Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 25 Jul 2026 00:20 WIB ·

Bupati Ela Focuskan Peningkatan Produksi Kakao Pada Pemasaran Modern Berorientasi Nilai Tambah


Bupati Ela Focuskan Peningkatan Produksi Kakao Pada Pemasaran Modern Berorientasi Nilai Tambah Perbesar

Lampung Timur-gemasamudra.com-Pemerintah Kabupaten Lampung Timur terus mendorong penguatan sektor perkebunan kakao sebagai komoditas unggulan daerah. Komitmen itu ditegaskan melalui Festival Kakao Lampung Timur yang digelar di Desa Sumur Bandung, Kecamatan Way Jepara, dan dibuka langsung oleh Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah.

Festival ini menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, petani, pelaku usaha, akademisi, lembaga pendamping, hingga masyarakat. Tujuannya meningkatkan kualitas, produktivitas, dan daya saing kakao Lampung Timur agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Dalam sambutannya, Bupati Ela menegaskan pengembangan kakao tidak cukup hanya fokus pada peningkatan produksi. Diperlukan transformasi menyeluruh mulai dari budidaya, peningkatan mutu hasil panen, pengolahan pascapanen, hingga pemasaran modern yang berorientasi nilai tambah.

Klik Gambar

“Kita harus terus melakukan transformasi, mulai dari cara budidaya, peningkatan kualitas hasil panen, pengolahan pascapanen hingga pemasaran yang lebih modern dan berorientasi pada nilai tambah,” ujar Bupati Ela. Sabtu (25/7/26).

Baca Juga :   Lagi-lagi Pelaksanaan Pembangunan Pekon Abaikan SKB-4 Menteri, Pekon Pujodadi Diduga Borongkan Upah Tenaga Kerjanya

Ia mengajak para petani tidak hanya menjual biji kakao mentah. Petani didorong mengembangkan produk olahan bernilai ekonomi tinggi seperti cokelat batangan, bubuk kakao, minuman cokelat, hingga produk kreatif berbahan dasar kakao.

Menurut Bupati, Festival Kakao juga menjadi momentum memperkenalkan potensi kakao Lampung Timur sekaligus memperkuat identitas daerah sebagai salah satu sentra kakao unggulan di Indonesia.

“Mari kita jadikan kakao sebagai identitas dan kebanggaan Kabupaten Lampung Timur. Dengan membangun ekosistem dari hulu hingga hilir, kita bisa meningkatkan kesejahteraan petani, membuka lapangan kerja, mendorong pertumbuhan UMKM, serta menggerakkan perekonomian daerah,” katanya.

Mengusung tema “Transformasi Kakao Lampung Timur”, Bupati berharap festival ini menjadi semangat bersama untuk mewujudkan kakao yang unggul, petani yang sejahtera, serta Lampung Timur yang semakin maju dan makmur.

Baca Juga :   Rapat Paripurna: Penilaian APBD 2022 dan Harapan Keemasan

Turut hadir mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur, para kepala OPD, camat, pimpinan lembaga non-pemerintah, dan mitra pembangunan.

Sejumlah organisasi dan perusahaan yang selama ini mendukung pengembangan kakao juga hadir, di antaranya Rikolto, PBN, GIZ, KAWAN TANU, GEMA CITA, CSP. Dari sektor swasta hadir pembeli dan eksportir seperti OFI, Barry Callebaut, Mars, Terve Chocolate, dan PT Tani.

Kemeriahan festival ditambah dengan pameran aneka jenis kakao dan produk olahannya. Pengunjung juga dapat melihat inovasi pertanian ramah lingkungan berupa pupuk organik, fungisida organik, hingga pengendali hama alami untuk mendukung budidaya kakao berkelanjutan. Acara ditutup dengan sesi minum cokelat bersama sebagai simbol kebersamaan dan promosi konsumsi produk kakao lokal.

Sementara itu, Ketua Forum APIK menyampaikan pentingnya membangun kemandirian petani melalui budidaya berkelanjutan. Tanaman kakao dinilai memiliki manfaat ekologis karena mendukung penghijauan dan konservasi. Ia juga menekankan pengurangan penggunaan insektisida kimia dengan beralih ke pestisida dan fungisida organik.

Baca Juga :   Konser Denny Caknan Meriahkan HUT ke-27 Kabupaten Lampung Timur Ribuan Warga Padati Lapangan Sribawono

Forum APIK juga mengoordinasikan pembinaan petani agar berjalan efektif. Dalam kesempatan itu disampaikan standar pascapanen, seperti tidak menjemur biji kakao di atas tanah dan memastikan proses penjemuran optimal untuk menjaga mutu.

Untuk memudahkan pendataan, Forum APIK memperkenalkan rencana Aplikasi Sistem APIK. Aplikasi digital ini akan membantu pendataan petani, pengelolaan keanggotaan, penyampaian program, hingga monitoring perkembangan sektor kakao secara cepat dan terintegrasi.

Melalui sinergi pemerintah, petani, dunia usaha, dan mitra pembangunan, Festival Kakao Lampung Timur diharapkan menjadi langkah nyata penguatan hilirisasi kakao, peningkatan kesejahteraan petani, serta menjadikan Lampung Timur sebagai penghasil kakao berkualitas yang berdaya saing global. (*)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Proyek Jalan di Tanjung Kusuma Tanpa Rambu, Pengendara: Kaget Ada Lobang Dalam di Tengah Jalan

19 September 2026 - 12:59 WIB

Paripurna DPRD Raperda Perubahan APBD 2026 Disepakati, Bupati Lamtim: Anggaran Harus Beri Manfaat Nyata

18 September 2026 - 16:04 WIB

Semarak HUT ke-81 PMI Lamtim di Taman Purbakala, Azwar Hadi: Peduli, Bergerak, Bersama

17 September 2026 - 21:18 WIB

SMSI Lamtim Siap Dukung Publikasi Kegiatan Rutan Kelas IIB Sukadana

17 September 2026 - 07:33 WIB

Program Kemandirian Rutan Sukadana Dipantau Kanwil, Tanam Jagung Dan Sayuran Oleh WBP

17 September 2026 - 06:48 WIB

Tim Sepakbola Porprov Pringsewu Jalani Uji Coba Hadapi EPA Bhayangkara Presisi Lampung FC

16 September 2026 - 20:25 WIB

Trending di Berita Terkini