Menu ✖

Mode Gelap

Daerah · 20 Sep 2018 16:19 WIB ·

Bupati Sergai Terima Kunjungan MNSBDI


Bupati Sergai Terima Kunjungan MNSBDI Perbesar

Gemasamudra.com – Daerah Sumut

Serdang Bedagai,Bupati Sergai Ir H Soekirman Terima Kunjungan Audensi Majelis Nichiren Shoshu Buddha Dharma Indonesia (MNSBDI),Kamis (20/9) di Ruang Audensi Bupati Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah.

Bupati Sergai Ir H Sokeirman menyambut baik dan mengucapkan terimakasih atas dipilihnya Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat dalam hal pelaksanaan kegiatan oleh Majelis Nichiren Shoshu Buddha Dharma Indonesia (MNSBDI) dalam rangka ucapan terimakasih kepada alam.

Klik Gambar

Permasalahan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, namun juga masyarakat dan lembaga peduli lingkungan seperti yang dilakukan MNSBDI ini.

Soekirman menyebutkan,pemerintah daerah akan berusaha mensukseskan acara tersebut dengan maksimal mungkin. Harapannya dapat memotivasi pihak lain baik pribadi, perusahaan maupun kelompok agar mau melakukan hal yang sama, mengingat penurunan jumlah hutan mangrove di Sergai saat ini sudah sangat mengkhawatirkan.

Baca Juga :   Juari Ketua DPD IWO Serdang Bedagai Kembali Mengadakan Rapat Pengurus Ikatan Wartawan Online

Tentang pemilihan tanaman, saya mengusulkan nantinya juga ditanam waru dan trembesi. Sehubungan dengan sifat dan bentuk wilayah pantai yang memiliki kandungan garam berbeda, maka disarankan nantinya tanaman tersebut dilindungi dengan cara tertentu agar dapat bertahan hidup.

Di daerah muara biasanya lebih cepat tumbuh tanaman dengan cara alam melindungi diri dan bertahan dengan sedemikian rupa. Sedangkan untuk pohon yang ditanam para pejabat tersebut tetap melekat identitasnya hingga selama mungkin, guna menjadi motivasi bagi kita untuk menjaganya. Hal ini akan sangat strategis dan dapat menjadi penarik wisatawan untuk hadir ke lokasi tersebut,ujar Bupati.

Dirinya berharap kebersamaan dan kepedulian ini tidak berhenti dan justru semakin tumbuh subur serta menjadi sebuah gerakan besar yang berkesinambungan. “Intinya kami menyambut baik dan menyatakan kesiapan untuk pelaksanaan kegiatan ini, nantinya 8.000 pohon yang akan ditanam tersebut dapat memperkaya keanekaragaman hayati yang ada di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat ini”, pungkas Bupati.

Baca Juga :   Di Desa Nogosari Jember, Ratusan Rumah warga dan Satu Sekolah SD Negeri Menempati tanah Yang Belum Bersertifikat.

Sementara juru bicara MNSBDI Sumut Budi SE,menyampaikan rasa bersyukur dan kehormatan dapat diterima pada audiensi hari ini. Kunjungan ini bertujuan menjalin silaturahmi serta mohon arahan dan bimbingan terkait rencana pelaksanaan kegiatan sosial kemasyarakatan dan peduli lingkungan yang menjadi bagian dari program Wahana Negara Raharja (WNR) yang tahun ini digelar di Sumut.

Adapun kegiatan MNSBDI bertajuk “Program Bersatu Tanam Bakau Gerakan Peduli Sekitar Kita (GPSK)” tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 21 Oktober 2018 bertempat di 2 Kabupaten yaitu Kabupaten Sergai dan Deli Serdang.Kegiatan tersebut nantinya akan diisi dengan penanaman 8.000 pohon bakau di wilayah pantai Sergai dan 2.000 pohon di wilayah pantai Deli Serdang serta dirangkai dengan pelepasan 1.000 peserta GPSK oleh Gubsu bersama Bupati Sergai dan Deli Serdang.

Baca Juga :   Satu Nakes asal Kabupaten Pringsewu Terpapar Corona

Khusus untuk Kabupaten Sergai, penanaman pohon akan dilaksanakan di Pantai Lubuk Saban Kecamatan Pantai Cermin. Pantai Lubuk Saban dianggap sangat cocok dan mendukung guna dilaksanakan penanaman 8.000 pohon, ketapang dan cemara dalam rangka mendukung program peduli lingkungan.

Ditempat yang sama Ketua GPSK Buyung Hadi,menjelaskan,kegiatan program bersatu tanam bakau GPSK yang juga akan dihadiri 1.500 umat Buddha se-Indonesia ini bertujuan menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, memelihara kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan terhadap meluasnya bahaya banjir, serta meningkatkan perekonomian masyarakat dan yang paling penting menciptakan dan memperluas lingkungan yang hijau, bersih dan sehat.

Selain itu kegiatan ini nantinya akan melibatkan berbagai unsur organisasi dan komunitas seperti GP Ansor, Pramuka, Muhammadiyah, GAMKI, Remaja Masjid, komunitas adat dan budaya, Mahasiswa dan unsur lainnya.

Liputan : J.Irwansyah.Silitonga

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Revitalisasi TK Permata Hati: P2SP Diduga Diisi Keluarga, Pengadaan Libatkan Kontraktor

3 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Swakelola atau Proyek Kontraktor? Revitalisasi TK Permata Hati Libatkan Keluarga Kepala Sekolah

2 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Limbah SPPG Babakan Jadi Sorotan, IPAL Awal Diganti, Mitra MBG Bereaksi Keras

29 September 2026 - 11:09 WIB

Tim Sepakbola Porprov Pringsewu Jalani Uji Coba Hadapi EPA Bhayangkara Presisi Lampung FC

16 September 2026 - 20:25 WIB

Diduga Nikahi Perempuan yang Belum Cerai Resmi, Pencalonan CK di Pilkakon Siliwangi Dipertanyakan

31 Agustus 2026 - 22:02 WIB

Dana Revitalisasi APBN Dikelola Swakelola, Kepala SMP Muhammadiyah Pagelaran Pilih Bungkam Saat Dikonfirmasi

31 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Trending di Berita Terkini