Korwil Jatim Holiyadi
Jember, Gemasamudra.com – Bupati Jember, Gus Fawait, melanjutkan serangkaian kegiatan Safari Ramadan di Kecamatan Ledokombo pada Selasa (17/3/2026). Kunjungan pertama, yakni menemui RT/RW serta kader Posyandu di Balai Desa Suren.
Sementara itu, kunjungan kedua berjumpa dengan para tokoh agama di Balai Desa Sukogidri dalam rangka Sholawat Kampoeng. Gus Fawait menekankan pentingnya sinergi pemerintah daerah hingga ke tingkat desa guna mempercepat pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Ada tiga poin krusial yang dipaparkan Bupati dalam kunjungannya kali ini. Pertama, yakni persoalan infrastruktur. Menanggapi keluhan warga terkait infrastruktur, Gus Fawait memberikan solusi konkret mengenai perbaikan jalan rusak. Gus Fawait menjelaskan adanya perbedaan kewenangan antara jalan desa, kabupaten, provinsi, dan pusat.
“Bagi desa yang sudah tidak mampu membiayai perbaikan jalannya karena keterbatasan anggaran, saya sarankan segera hibahkan status jalan tersebut menjadi jalan kabupaten. Dengan begitu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bisa langsung melakukan pengaspalan tanpa terbentur kendala prosedur atau temuan BPK,” tegas Gus Fawait.
Kedua, yakni kanal aduan yang responsif bernama Wadul Gus’e. Gus Fawait juga menyosialisasikan program Wadul Gus’e, sebuah saluran pengaduan masyarakat yang kini mulai menunjukkan tren positif. Menariknya, Bupati mengaku tidak khawatir jika jumlah aduan meningkat.
“Kalau aduan di Wadul Gus’e makin banyak, saya justru senang. Itu artinya masyarakat peduli dan membantu saya mengawasi kualitas pelayanan publik di bawah. Kami juga berinovasi melakukan Live TikTok dan IG bersama para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) agar aspirasi warga bisa dijawab langsung secara teknis dan detail,” tambahnya.
Ketiga, yaitu gerakan efisiensi BBM dengan mobil dinas bersama. Sebagai bentuk kepatuhan terhadap arahan Presiden terkait efisiensi anggaran di tengah fluktuasi harga minyak dunia, Gus Fawait melakukan langkah unik dalam safari kali ini. Yakni, dengan mengajak seluruh Kepala OPD untuk berangkat dalam satu rombongan menggunakan mobil jenis Hiace.
“Biasanya Kepala OPD berangkat sendiri-sendiri dengan mobil dinas masing-masing. Hari ini kita kumpul satu mobil untuk efisiensi BBM. Meskipun kuota BBM kita aman, beban subsidi pemerintah pusat sangat tinggi jika harga minyak fluktuatif. Sebagai warga negara yang baik, kita harus ikut memikirkan NKRI melalui langkah kecil ini,” jelasnya.
Di akhir acara, Gus Fawait memimpin doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Jember serta Indonesia, sembari berharap momentum Ramadan ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh aparatur sipil untuk terus berinovasi dalam melayani.






