Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 27 Jul 2026 13:30 WIB ·

PMI Jember dan Palang Merah Jepang Pasang Jalur Evakuasi, Kesiapsiagaan Tsunami 


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Korwil Jatim Holiyadi

Jember, Gemasamudra.com – Untuk meningkatkan kewaspadaan serta kesiapsiagaan masyarakat pesisir terhadap ancaman bencana tsunami, PMI Kabupaten Jember bersama Japazwn Red Cross Society (JRCS) r rcmelalui programm SCR Senin (27/7) melakukan pemasangan puluhan papan jalur evakuasi. Papan petunjuk arah tersebut diletakkan diwilayah pesisir selatan Jember yang rawan bencana, meliputi Desa Puger Kulon dan Desa Puger Wetan di Kecamatan Puger, serta Desa Kepanjen di Kecamatan Gumukmas.

Sebanyak 39 papan petunjuk jalur evakuasi dimulai dari area pantai menuju ke lokasi pemukiman yang lebih tinggi atau titik kumpul (assembly point). Papan tersebut berfungsi sebagai panduan cepat bagi warga agar dapat menyelamatkan diri secara terarah dan tidak panik jika sewaktu-waktu terjadi bahaya tsunami.

Klik Gambar

Pemasangan dilakukan anggota Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) dari ketiga desa, yaitu Sibat Puger Kulon, Sibat Puger Wetan, dan Sibat Kepanjen. Bahkan kegiatan ditinjau langsung oleh jajaran pengurus PMI Kabupaten Jember dan perwakilan PMI Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga :   Kasun Yang Laporkan Dugaan TPK DD Di Desa Lengkong dimintai Keterangan oleh Inspektorat.

Hadir di lokasi antara lain Zainollah (Ketua PMI Kabupaten Jember), Ghufron Eviyan Efendi (Sekretaris PMI Kabupaten Jember), Narto (Kabid Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Jember). Julius A. Mbusu (Pak Yus) (Korlap SCR PMI Jatim / Wakil Kepala Markas PMI Provinsi Jawa Timur). Penataan petunjuk evakuasi tersebut dinilai sangat vital untuk membangun masyarakat pesisir yang tangguh bencana.

Baca Juga :   Acara Ancak Agung Memperingati Hari Maulid Nabi Muhammad SAW Sangat Meriah

“Pemasangan papan jalur evakuasi ini adalah bentuk aksi nyata dalam membangun kesiapsiagaan warga pesisir. Kami berharap sarana ini dapat memandu masyarakat bertindak cepat dan selamat saat situasi darurat terjadi,” ujar Zainollah, S.Pd, Ketua PMI Kabupaten Jember.

Senada dengan hal tersebut, Koordinator Lapangan SCR PMI Jatim, Julius A. Mbusu (Pak Yus) yang sedang monitoring SCR, menekankan pentingnya sinergi antara program pendampingan dan aksi swadaya masyarakat lokal. “Program SCR difokuskan pada pengurangan risiko bencana berbasis komunitas. Keterlibatan aktif rekan-rekan Sibat di lapangan menjadi kunci utama keberhasilan mitigasi di wilayah rawan,” ungkap Pak Yus.

Baca Juga :   PP Minhajul Atsar Assalafy Ajung Sumbangkan 76 Kantong Darah 

Dukungan penuh juga disampaikan oleh para ketua Sibat di masing-masing desa yang menjadi garda terdepan penanganan bencana karena warga memiliki kepastian arah jika terjadi bencana dan harus menyelamatkan diri. “Kami siap merawat dan menjaga fasilitas mitigasi ini bersama-sama apalagi sinergi antara PMI, JRCS dan Sibat sangat dirasakan manfaatnya oleh warga disini”, ujar H. Muklas, Ketua Sibat Kepanjen.

Dengan terpasangnya 39 papan jalur evakuasi, PMI Kabupaten Jember berharap kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat di wilayah pesisir selatan semakin menguat dalam menghadapi potensi bahaya bencana alam. (*)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Pelapor Datangi Inspektorat Jember Dugaan Maladministrasi Desa Rowoindah

27 Juli 2026 - 12:31 WIB

YJI Jember Gelar Senam Bersama dan Seni Hadroh di Alun-Alun Nusantara

27 Juli 2026 - 08:07 WIB

Tim Kesehatan PMI Bersinergi dengan Dinkes Jember Layani Pengunjung Selama Tiga Hari

26 Juli 2026 - 09:26 WIB

JFC ke-24 Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat dan Wadah Membentuk Karakter

25 Juli 2026 - 18:45 WIB

PP Minhajul Atsar Assalafy Ajung Sumbangkan 76 Kantong Darah 

25 Juli 2026 - 17:42 WIB

96 Anggota PMR Wira Jember digembleng Lewat Latihan Gabungan oleh KSR PMI unit ITS Mandala

25 Juli 2026 - 10:48 WIB

Trending di Berita Nasional