Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 7 Des 2025 10:51 WIB ·

Pelantikan PPPK Tahap II Pringsewu Berlangsung di Aula yang Sempit, 191 Peserta Terpaksa Berdesakan


Pelantikan PPPK Tahap II Pringsewu Berlangsung di Aula yang Sempit, 191 Peserta Terpaksa Berdesakan Perbesar

Pringsewu – Pelantikan 191 tenaga PPPK tahap II oleh Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, pada Jumat (5/12/25), berakhir menjadi ironi. Ratusan peserta dijejalkan ke dalam ruangan sempit kantor Kelurahan Fajaresuk, lokasi yang jelas tidak layak untuk acara pemerintahan yang melibatkan ratusan orang.

Ruangan minim ventilasi dan kapasitas terbatas membuat para peserta terpaksa berdesakan, bahkan hingga memenuhi area pintu. Kondisi pengap dan sesak tidak hanya mengganggu jalannya acara, tetapi juga mencerminkan buruknya perencanaan, koordinasi, dan manajemen teknis acara dari pihak penyelenggara.

Baca Juga :   Hari Pertama Ngantor, Bupati Pringsewu Pimpin Rakor Bulanan

Ironisnya, Pemkab Pringsewu sebenarnya memiliki sejumlah gedung dan fasilitas besar yang biasa digunakan untuk acara publik. Namun pelantikan PPPK justru digabung dengan kegiatan lain dan dipaksakan berlangsung di lokasi kecil yang tidak representatif.

Klik Gambar

“Ini acara resmi pelantikan, tapi tempatnya seperti tidak dipikir matang,” ujar salah satu peserta yang enggan disebutkan namanya.

Plt Lurah Fajaresuk, Nurjanah, mengakui bahwa penunjukan lokasi pelantikan merupakan instruksi langsung dari Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Pringsewu.

Baca Juga :   Selamat Datang Disampaikan Bunda Winarti Kepada Tim Penilai Lomba Desa dan Kelurahan Tahun 2019 Tingkat Provinsi Lampung

“Kami dapat jadwal dari BKSDM langsung. Kami hanya ketempatan saja. Sudah kami sampaikan kondisi aula kelurahan seperti apa adanya,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keputusan lokasi berada sepenuhnya pada pihak BKSDM.

Sementara itu, Plt. BKSDM Pringsewu, Judy Muljana, tidak memberikan tanggapan meski telah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp hingga berita ini diterbitkan.

Baca Juga :   Pringsewu Terancam Kehilangan Aset Rp25 Miliar: BPK Bongkar Kelemahan Pengelolaan Aset Daerah

Padahal, setiap agenda resmi pemerintah dapat dipastikan memiliki pos anggaran yang memungkinkan penentuan lokasi yang layak dan nyaman bagi peserta.

Situasi ini memunculkan kritik bahwa Pemerintah Kabupaten Pringsewu terkesan abai terhadap standar kelayakan kegiatan pemerintahan dan mengabaikan kenyamanan ratusan PPPK yang baru akan memulai tugasnya.

Pelantikan yang seharusnya menjadi momentum penting justru menyisakan catatan buruk soal profesionalitas dan tata kelola acara. (Tim)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 31 kali

Baca Lainnya

PPL Sri Wahyuni dan Kopka Alip Babinsa Pancakarya Dampingi Proyek Oplah

15 September 2026 - 16:30 WIB

Gagal Curi Motor, Pelaku Kabur Dan Diamankan Tim Gabungan

14 September 2026 - 15:24 WIB

Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Desa RJU 2, Ini Pesan Tim Mabes TNI

14 September 2026 - 15:03 WIB

Peduli Petani, Catur Teguh Wiyono Kirim Aduan ke Menteri Pertanian, Desak Amran Turun Tangan Terkait Dugaan Polemik Bantuan Traktor di Jember

13 September 2026 - 21:05 WIB

Isu Medsos Agus Jagal Kabur Hoax, Dapat Kompensasi dari RSD Balung 

11 September 2026 - 20:57 WIB

Satu Pejabat Metro Ikuti Selter Kadinkes Lampung, dr. Redho: Modal Bismillahirrahmanirrahim

11 September 2026 - 20:16 WIB

Trending di Berita Nasional