Menu

Mode Gelap

Lampung · 10 Nov 2019 03:28 WIB ·

Di Isukan Pekerjaan Mangkrak,Pimprus Angkat Bicara


Foto : Tony Rachman ist Perbesar

Foto : Tony Rachman ist

Tulang Bawang – Pemilik Perusahaan  Tony Rachman  angkat bicara soal pemberitaan tentang pekerjaan Peningkatan Sarana Dan Prasarana Insfatruktur tempat ibadah yang di Masjid Baitul Rahman/Islamic Center Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang yang diangap mangkrak oleh oknum wartawan lantaran pada hari maulid nabi tidak ada aktivitas pekerjaan Sabtu,(09/11/19).

Tony Rachman menjelaskan ,tidak bekerjanya tukang pada hari sabtu, guna menghormati hari islam  yang tepatnya di hari maulid nabi Muhammad SAW ,karena pihaknya memberikan libur 2 hari sampai hari minggu yang tidak ada kaitannya dengan masalah tukang yang tidak di bayarkan.

Baca Juga :   Pemantra Tubaba Beserta Camat Pagar Dewa Kunjungi Warga Serta Menyerahkan Bantuan Berupa Kursi Roda

Tenaga pekerja gajian 2 mingguan dan tentu akan di bayarkan,Tukang bukan pulang namun libur karna hari islam yang harus kita hormati maulid Nabi Muhammad SAW sehingga tukang di liburkan pada hari sabtu dan minggu”terangnya

Klik Gambar

Selain itu,sambung tony Pemilik perusahaan menegaskan, adapun tukang yang di pulangkan dikarenakan akan ada pergantian dikarekan dibagian finishing bangunan, ada tukang khusus untuk mengerjakan sesuai RAB yang ada.

Tukang yang dipulangkan juga, akan diganti sesuai dengan keahlian nya karna tahap pekerjaan islamic ini sudah memasuki tahap finishing, dimana lebih dibutuhkan tenaga tukang terampil”Tandasnya

Baca Juga :   Gelar Jalan Sehat Peringati HUT Ke-23 Kabupaten Tulang Bawang

Usai Membaca beritaProyek Islamic Center Menggala Mangkrak, Diduga Upah Pekerja Belum Dibayarkan” Tony Merasa kaget membaca dengan diberi judul berita tersebut.

menurutnya ia akan melakukan pengkajian dengan kuasa hukumnya di karenakan hal tersebut bisa merusak citra baik perusahaannya.

saya kaget aja baca judul dan isi beritanya kok seperti itu yang berbanding terbalik dengan kenyataan yang ada jelas ini merusak citra nama baik perusahaan saya ,mungkin saya akan melakukan pengkajian dulu dengan kuasa hukum saya sebelum menempuh jalur hukum yang ada”ujarnya.

Baca Juga :   Tiga Pelaku Peredaran Gelap Narkotika di Purwajaya Ditangkap Satresnarkoba Polres Tulang Bawang

Ditempat terpisah, hal senada dijelaskan Ketua Gapeksindo Tulang Bawang  CHaidir Arief angkat bicara tentang hal tersebut Menurutnya pekerjaan yang masih berjalan tidak bisa di bilang mangkrak apalagi pekerjaan tersebut sudah lebih dari 50% .

Sedangkan progres kerja pelaksanaan islamic sudah mencapai 60% , Apakah yang maksud proyek mangrak..proyek yang pelaksanaannya terabaikan dalam waktu yang lama tidak selesai atau melewati batas waktu pelaksanaan, Proyek mangrak apabila tidak di atasi dan terabaikan”jelasnya melalui Via watshap Sabtu,09/11/19.(rls/tim)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Belum Berizin, Toko Keramik di Pringsewu Utara Dihentikan Sementara

7 April 2026 - 10:44 WIB

Munzirin Menang Tipis dalam Pemilihan PAW Kepala Pekon Banjar Agung Limau

6 April 2026 - 20:11 WIB

Kejari Pringsewu Kejar Pemulihan Kerugian Negara: Dari Kasus LPTQ Hingga Koleksi Boneka Mewah RMFT BRI

6 April 2026 - 17:14 WIB

Pengembang Properti di Gading Rejo Berinisial YD Diduga Tipu Konsumen

5 April 2026 - 13:43 WIB

Wujudkan Transparansi, BPKAD Pringsewu Teken MoU Datun dengan Kejaksaan

16 Maret 2026 - 08:32 WIB

Kendalikan Harga Jelang Lebaran, Pemkab Pringsewu Gelar Pasar Murah di Pekon Fajar Agung

10 Maret 2026 - 11:01 WIB

Trending di Berita Indonesia