Menu

Mode Gelap

Berita Indonesia · 10 Mar 2026 11:01 WIB ·

Kendalikan Harga Jelang Lebaran, Pemkab Pringsewu Gelar Pasar Murah di Pekon Fajar Agung


0-3968x2976-0-0-{}-0-24# Perbesar

0-3968x2976-0-0-{}-0-24#

PRINGSEWU – Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Dinas Ketahanan Pangan kembali menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) Serentak pada Selasa (10/3). Kegiatan yang dipusatkan di Balai Pekon Fajar Agung, Kecamatan Pringsewu ini dilaksanakan bersama Satgas Saber Pelanggaran Harga Keamanan dan Mutu Pangan, dengan dukungan penuh dari Polres Pringsewu.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Budi Epriyanto, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bentuk intervensi pemerintah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah-tengah harga pasar.

Baca Juga :   Andi Surya: Metro Perlu Penjamin Kredit Untuk Daya Saing UMKM, Seniman Kreatif dan Petani

“Misalnya, beras yang biasanya dijual seharga Rp13.000 per kilogram, di sini masyarakat bisa menebusnya seharga Rp12.000. Meskipun komoditas yang tersedia terbatas pada beras, minyak goreng, gula, dan tepung, kami harap ini sangat membantu,” ujar Budi.

Klik Gambar

Kegiatan ini merupakan titik ke-4 dalam rangkaian GPM setelah sebelumnya dilaksanakan pada agenda Safari Ramadhan. Budi menambahkan bahwa penentuan lokasi pasar murah tidak dilakukan sembarang, melainkan berdasarkan skala prioritas anggaran.

Baca Juga :   Oknum Kepsek Asik Pakai Narkoba, Kini Terancam Penjara Seumur Hidup

Wilayah yang menjadi lokus (titik fokus) penanganan kemiskinan dan stunting.
Dengan tujuan mengirimkan bantuan tepat sasaran bagi masyarakat yang paling membutuhkan.

Kepala Pekon (Kakon) Fajar Agung, Suparman, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah cepat Pemkab Pringsewu. Menurutnya, kehadiran GPM sangat dinantikan warga untuk menjaga stabilitas pangan menjelang hari Raya Idulfitri.

Berdasarkan pantauan di lapangan, antusiasme warga sangat tinggi hingga stok yang disediakan habis dalam waktu singkat. Adapun total logistik yang disalurkan meliputi: Beras: 300 kg, Minyak Goreng (Kita): 168 liter, Gula Pasir: 168 kg dan Tepung Terigu: 120 kg.

Baca Juga :   Dugaan Korupsi Studi Tiru ke Jabar, Tiga Lokasi Digeledah Kejari Pringsewu

Meski berjalan lancar, keterbatasan stok menyebabkan sebagian warga belum bisa mendapatkan bagian. Hal ini menjadi catatan bagi pemerintah daerah untuk menerbitkan volume ketersediaan bahan pokok pada agenda GPM berikutnya. (*)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 34 kali

Baca Lainnya

Wamenkes RI Resmikan Home Care di Jember, 49 Mobil Siap Layani Warga Hingga ke Rumah

24 Juli 2026 - 11:16 WIB

REI Jember Klarifikasi Isu BPHTB dan PBG MBR, Tegaskan Pemkab Sudah Berlakukan Pembebasan Sejak 2025

23 Juli 2026 - 08:26 WIB

Ketua FKWKP Soroti Laporan Advokat terhadap Wartawan : Dahulukan Mekanisme UU Pers

22 Juli 2026 - 19:27 WIB

Sinergi Nyata, Pemkab Lamtim Dan Kejari Serahkan Aset Daerah Dan Penetapan Perwalian Anak

22 Juli 2026 - 17:36 WIB

PMI Kecamatan Sumberbaru Sukses Sumbang 24 Kantong Darah

22 Juli 2026 - 16:06 WIB

Melalui Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Hilirisasi Jagung dan Pengembangan UMKM Pertanian 

22 Juli 2026 - 09:37 WIB

Trending di Berita Nasional