Korwil Jatim Holiyadi
Banyuwangi, Gemasamudra.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Universitas Jember (UNEJ) dan Universitas Dr. Soekardjoyang bertugas di Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, turut berpartisipasi dalam Edukasi Program Unggulan Desa SIKIA (Siaga Kebakaran dan Kartu Identitas Anak) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Genteng Kulon pada Sabtu, 18 Juli 2026 bertempat di SD Negeri 5 Genteng.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi kebakaran sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) sebagai identitas resmi bagi anak.
Dalam kegiatan edukasi tersebut, peserta yang terdiri dari guru, siswa, orang tua, perangkat desa, dan mahasiswa KKN mendapatkan materi mengenai upaya pencegahan kebakaran, langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi keadaan darurat, serta pentingnya membangun budaya siaga bencana sejak usia dini. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga peserta dapat memahami tindakan yang tepat untuk mengurangi risiko ketika terjadi kebakaran di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Selain edukasi mengenai kesiapsiagaan kebakaran, narasumber juga menjelaskan manfaat Kartu Identitas Anak (KIA) sebagai dokumen kependudukan resmi bagi anak di bawah usia 17 tahun. KIA memiliki peran penting dalam mendukung berbagai pelayanan publik, seperti administrasi kependudukan, pendidikan, kesehatan, hingga layanan pemerintahan lainnya. Melalui edukasi ini, diharapkan para orang tua semakin memahami pentingnya mengurus identitas anak sejak dini sebagai bagian dari pemenuhan hak-hak sipil anak.
Keikutsertaan mahasiswa KKN Kolaboratif UNEJ dan Universitas Dr. Soekardjo dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program unggulan Desa Genteng Kulon dalam meningkatkan kesadaran masyarakat di bidang keselamatan dan administrasi kependudukan.
Melalui kolaborasi antara pemerintah desa, sekolah, dan perguruan tinggi, diharapkan Program SIKIA dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan serta mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih tanggap terhadap keadaan darurat, tertib administrasi, dan peduli terhadap perlindungan anak.






