Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 22 Feb 2026 16:23 WIB ·

Investasi dan Industrialisasi Jember Butuh Infrastruktur Tanggul, Fly over Mangli disiapkan.


Investasi dan Industrialisasi Jember Butuh Infrastruktur Tanggul, Fly over Mangli disiapkan. Perbesar

Korwil Jatim  Holiyadi

Jember, Gemasamudra.com – Rencana pembangunan flyover di kawasan Mangli menjadi salah satu fokus utama dalam kunjungan kerja Menteri Pekerjaan Umum RI, Dody Hanggodo, ke Kabupaten Jember. Bersama Gus Fawait, pembahasan dilakukan secara mendalam terkait urgensi, desain, hingga skema pelaksanaan proyek strategis tersebut.

Flyover sepanjang kurang lebih 1,1 kilometer itu direncanakan menghubungkan kawasan Mangli menuju pusat kota. Estimasi anggaran berada pada kisaran Rp700–800 miliar, dengan catatan Detail Engineering Design (DED) masih dalam tahap persiapan.

Klik Gambar

Menteri PU menyampaikan bahwa secara perhitungan teknis simpang Mangli sebenarnya masih dapat dikelola dengan manajemen lalu lintas. Namun, melihat proyeksi pertumbuhan kawasan dan arah industrialisasi Jember, kebutuhan infrastruktur jangka panjang menjadi pertimbangan utama.

Baca Juga :   AWPB Minta Polisi Segera Proses Hukum Ketua Apdesi Kabupaten Pringsewu

“Kalau kita bangun, sebaiknya sekalian empat jalur agar 20 tahun ke depan masih aman. Kalau hanya dua jalur, saya khawatir lima tahun sudah penuh lagi. Kemacetan di flyover jauh lebih berbahaya dibandingkan kemacetan di jalan biasa,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya kesiapan lahan sebagai prasyarat utama agar proyek dapat segera dimulai. Pemerintah pusat menargetkan kick-off pembangunan dapat dilakukan pada 2026, dengan estimasi waktu pengerjaan normal sekitar tiga tahun. Namun, sesuai permintaan Bupati, dua jalur awal diupayakan selesai lebih cepat.

Baca Juga :   Dalam Panen Raya Serentak Jagung di Jenggawah dihadiri Kapolres Jember Sebagai Bentuk Dukungan Nyata Program Asta Cita Pemerintah.

Sementara itu, Gus Fawait menilai pembangunan flyover Mangli sebagai langkah strategis membuka ruang investasi. Menurutnya, kemacetan yang terjadi hampir setiap hari di simpang tersebut berpotensi menghambat minat investor.

“Kalau kemacetan dibiarkan, ini tidak menarik bagi investor. Industrialisasi membutuhkan infrastruktur yang memadai. Kita ingin Jember lebih maju, dan itu harus disiapkan dari sekarang,” tegasnya.

Baca Juga :   Ranperda APBD 2022, Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD

Ia menambahkan bahwa pembangunan flyover bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol kesiapan Jember menatap masa depan sebagai daerah yang terbuka terhadap investasi dan pertumbuhan ekonomi.

Dengan sinergi pemerintah pusat dan daerah, pembangunan flyover Mangli diharapkan menjadi tonggak baru transformasi infrastruktur Jember dan mengurai simpul kemacetan hari ini, sekaligus menyiapkan jalur pertumbuhan bagi generasi mendatang.

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Santunan Anak Yatim CV Aulan Jaya Bersama TNI–Polri, Ratusan Anak Diajak Berbelanja Ke Roxy dan Buka Puasa Bersama

22 Februari 2026 - 15:55 WIB

Mempererat silaturahmi denga Masyarakat jember, Brigif 9/DY/2 Kostrad Berbagi berkah Ramadham dan gelar Buk Puasa bersama.

22 Februari 2026 - 04:59 WIB

Peresmian Revitalisasi Sekolah di Jember, Sinergi Pemerintah Wujudkan Ruang Belajar Layak dan Bermutu dihadiri Menteri Pendidikan.

22 Februari 2026 - 04:02 WIB

Satu Tahun Kepemimpinan Gus Fawaid, Jember Cetak E-KTP di Kecamatan hingga Perkuat Layanan Kesehatan Gratis

21 Februari 2026 - 00:39 WIB

Kapolsek Sempol, Polres Bondowoso Gelar Safari Jumat di Bawah Kaki Pegunungan Ijen

20 Februari 2026 - 17:00 WIB

Ombudaman Menilai Kualitas Pelayanan Publik Pemkab Jember Raih Opini Tertinggi .

19 Februari 2026 - 21:50 WIB

Trending di Berita Nasional