Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 10 Jan 2026 20:48 WIB ·

‘Bilik Asmara’ Menjadi Bahasan Penting PMI Jember,hingga Isu Lintas Sektoral dalam Manajemen Bencana


‘Bilik Asmara’ Menjadi Bahasan Penting PMI Jember,hingga Isu Lintas Sektoral dalam Manajemen Bencana Perbesar

Korwil Jatim Holiyadi

Jember, Gemasamudra.com – Memasuki hari kedua Pelatihan Manajemen Tanggap Darurat Bencana (MTDB) dan Operasional Posko, Aula PMI Kabupaten Jember menjadi ruang diskusi intensif mengenai standarisasi layanan pengungsian. Pelatihan hasil kerjasama Japanese Red Cross Society (JRCS) dan PMI Kab Jember haria kedua Sabtu, 10 Januari 2026, materi fokus pada pelaporan/ PMER dalam TDB, Isu Lintas Sektoral, rencana Operasi dan logistic serta isu sensitif mengenai hak-hak pengungsi.

Sesi pagi dibuka oleh Julius Arianus Mbusu yang membedah Manajemen Tanggap Darurat dan Peran Posko. Julius menekankan bahwa posko bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan pusat syaraf informasi dan keputusan. Ia menggarisbawahi pentingnya Alur Komando yang jelas agar tidak terjadi tumpang tindih instruksi saat masa kritis bencana.

Klik Gambar

Dilanjutkan oleh Lutfil Chakim, peserta dibekali kemampuan Planning, Monitoring, Evaluation, and Reporting (PMER) serta penyusunan Rencana Operasi (Renops). “Komunikasi bencana bukan hanya soal bicara, tapi soal data yang akurat untuk dilaporkan secara akuntabel,” tegas Lutfil.

Baca Juga :   Pergantian Antar Waktu (PAW) Serentak ditunda Begini Tanggapan Kepala Dinas DPMD !!!

Materi yang paling menyita perhatian adalah Isu Lintas Sektoral yang dibawakan oleh Ahmad Kholik. Dalam sesi ini, dibahas mengenai perlindungan terhadap kelompok rentan dan kode etik relawan yang dikenal dengan Protection, Sexual Exploitation and Abuse (PSEA/PSEH).

Nodoka, perwakilan JRCS dari Jepang dan Awaludin, perwakilan dari JRCS di Indonesia yang turut mengamati jalannya pelatihan. Awaludin menekankan pentingnya safeguarding. “Isu lintas sektor sangat banyak. Kita harus memastikan adanya safeguarding dalam setiap layanan. Saya menyarankan penggunaan banner atau poster yang menegaskan bahwa PMI sangat anti terhadap segala bentuk eksploitasi. Kita harus akuntabel terhadap komunitas (CEA),” ujar Awaludin.

Baca Juga :   Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Pantura Gruduk Kantor Bupati Pringsewu

Ahmad Kholik menambahkan bahwa menjaga etika antara relawan dan penerima manfaat (pengungsi) adalah harga mati. Ia memperingatkan agar jangan sampai terjadi hubungan asmara antara petugas dan mereka yang sedang dalam kondisi rentan (penerima layanan).

 

Salah satu poin krusial yang dibahas dalam manajemen pengungsian adalah penyediaan “Bilik Asmara”. Hal ini merupakan evolusi dari model barak pengungsian tradisional. Transformasi Barak: Jika dahulu satu barak diisi oleh banyak keluarga tanpa sekat (seperti saat Tsunami Aceh), kini PMI mengedepankan konsep Family Time.

Baca Juga :   Gus Fawait Siapkan Wajah Baru JSG Jember : setelah Pembangunan Sekolah Rakyat Finish

Bilik ini bertujuan menjaga kesehatan mental dan keharmonisan pasangan suami istri di lokasi pengungsian yang tinggal dalam jangka waktu lama. Tendanya memiliki spesifikasi yang sama dengan tenda pengungsi lainnya, namun penempatannya diatur sedemikian rupa agar lebih privat dan letaknya agak jauh dari pusat keramaian pengungsi lainnya untuk menjaga kenyamanan. (**)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 28 kali

Baca Lainnya

Truk Tambang Melintas, Jalan Amblas, Dugaan Keterlibatan Orang Nomor Satu di Pringsewu Mencuat

21 April 2026 - 14:35 WIB

Pemdes Pancakarya Salurkan 1.712 Bantuan Pangan, Berjalan Tertib dan Lancar

21 April 2026 - 13:58 WIB

Penyaluran 1.720 Bantuan Pangan di Balai Desa Sukamakmur Utamakan Lansia dan Ibu Balita

21 April 2026 - 10:32 WIB

Hati Hati !!! Mengaku call center Akulaku Menipu Wartawan Pelitaonline.co Sehingga Terlilit Tanggungan

21 April 2026 - 06:43 WIB

Pengisian Perangkat Desa Kaur Umum dan Kadus Krajan Karangsono Berhasil dengan Sukses.

20 April 2026 - 14:46 WIB

LBH PETA mendukung pelaksanaan VERVAL KEMISKINAN di Jember melibatkan semua ASN dari semua golongan.

20 April 2026 - 12:01 WIB

Trending di Berita Nasional