type A.

“Sang jendral juga terbukti mampu membangun sinergi yang sangat baik dengan Fokompinda dalam menjaga Kamtibmas dan penegakan hukum. Beliau juga sangat serius dalam menanggulangi tindak pidana korupsi, beliau sebagai inisiator penanggulangan korupsi secara terpadu antar penegak hukum kejaksaan dan pemerintah daerah baik Provinsi dan kabupaten,” paparnya

Prestasi Dang Ike juga bisa dilihat dari keseriusannya dalam menanggulangi Narkoba dan paham radikalisme, beliau membantuk satgas tingkat provinsi sampai kabupaten. Lalu memberdayakan tenaga ahli yang melibatkan akademisi, tokoh agama dan masyarakat, wartawan, dan tokoh adat.

Baca Juga :   Berturut - Turut Kab.Tuba Meraih Opini WTP yang Ke 4

Melaksananakan penegakan hukum selain dengan tindakan represif terhadap tindak pidana yang berdampak serius, juga melalui pendekatan non hukum yang humanis, dan mengutamakan pencegahan daripada penindakan.

Prof. Sunarto berharap, jika terpilih sebagai ketua KPK, masalah korupsi adalah musuh bangsa, dan kejahatan extra ordinary crime, penangannya harus lebih serius, tanpa pandang buku, dan hindari tekanan-tekanan dari pihak manapun, kejujuran, ketegasan, keihlasan, dan bekerja secara profesional.(Red)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

WALHI Lampung : Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Tambahrejo Tak Bisa Dibiarkan

2 Mei 2026 - 21:02 WIB

Saluran Irigasi Terkubur Lumpur, Aktivitas Tambang di Tambahrejo Disorot

30 April 2026 - 14:41 WIB

Sampah Jadi Energi, Lamtim Mulai Bangun TPST Berbasis Refuse Derived Fuel

24 April 2026 - 16:34 WIB

Penanaman Pohon Warnai HUT ke-27 Lampung Timur, Bupati Ela Tekankan Kelestarian Lingkungan

24 April 2026 - 16:16 WIB

Turnamen Domino ORADO Tuba Siapkan Hadiah Jutaan Rupiah

23 April 2026 - 16:59 WIB

Satu Atap Belasan Nyawa: Nestapa Keluarga Yuliarti di Pringsewu Barat Terjepit Kemiskinan dan Birokrasi ‎

22 April 2026 - 17:35 WIB

Trending di Berita Indonesia