Menu

Mode Gelap

Daerah · 8 Nov 2025 23:12 WIB ·

Dinas Pariwisata Jatim & DPRD Jatim Gelar Pagelaran Seni di Umbulsari, Angkat Kembali Identitas Budaya Jawa Timur


Dinas Pariwisata Jatim & DPRD Jatim Gelar Pagelaran Seni di Umbulsari, Angkat Kembali Identitas Budaya Jawa Timur Perbesar

Korwil Jatim: Holiyadi

Dinas Pariwisata Jatim & DPRD Jatim Gelar Pagelaran Seni di Umbulsari, Angkat Kembali Identitas Budaya Jawa Timur

Jember, gemasamudra.com – Pelestarian budaya lokal kembali mendapat ruang melalui Pagelaran Seni dan Budaya yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur bersama Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini digelar di Taman Olahraga Dusun Jatilawang, Desa Tegalwangi, Kecamatan Umbulsari, Sabtu (08/11/2025) mulai pukul 08.00 WIB.

Klik Gambar

Beragam penampilan seni tradisional dipersembahkan, antara lain Tari Remo, Kuda Kencak dari Lumajang, penampilan Tari Mapeken oleh siswa-siswi SDN Tegalwangi 02, serta pertunjukan Ludruk Baru Muntjul yang merupakan kebanggaan masyarakat Kerangkongan, Umbulsari. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, terlihat dari ribuan warga yang memenuhi area pagelaran.

Baca Juga :   TPQ Raudlatul Hikmah Resmikan Tiga Gedung Baru, Mendapat Apresiasi Anggota DPRD Jatim H. Deni Prasetya dan PLN Jember

Acara tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, yakni:

1. H. Deni Prasetya, SE – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Komisi B

2. Abdullah Afif, SE., MM. – Kepala Seksi Laboratorium Kesenian UPT Laboratorium Pelatihan dan Pengembangan Kesenian, mewakili Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur


3. Forkopimda Kabupaten Jember

Baca Juga :   Unjuk Rasa IMM di Depan Kantor DPRD Jember Mereka menilai Hendy tidak menepati janji dan layak mendapat rapor merah.

4. Forkopimca Kecamatan Umbulsari

5. Kepala desa Tegalwangi

6.Pemdes Tegalwangi

Dalam sambutannya, Abdullah Afif menekankan bahwa seni tradisional seperti ludruk merupakan warisan tak ternilai yang harus terus dirawat.

 “Ludruk bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana penyampaian pesan moral dan kritik sosial yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, H. Deni Prasetya menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme masyarakat Umbulsari dan menegaskan pentingnya regenerasi pelaku seni.

Baca Juga :   PTPN 1 Regional 5 Kebun Tembakau Berikan Penghargaan untuk Karyawan 25 Tahun Masa Kerja, di HUT RI ke 80 

 “Ludruk adalah bagian dari identitas Jawa Timur. Sudah menjadi kewajiban kita memastikan seni ini tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, pemerintah provinsi dan legislatif berharap masyarakat semakin memahami nilai budaya yang dimiliki, sekaligus tergerak untuk ikut menjaga, mempelajari, dan melestarikannya. Pagelaran ini menjadi bukti bahwa seni tradisional terus relevan dan mampu menyatukan masyarakat lintas generasi. (Tim)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 49 kali

Baca Lainnya

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Masjid Nurul Falah Pondok Gede Permai Gelar Pawai Obor dan Khotmil Qur’an

17 Juni 2026 - 07:49 WIB

Klarifikasi Terkait Lamanya Proses Pembuatan Akta di Desa Selodakon

16 Juni 2026 - 18:32 WIB

Tanpa Payung Hukum Perbup, Tunjangan “Ketua Tim” di Dinkes Pringsewu Jadi Sorotan

5 Juni 2026 - 22:41 WIB

Sampah Jadi Energi, Lamtim Mulai Bangun TPST Berbasis Refuse Derived Fuel

24 April 2026 - 16:34 WIB

Penanaman Pohon Warnai HUT ke-27 Lampung Timur, Bupati Ela Tekankan Kelestarian Lingkungan

24 April 2026 - 16:16 WIB

Satu Atap Belasan Nyawa: Nestapa Keluarga Yuliarti di Pringsewu Barat Terjepit Kemiskinan dan Birokrasi ‎

22 April 2026 - 17:35 WIB

Trending di Berita Indonesia