Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 6 Jan 2026 07:26 WIB ·

Peluncuran Peta Cinta, Gus Fawaid: Masyarakat Bisa cetak KTP di Kecamatan 


Peluncuran Peta Cinta, Gus Fawaid: Masyarakat Bisa cetak KTP di Kecamatan  Perbesar

Korwil Jatim Holiyadi

Jember, Gemasamudra .com – Pemerintah Kabupaten Jember menandai langkah besar di awal tahun 2026 dengan meresmikan Program Peta Cinta (Pelayanan Tuntas Cetak KTP-el di Kecamatan) yang dirangkai dalam agenda Pro Gus’e Update, bertempat di Kantor Kecamatan Jenggawah (05/01/2026). Program ini menjadi tonggak penting pemerataan pelayanan publik, sekaligus jawaban atas persoalan administrasi kependudukan yang selama bertahun-tahun membebani masyarakat Jember, khususnya di wilayah pinggiran.

Peluncuran Peta Cinta juga memiliki makna simbolik yang kuat. Pendopo Kecamatan Jenggawah yang selama enam tahun terbengkalai dan mangkrak, kini kembali difungsikan secara penuh sebagai pusat pelayanan publik. Bagi warga, ini bukan sekadar peresmian gedung, melainkan kembalinya harapan akan pemerintah yang hadir lebih dekat.

Klik Gambar

Bupati Jember, Gus Fawait menegaskan bahwa arah pembangunan Pemkab Jember kini difokuskan pada pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. “Prioritas pembangunan Pemkab Jember hari ini bukan lagi sekadar kantor pemerintahan atau fasilitas yang elitis, tetapi pelayanan yang langsung dirasakan rakyat. Karena itu, ada belanja mobil dinas dan pembangunan yang kami batalkan, lalu kami alihkan untuk infrastruktur dan pelayanan publik,” tegas Gus Fawait.

Baca Juga :   Penemuan Mayat di kebun alpukat Menggegerkan warga Gunungsari

Melalui program Peta Cinta, masyarakat Jember kini dapat mengurus dan mencetak e-KTP langsung di kantor kecamatan masing-masing mulai 5 Januari 2026. Kebijakan ini mengakhiri praktik lama yang memaksa warga desa, wilayah pegunungan, pinggir hutan, hingga pesisir pantai menempuh perjalanan jauh ke Kantor Dispendukcapil di pusat Kota Jember.

Selama ini, jarak, waktu tempuh, dan biaya transportasi menjadi beban berlapis bagi masyarakat. Kondisi tersebut menimbulkan ketimpangan akses layanan, seolah hak administrasi hanya mudah dijangkau oleh mereka yang tinggal di pusat kota. “Warga Jember tidak hanya tinggal di kota. Mereka ada di desa, di pelosok, di pinggir hutan, kebun, dan pantai. Kalau layanan hanya terpusat di kota, di situlah ketidakadilan bermula,” ujar Gus Fawait.

Baca Juga :   Pemkab Jember Apresiasi Prestasi Persid, Siap Perkuat Dukungan Menuju Liga 4 Nasional

Kini, setiap kecamatan diperkuat dengan dua petugas Dispendukcapil, lengkap dengan mesin cetak, tinta, dan blangko e-KTP. Dengan sistem ini, pelayanan adminduk di Jember tidak lagi bersifat sentralistik, melainkan merata ke seluruh penjuru daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Pemkab Jember secara resmi mengumumkan berakhirnya krisis ketersediaan blangko e-KTP yang membelit Jember sejak 2019. Data Dispendukcapil mencatat, sekitar 66 ribu warga telah melakukan perekaman namun belum bisa mencetak e-KTP akibat kekosongan blangko selama hampir enam tahun. Di awal 2026, Pemkab Jember mengambil langkah berani dengan menghadirkan 68 ribu blangko e-KTP menggunakan APBD Kabupaten Jember. Kebijakan ini memastikan tidak ada lagi alasan administratif yang menghambat hak dasar warga.

Baca Juga :   Dinas ketahanan pangan dan peternakan Kembali Menggelar Pasar Murah di Desa Sukorejo Kecamatan Bangsalsari

Peluncuran Peta Cinta, tuntasnya krisis blangko e-KTP, dan berfungsinya kembali Kantor Kecamatan Jenggawah menjadi gebrakan awal Pemkab Jember di tahun 2026. Langkah ini menandai komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan publik yang cepat, dekat, dan berkeadilan.

Bagi masyarakat Jember, kebijakan ini bukan hanya soal administrasi. Ini adalah pesan bahwa pemerintah hadir hingga ke kecamatan, bahwa hak dasar warga tidak boleh tertahan, dan bahwa tahun 2026 dibuka dengan ikhtiar memperbaiki yang lama tertunda.(**)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 62 kali

Baca Lainnya

Bahas Pendataan dan Sinkronisasi e-RDKK 2027 Gapoktan Panca Jaya Gelar Rakor 

18 September 2026 - 17:04 WIB

Warga Klanceng Hentikan Pembangunan Bronjong di Bantaran Kali Bedadung UIN KHAS Jember, Berujung Kesepakatan

17 September 2026 - 19:31 WIB

PPL Sri Wahyuni dan Kopka Alip Babinsa Pancakarya Dampingi Proyek Oplah

15 September 2026 - 16:30 WIB

Peduli Petani, Catur Teguh Wiyono Kirim Aduan ke Menteri Pertanian, Desak Amran Turun Tangan Terkait Dugaan Polemik Bantuan Traktor di Jember

13 September 2026 - 21:05 WIB

Isu Medsos Agus Jagal Kabur Hoax, Dapat Kompensasi dari RSD Balung 

11 September 2026 - 20:57 WIB

Satu Pejabat Metro Ikuti Selter Kadinkes Lampung, dr. Redho: Modal Bismillahirrahmanirrahim

11 September 2026 - 20:16 WIB

Trending di Berita Nasional