Menu ✖

Mode Gelap

Berita Nasional · 30 Okt 2025 16:30 WIB ·

Dinkes Pringsewu Gelar Workshop Implementasi Kawasan Tanpa Rokok


Dinkes Pringsewu Gelar Workshop Implementasi Kawasan Tanpa Rokok Perbesar

‎Pringsewu| Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Dinas Kesehatan setempat menggelar Workshop implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat komitmen dan menyelaraskan peran pemangku kepentingan dalam implementasi KTR di Kabupaten Pringsewu

Mewakili Sekda Pringsewu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ihsan Hendrawan dalam sambutannya mengatakan, dengan telah disahkannya Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024, Indonesia telah memiliki pijakan regulatif yang tegas untuk memperkuat perlindungan generasi muda dari paparan zat adiktif berupa produk tembakau dan rokok elektronik.

‎”Namun kekuatan regulasi hanya bermakna jika diterjemahkan ke dalam implementasi yang konsisten dan terukur di lapangan, ” ungkapnya, Kamis (30/10) di Regency Hotel.

Klik Gambar

Lebih lanjut, Ihsan mengatakan, Kawasan Tanpa Rokok adalah ruangan atau area yang dinyatakan dilarang untuk kegiatan merokok atau kegiayan memproduksi, menjual, mengiklankan, dan/ atau mempromosikan produk tembakau.

Baca Juga :   Ela Siti Nuryamah Dan Suami Pilih Di TPS 01 Sidorejo Lamtim

“Kawasan Tanpa Rokok wajib diterapkan di 7 tatanan, yaitu fasilitas pelayanan kesehatan, tempat belajar mengajar, rumah ibadah, sarana transportasi, tempat kerja, tempat bermain anak, dan tempat umum lain yang ditetapkan, ” lanjutnya.

‎Selain itu, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab tempat umum, tempat kerja wajib menyediakan tempat khusus merokok sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Dalam rangka memenuhi akses ketersediaan informasi dan edukasi kesehatan masyarakat, Pemerintah Daerah menyelenggarakan iklan layanan masyarakat mengenai bahaya menggunakan produk tembakau dan rokok elektronik, ” kata dia.

Baca Juga :   Kado Ulang Tahun, Warga Dapat Cek Kesehatan Gratis

Kawasan Tanpa Rokok diharapkan menjadi tanggung jawab seluruh komponen bangsa, baik individu, masyarakat, parlemen, maupun pemerintah sebagai upaya untuk melindungi generasi sekarang maupun yang akan datang. Komitmen bersama dari lintas sektor dan berbagai elemen akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan Kawasan tanpa rokok.

‎”Implementasi Kawasan Tanpa Rokok di Kabupaten Pringsewu masih belum berjalan optimal.  Masih banyak tantangan yang harus dihadapi antara lain: rendahnya kesadaran tentang bahaya merokok dan dampak jangka panjang terhadap kesehatan,” bebernya.

‎Apalagi, lanjut dia, di beberapa kalangan merokok masih dianggap bagian dari budaya atau gaya hidup sehingga sulit menghentikan kebiasaan, dan kebijakan dan regulasi pengendalian tembakau seperti larangan iklan, pengenaan cukai, dan Kawasan tanpa rokok masih sulit ditegakkan secara konsisten di berbagai daerah.

Baca Juga :   Gus Bupati Sahur Bareng Bersama Insan Pers : Hanya ada di Kabupaten Jember, sebagai wujud Sinergi.

‎”Dengan workshop ini untuk memperkuat komitmen menyelaraskan peran pemangku kepentingan, dan mempercepat implementasi kebijakan Kawasan Tanpa Rokok guna melindungi masyarakat dari bahaya asap rokok, ” tutupnya.

‎Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu, Para Perwakilan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu,
‎Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu, serta Bagian Hukum Sekretariat Daerah. (*)
‎

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 41 kali

Baca Lainnya

Muspika Ajung Beri Surprise Danposramil, Tegaskan Sinergi Jaga Kondusivitas Wilayah

5 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Inspeksi Klinik MMC Menggala Usai Pasien Pingsan di Depan Klinik

5 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Disebut Layani 24 Jam, Pasien Darurat Tak Mendapat Respons di Klinik Rawat Inap Terminal Menggala

4 Oktober 2026 - 02:02 WIB

Revitalisasi TK Permata Hati: P2SP Diduga Diisi Keluarga, Pengadaan Libatkan Kontraktor

3 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Rotasi Jabatan di Pemkab Lamtim, Sekda Lantik Kabid Perpustakaan Dan Kabid Sarpras Disdikbud

2 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Swakelola atau Proyek Kontraktor? Revitalisasi TK Permata Hati Libatkan Keluarga Kepala Sekolah

2 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Trending di Berita Terkini