Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 27 Feb 2026 06:41 WIB ·

Perketat Pengawasan MBG, Bupati Jember Gus Fawait Bentuk Satgas Khusus Pantau SPPG


Perketat Pengawasan MBG, Bupati Jember Gus Fawait Bentuk Satgas Khusus Pantau SPPG Perbesar

Korwil Jatim Holiyadi

Jember, Gemasamudra.com – Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa kehadiran ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Jember bukan sekadar program kesehatan, melainkan pilar baru bagi kebangkitan ekonomi kerakyatan.

Hal ini disampaikan menyusul evaluasi intensif terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang melibatkan jaringan dapur produksi di berbagai kecamatan.

Klik Gambar

Gus Fawait menyatakan bahwa skala program ini sangat besar, mencakup ratusan titik SPPG yang beroperasi setiap hari untuk melayani kebutuhan gizi ribuan siswa. Menurut dia, besarnya cakupan ini merupakan tantangan sekaligus peluang besar bagi Kabupaten Jember.

Baca Juga :   Program Bunga Desaku Diakui Mampu Memberikan Dampak Psikologis dan Administratif yang Luar Biasa bagi Masyarakat

Dalam keterangannya, Gus Fawait menyoroti dua manfaat utama dari keberadaan ratusan SPPG tersebut.

Pertama, peningkatan kualitas SDM. Dengan pengawasan ketat, SPPG memastikan setiap anak mendapatkan asupan protein dan nutrisi seimbang untuk mendukung kecerdasan dan pertumbuhan fisik.

Kedua, adanya geliat ekonomi lokal. Operasional SPPG menyerap bahan baku dari petani, peternak, dan pedagang pasar di sekitar lokasi dapur. Hal ini menciptakan perputaran uang yang signifikan di tingkat desa.

“Program MBG melalui ratusan SPPG ini adalah harapan baru. Kita tidak hanya bicara soal mengisi perut anak-anak kita dengan makanan sehat, tapi juga soal bagaimana mendorong pertumbuhan ekonomi agar lebih menggeliat hingga ke pelosok Jember,” ujar Gus Fawait.

Baca Juga :   GWI Ikut Level Up Media yang Digelar Diskominfo Kabupaten Jember

Menyadari jumlah SPPG yang mencapai ratusan titik, Gus Fawait tidak ingin kecolongan soal kualitas. Dia menginstruksikan pembentukan Satgas pengawas untuk memastikan seluruh dapur menjalankan prosedur dengan benar.

“Namanya program besar dengan cakupan yang luas, potensi kekurangan pasti ada. Namun, saya pastikan Satgas akan memantau ketat. Dapur-dapur yang tidak memenuhi standar atau bermain-main dengan menu akan kita tindak tegas melalui rekomendasi ke Badan Gizi Nasional (BGN),” tambahnya.

Baca Juga :   Jember Semarak Empat Hari Festival Drum Band: Kejurprov 2025 hingga International Marching Carnival

Bupati Jember juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat. Dia juga meminta setiap kendala di lapangan segera dilaporkan kepadanya untuk dicarikan solusi cepat, tanpa harus menyalahkan kebijakan pusat.

“Ini tanggung jawab saya sebagai kepala daerah. Saya ingin memastikan SPPG di Jember menjadi percontohan nasional dalam hal efektivitas distribusi gizi dan pemberdayaan ekonomi lokal,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 31 kali

Baca Lainnya

Ketua DPD Projo Jatim Sebut Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Ekonomi Desa

2 Juni 2026 - 11:52 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Korwil Jatim Gemasamudra.com Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa

1 Juni 2026 - 10:54 WIB

ULD Jember Matangkan Persiapan 20 Atlet Unggulan : Sambut Forprov III Jatim.

31 Mei 2026 - 08:51 WIB

Musdes Penetapan Panitia Pemilhan BPD Desa Pancakarya Tahun 2026 Telah Dilaksanakan

31 Mei 2026 - 08:37 WIB

Musdes Desa Silo Sepakati Dukungan Pembangunan Yon TP, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu Hoaks Tambang Emas

28 Mei 2026 - 23:13 WIB

Dalam Rangka Hari Raya idul Adha : PTPN I Regional 5 Kebun Ajung Gayasan melaksanakan penyembelihan hewan kurban 

28 Mei 2026 - 11:33 WIB

Trending di Berita Nasional