Menu ✖

Mode Gelap

Berita Terkini · 19 Sep 2026 12:59 WIB ·

Proyek Jalan di Tanjung Kusuma Tanpa Rambu, Pengendara: Kaget Ada Lobang Dalam di Tengah Jalan


Proyek Jalan di Tanjung Kusuma Tanpa Rambu, Pengendara: Kaget Ada Lobang Dalam di Tengah Jalan Perbesar

Lampung Timur-gemasamudra.com- Pengerjaan proyek pembangunan dan perbaikan jalan di Desa Tanjung Kusuma, Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, dikeluhkan warga dan pengguna jalan.

Pemicunya, minimnya pemasangan rambu petunjuk, peringatan, maupun pembatas jalan di sepanjang area pengerjaan proyek.

Seorang pengguna jalan, Adi warga Way Bungur, mengaku kaget saat melintas menggunakan mobil.

Klik Gambar

“Saya kaget karena ada galian di tengah jalan mas, saat menyetir kok tiba-tiba ada lobang di tengah jalan, lobangnya dalam pula, sehingga saya rem mendadak. Untung di belakang saya tidak ada kendaraan lainnya, kaget sekali,” ungkapnya.

Baca Juga :   Wali Kota Metro Kukuhkan DPPI, Dorong Generasi Muda Jadi Teladan Pancasila

Ketua SMSI Lampung Timur Eko Wahyuntoro angkat bicara terkait kondisi tersebut. Ia menilai kondisi jalan sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan, baik roda dua maupun roda empat.

“Pada malam hari, risiko kecelakaan meningkat tajam karena kurangnya penerangan serta tidak tersedianya pita pemantul cahaya atau lampu peringatan di sekitar galian dan tumpukan material proyek. Tidak ada papan pemberitahuan untuk hati-hati karena ada galian cukup dalam yang sangat membahayakan,” tegasnya.

Baca Juga :   Lagi-Lagi siswa SD Pertiwi Teladan Kota Metro Menoreh kan Prestasi

Menurut Eko, seharusnya setiap titik galian diberi papan pemberitahuan agar pengguna jalan lebih berhati-hati saat melintas.

Senada, Sudarto warga Purbolinggo juga mengeluhkan kondisi serupa, Sabtu (19/9/2026).

“Berpotensi bahaya bagi pengguna jalan terutama pengendara roda dua dan empat saat malam hari,” ucapnya.

Warga menilai ada tiga risiko utama akibat minimnya rambu keselamatan:

Risiko Kecelakaan: Material proyek yang memakan badan jalan tanpa tanda peringatan berjarak aman rawan menabrak kendaraan.

Potensi Terperosok: Lubang galian tanpa pembatas tegas dapat membuat pengendara roda dua hilang kendali.

Baca Juga :   Pemkab Tubaba Raih Penghargaan Batas Award dari Kemendagri RI

Kemacetan dan Kebingungan: Tidak ada rambu pengalihan arus, sehingga pengendara terjebak di jalur sempit saat alat berat beroperasi.

Masyarakat dan pengguna jalan berharap pihak pelaksana proyek (kontraktor) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lampung Timur segera turun tangan memperketat pengawasan.

Pemasangan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), termasuk rambu peringatan yang jelas, harus diprioritaskan demi mencegah korban jiwa maupun kerugian material. (*/Tim)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Revitalisasi TK Permata Hati: P2SP Diduga Diisi Keluarga, Pengadaan Libatkan Kontraktor

3 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Rotasi Jabatan di Pemkab Lamtim, Sekda Lantik Kabid Perpustakaan Dan Kabid Sarpras Disdikbud

2 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Swakelola atau Proyek Kontraktor? Revitalisasi TK Permata Hati Libatkan Keluarga Kepala Sekolah

2 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Ketua P3A Mulyosari Bungkam! Proyek Irigasi APBN 2026 Ditemukan Paving Pecah di Lantai Dan Dinding Saluran

30 September 2026 - 08:39 WIB

Ketua SMSI Lamtim Soroti Proyek P3-TGAI di Pasir Sakti Dan Labuhan Maringgai: Jangan Dipaksakan, Kalau Paving Pecah Wajib Diganti!

30 September 2026 - 06:57 WIB

Limbah SPPG Babakan Jadi Sorotan, IPAL Awal Diganti, Mitra MBG Bereaksi Keras

29 September 2026 - 11:09 WIB

Trending di Berita Terkini