Korwil Jatim Holiyadi
Jember, Gemasamudra.com- Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram mulai dirasakan warga di Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember. Sejumlah pemilik toko dan masyarakat mengeluhkan sulitnya mendapatkan pasokan gas subsidi tersebut dalam beberapa waktu terakhir.
Salah satu warga Dusun Krasak, Desa Pancakarya, Pak Agus, yang juga membuka usaha toko kelontong, mengaku pasokan gas elpiji yang diterimanya sangat terbatas.
“Saya buka toko, tapi hanya dapat 5 tabung gas 3 kg selama satu minggu. Itu jelas kurang untuk memenuhi kebutuhan warga sekitar,” ujarnya.
Menurutnya, harga jual di tingkat pengecer pun mulai bervariasi. Ia menjual gas elpiji 3 kg dengan harga Rp24 ribu per tabung, sementara di toko lain ada yang mencapai Rp26 ribu per tabung.
Kondisi ini membuat masyarakat kesulitan, terutama bagi pelaku usaha kecil dan rumah tangga yang sangat bergantung pada gas subsidi untuk kebutuhan sehari-hari.
Pak Agus berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk mengatasi kelangkaan tersebut. Ia meminta agar distribusi gas elpiji 3 kg dapat berjalan lebih lancar dan merata.
“Saya minta kepada Bupati agar penyaluran gas elpiji bisa lancar, supaya masyarakat tidak kesulitan lagi,” harapnya.
Warga berharap adanya langkah cepat dari pihak terkait guna memastikan ketersediaan gas elpiji 3 kg tetap aman dan harga tetap stabil di pasaran.






