Tulang Bawang – (GS) – Setelah dua tahun masuk daftar DPO, dua orang pelaku curas terhadap pelajar di Kampung Aji Mesir akhirnya ditangkap polisi. Ialah AS (20) dan AF (20) yang telah melakukan aksinya bersama dua rekannya Mawardi (18) dan Setiawan (21) yang sudah membekuk di Rutan Kelas II B Menggala.

Kapolsek Gedung Aji Ipda Arbiyanto, mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Andy Siswantoro, SIK mengatakan, dua DPO pelaku curas tersebut ditangkap hari Rabu (19/08/2020) malam, di rumahnya masing-masing.

Baca Juga :   Terkait Dugaan Pelecehan Profesi Wartawan, Wartawan Lampung Timur Siapkan Berkas Laporan

“Pelaku berinisial AS (20), ditangkap sekira pukul 23.30 WIB, di Kampung Suka Bakti, Kecamatan Gedung Aji, Kabupaten Tulang Bawang dan pelaku berinisial AF (20), ditangkap sekira pukul 23.50 WIB, di Kampung Sidang Gunung Tiga, Kecamatan Rawa Jitu Utara, Kabupaten Mesuji,” ujar Ipda Arbiyanto, Kamis (20/08/2020).

Kejadian curas tersebut bermula, saat korban berinisial TA (16) dan DR (16) yang berstatus pelajar dan warga Kampung Karya Makmur, Kecamatan Penawar Aji, hari Minggu (02/09/2018), sekira pukul 16.00 WIB, melintas di jembatan, Kampung Aji Mesir, Kecamatan Gedung Aji dengan berboncengan menggunakan sepeda motor.

Baca Juga :   Kedatangan Orang Nomor Satu di Kepolisian Daerah Lampung Diterimah Langsung Oleh Walikota Metro

“Tiba-tiba dari arah belakang datanglah ke empat orang pelaku dengan mengendarai dua unit sepeda motor dan langsung memberhentikan kendaraan korban. kedua orang korban lalu dibawa ke arah kebun sawit dengan posisi diancam menggunakan senjata tajam (sajam) jenis pisau,” ujar Ipda Arbiyanto.

Setelah itu para pelaku langsung mengambil barang-barang milik korban berupa handphone (HP) merk Oppo A37 warna silver, HP merk Vivo Y21 warna putih, HP merk Samsung J2 Prime warna hitam, dua buah jam tangan dan kamera DSLR merk Canon warna hitam, sehingga korban mengalami kerugian yang ditaksir senilai Rp. 10,5 Juta.

Baca Juga :   Polres Tuba Sidak dan Test Urine Puluhan Sopir, Hasilnya ?

Pelaku AS dan AF saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolsek Gedung Aji dan akan dijerat dengan Pasal 365 ayat 2 ke 2 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 12 tahun.

Penulis : Rilis/Edi Supriadi
Editor : Redaktur Pelaksana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here