Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 25 Jul 2026 18:45 WIB ·

JFC ke-24 Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat dan Wadah Membentuk Karakter


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Korwil Jatim Holiyadi

Jember , Gemasamudra.com – Perhelatan Jember Fashion Carnaval (JFC) yang memasuki usia ke-24 kembali membuktikan diri bukan hanya sebagai ajang pertunjukan seni dan budaya bertaraf internasional, tetapi juga menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. atau yang akrab disapa Gus Fawait, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penyelenggaraan JFC sebagai salah satu instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan di Kabupaten Jember.

Klik Gambar

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Fawait usai menghadiri rangkaian JFC Red Carpet yang digelar di Pendopo Wahyawibawagraha Jember pada Jumat (24/7/2026) malam.

Menurutnya, JFC telah berkembang menjadi ikon kebanggaan daerah yang tidak hanya mengharumkan nama Jember di tingkat nasional maupun internasional, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Bupati menilai, Kabupaten Jember memiliki sejarah panjang sebagai daerah yang melahirkan banyak tokoh berpengaruh di bidang politik, seni, budaya, hingga industri kreatif.

Kehadiran JFC selama lebih dari dua dekade menjadi salah satu wadah penting dalam membentuk karakter, kreativitas, serta kemampuan generasi muda untuk bersaing di tingkat dunia.

Baca Juga :   Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Jember bersama berbagai stakeholder kembali menggelar Gerakan Pangan Murah di Kantor Desa Tanggul Kulon

“Sebagai kepala daerah, tentu kami sangat mendukung setiap kegiatan yang memberikan manfaat positif. JFC bukan hanya menjadi tempat lahirnya talenta-talenta baru di dunia karnaval, tetapi juga terbukti menghadirkan dampak ekonomi yang sangat besar bagi masyarakat, khususnya sektor informal,” ujar Gus Fawait.

Ia menjelaskan, setiap penyelenggaraan JFC selalu membawa peningkatan aktivitas ekonomi di berbagai sektor. Tingkat hunian hotel mengalami lonjakan hingga mencapai kapasitas penuh.

Begitu pula restoran, pusat kuliner, jasa transportasi, pelaku UMKM, pedagang kaki lima, hingga pelaku ekonomi kreatif merasakan peningkatan omzet yang signifikan dibandingkan hari-hari biasa.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa sebuah agenda budaya mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) terhadap pertumbuhan ekonomi daerah apabila dikelola secara profesional dan terarah.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Jember akan terus mendorong agar seluruh agenda daerah tidak hanya berorientasi pada kemeriahan acara semata, tetapi benar-benar menghasilkan manfaat ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat secara luas.

Baca Juga :   Pemkab Jember Fasilitasi Pembukaan Rekening Guru Ngaji di Kecamatan Ajung

“Ke depan, setiap kegiatan yang diselenggarakan pemerintah harus memiliki nilai tambah. Kami ingin setiap event mampu menggerakkan ekonomi rakyat, membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus memperkuat sektor pariwisata Kabupaten Jember,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait juga memaparkan capaian positif pembangunan daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sekitar 8.000 warga Jember berhasil keluar dari kategori kemiskinan. Capaian itu menjadi indikator bahwa berbagai program pembangunan dan penguatan ekonomi mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Meski demikian, Pemkab Jember tidak ingin berpuas diri. Pemerintah daerah telah menetapkan target yang lebih ambisius, yakni menurunkan jumlah penduduk miskin absolut hingga berada di bawah angka 200 ribu jiwa, sebuah capaian yang belum pernah berhasil diraih Kabupaten Jember dalam satu dekade terakhir.

Optimisme tersebut didukung oleh sejumlah indikator ekonomi yang terus menunjukkan tren positif. Salah satunya adalah keberhasilan Pemerintah Kabupaten Jember mencatat Pendapatan Asli Daerah (PAD) melampaui Rp1 triliun pada tahun 2025, serta pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama tahun 2026 yang menjadi salah satu yang tertinggi di kawasan Tapal Kuda.

Baca Juga :   PTPN I Regional 5 Menyalurkan Bantuan TJSL di Kantor Kecamatan Ijen

Menurut Gus Fawait, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) telah diinstruksikan agar setiap program maupun kegiatan pemerintah dilakukan berdasarkan perencanaan yang matang serta memiliki ukuran keberhasilan yang jelas, terutama dalam memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami sudah menekankan kepada seluruh OPD bahwa Pemerintah Kabupaten Jember tidak akan menggelar kegiatan tanpa kalkulasi yang jelas. Setiap event harus dikaji secara mendalam agar benar-benar memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat. Itulah arah pembangunan Jember ke depan, yakni pembangunan yang manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat,” pungkas Gus Fawait.

Melalui penyelenggaraan JFC ke-24, Pemerintah Kabupaten Jember berharap sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta UMKM semakin tumbuh dan mampu menjadi pilar penting dalam mewujudkan Jember yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Ajang yang telah menjadi ikon dunia tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat citra Jember sebagai Kota Karnaval, tetapi juga menjadi lokomotif pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

PP Minhajul Atsar Assalafy Ajung Sumbangkan 76 Kantong Darah 

25 Juli 2026 - 17:42 WIB

96 Anggota PMR Wira Jember digembleng Lewat Latihan Gabungan oleh KSR PMI unit ITS Mandala

25 Juli 2026 - 10:48 WIB

ICMI Orda Jember Serahkan Tandon Air 1.200 Liter via PMI Kabupaten Jember, bantu warga dampak kekeringan 

24 Juli 2026 - 14:26 WIB

Wamenkes RI Resmikan Home Care di Jember, 49 Mobil Siap Layani Warga Hingga ke Rumah

24 Juli 2026 - 11:16 WIB

Paparkan Data AKI 183, Dr. Wahdi: Kita Turunkan Untuk Generasi Yang Kita Harapkan

23 Juli 2026 - 12:13 WIB

REI Jember Klarifikasi Isu BPHTB dan PBG MBR, Tegaskan Pemkab Sudah Berlakukan Pembebasan Sejak 2025

23 Juli 2026 - 08:26 WIB

Trending di Berita Nasional