Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 26 Okt 2019 00:21 WIB ·

Bobroknya Hasil Pembangunan Jalan Latasir di Pekon Sukoharjo II, Inilah Keluhan Masyarakat…???


Bobroknya Hasil Pembangunan Jalan Latasir di Pekon Sukoharjo II, Inilah Keluhan Masyarakat…??? Perbesar

PRINGSEWU(GS) – Warga Pekon Sukoharjo II menyambut dengan suka cita karena adanya peningkatan kualitas jalan di lingkungannya. Jika sebelumnya jalan underlagh kini sudah dibangun menjadi jalan latasir, tentunya jalan tersebut menjadi mulus dan nyaman untuk dilewati kendaraan.

Akan tetapi dibalik kegembiraan tersebut, ada kekhawatiran dengan kwalitas pengerjaan jalan latasir tersebut. Hal ini diungkapkan Dikun, salah seorang warga Sukohajo II yang melintas menggunakan sepeda motor saat media ini berada di jalan yang belum berumur seminggu selesai dikerjakan tersebut. Jum’at, (25/10).

Baca Juga :   Coba Perkosa IRT, Warga Rumbia Ditangkap Polsek Gedung Aji

” Saya rasa warga disini pasti merasa senang dan bersyukur pak, jalan jadi bagus jadi enak untuk dilewati kendaraan,” ujar Dikun.

Klik Gambar

Tetapi saat ditunjukan salah satu bagian jalan yang masih terasa gembur (lunak) dan aspalnya mudah terkelupas raut mukanya terlihat berubah.

” Kayak gini mah sepertinya jalan ini sebentar saja rusak, belum lagi nanti pas musim penghujan ya, saya malah tidak seberapa memperhatikan, hanya lewat lewat saja,” ujarnya sambil mengijak-injak aspal gembur tersebut.

Baca Juga :   Reformasi Birokrasi Merupakan Upaya Pemerintah Capai Pemerintahan Yang Baik.

Untuk diketahui pembangunan peningkatan jalan s/d latasir di Pekon Sukaharjo II sesuai dengan informasi yang diperoleh dari LPSE Kabupaten Pringsewu, bahwa pekerjaan tersebut dikerjakan menggunakan APBD Kabupaten Pringsewu, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Bidang Cipta Karya dengan pagu anggaran sebesar Rp. 200 juta. Sedangkan pihak rekanan pelaksana kegiatan adalah CV. Lijung Brodhers yang beralamat di Bandar Lampung.

Baca Juga :   Tabrak Aturan Pegawai KUA Pagelaran Terima Tunai Biaya Nikah

Selain itu juga, hasil pantauan media ini dilapangan tidak diketemukan adanya pemasangan papan informasi, dimana hal tersebut salah satu bentuk transparansi terhadap masyarakat umum untuk mengetahui berapa besaran nilai proyek, serta bersumber dari anggaran apa.

Penulis : Endang/Tim

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Program Gizi Tercoreng? Limbah Cair Dapur MBG SPPG Sukanegara Bulok Diduga Langgar Aturan Lingkungan

14 Februari 2026 - 21:23 WIB

Ikan Warga Mati, Limbah Dapur MBG Pekon Pariaman Gunung Alip Jadi Sorotan

13 Februari 2026 - 20:24 WIB

SMKN 1 Sidomulyo Gelar LKDS, Cetak Pemimpin Muda Berkarakter

13 Februari 2026 - 11:35 WIB

BRI Peduli Salurkan Mobil Pengangkut Sampah Untuk Yayasan Raudlotul Jannah

12 Februari 2026 - 20:07 WIB

BRI Peduli Salurkan Mobil Pengangkut Sampah Untuk Yayasan Karya Mandiri di Desa Karang Anom

10 Februari 2026 - 21:04 WIB

KSM Pringsewu Timur Berdalih Tak Tahu Anggaran, Proyek Sanitasi Rp226 Juta Menuai Sorotan

7 Februari 2026 - 08:14 WIB

Trending di Berita Nasional