Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 17 Jul 2026 19:44 WIB ·

Gus Fawait Siapkan Program Home Care, Dokter Datangi Rumah Warga Miskin untuk Tekan Kemiskinan di Jember


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Korwil Jatim Holiyadi

Jember,Gemasamudra.com – Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan terobosan baru di bidang pelayanan kesehatan melalui program Home Care, sebuah layanan yang memungkinkan dokter dan tenaga kesehatan mendatangi langsung rumah warga miskin dan masyarakat dengan keterbatasan mobilitas.

Program yang digagas Bupati Jember Muhammad Fawait ini tidak hanya bertujuan meningkatkan akses layanan kesehatan, tetapi juga menjadi strategi pemerintah daerah dalam memutus rantai kemiskinan yang dipicu oleh tingginya beban biaya dan risiko akibat sakit.

Klik Gambar

Berdasarkan data terbaru, Kabupaten Jember masih menjadi salah satu daerah dengan angka kemiskinan tertinggi di Jawa Timur. Tercatat sebanyak 216.760 jiwa masuk kategori penduduk miskin, sementara sekitar 97.061 jiwa di antaranya tergolong miskin ekstrem.

Baca Juga :   Pemkab Jember Siapkan Skema Intervensi Pangan Terpadu, Untuk Menjaga Stabilitas Harga.

Menurut Gus Fawait, penyakit tidak hanya berdampak pada kondisi kesehatan seseorang. Dalam banyak kasus, ketika satu anggota keluarga jatuh sakit, seluruh kondisi ekonomi keluarga ikut terguncang akibat hilangnya pendapatan, meningkatnya pengeluaran, hingga terjerat utang.

“Pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan menyediakan pengobatan gratis di puskesmas atau rumah sakit. Negara harus hadir menjangkau masyarakat yang kesulitan mengakses layanan kesehatan karena keterbatasan ekonomi maupun kondisi fisik,” ujar Gus Fawait, Jumat (17/7/2026).

Ia menegaskan, masyarakat miskin juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendampingan kesehatan secara berkelanjutan.

Baca Juga :   Peringati Satu Abad NU, Gus Fawait Berharap Bisa Memberikan yang Terbaik untuk Jember dan NU

“Orang yang mampu mungkin bisa memiliki dokter pribadi. Tetapi masyarakat yang tidak mampu juga berhak memiliki dokter keluarga yang menjaga dan memantau kesehatannya,” tegasnya.

Lebih jauh, Gus Fawait menjelaskan bahwa konsep Home Care bukan sekadar pelayanan kesehatan keliling. Program tersebut dirancang sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada kelompok masyarakat yang paling rentan.

Melalui kunjungan langsung ke rumah pasien, tenaga medis diharapkan mampu melakukan pemeriksaan kesehatan, pemantauan penyakit, edukasi keluarga, hingga tindakan medis dasar tanpa harus menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan.

Baca Juga :   Sidang Perdana di Dispendukcapil Jember Permudah Masyarakat Urus Perubahan Dokumen Kependudukan : Inovasi PASTI MAPAN.

Dengan konsep dokter keluarga bagi masyarakat kurang mampu, Pemkab Jember berharap pelayanan kesehatan menjadi lebih merata dan tidak lagi bergantung pada kemampuan ekonomi warga.

“Dari Jember, keadilan dalam pelayanan kesehatan mulai diwujudkan untuk mereka yang membutuhkan perhatian, untuk mereka yang memiliki keterbatasan, dan terutama untuk mereka yang harus hadir dan kita bela,” pungkas Gus Fawait.

Program Home Care diharapkan menjadi salah satu kebijakan strategis Pemkab Jember dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat penurunan angka kemiskinan melalui pendekatan kesehatan yang lebih inklusif dan berpihak kepada masyarakat kecil.

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Inilah Dua Sekolah  Dibina Oleh Yonkes 2 Kostrad dalam MPLS

17 Juli 2026 - 19:15 WIB

Di Secaba Jember 362 Siswa Siap Digembleng Menjadi Tamtama Infanteri Baru 

17 Juli 2026 - 13:36 WIB

PSN Serentak Digelar di Tiga Titik Desa Pancakarya, Warga Diajak Perangi Sarang Nyamuk Penyebab DBD

17 Juli 2026 - 11:40 WIB

Turnamen Mini Soccer Adhyaksa Jember, Resmi di Tutup Polres Jember Raih Juara I

17 Juli 2026 - 10:12 WIB

PMI Jember terus tingkatkan standar mutu pelayanan darah, Lengkapi laboratorium dengan alat Refrigerated Centrifuge 

16 Juli 2026 - 19:26 WIB

Menumbuhkan Budaya Siaga Bencana di momen MPLS di Sekolah Mitra PMI

16 Juli 2026 - 19:19 WIB

Trending di Berita Nasional