Menu

Mode Gelap

Daerah · 19 Apr 2025 12:06 WIB ·

Polisi Bongkar Kebohongan Yang Viral di Medsos Karena di Begal


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Korwil Jatim Holiyadi

Jember, Gemasamudra.com – Warga Jember sempat dibuat geger dengan beredarnya unggahan di media sosial yang menginformasikan adanya aksi pembegalan terhadap seorang wanita di Kecamatan Bangsalsari. Postingan tersebut menyebut bahwa korban tak sadarkan diri usai menjadi korban begal, lengkap dengan video yang memperlihatkan seorang wanita terbaring di ruang IGD Puskesmas Sukorejo. Jum’at, (18/4/2025)

Unggahan yang viral di Facebook melalui akun MBK LIE JEMBER di grup “Info Warga Jember” serta di akun Instagram INFO JEMBER 24 itu pun langsung menyita perhatian publik. Namun, setelah ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian, terungkap bahwa kabar tersebut ternyata palsu alias hoaks.

Klik Gambar

Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condro putra melalui Kapolsek Bangsalsari, AKP Joko Sumargo, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari Patroli Cyber Command Centre Polres Jember terkait viralnya video tersebut pada Rabu, 16 April 2025. Menanggapi informasi itu, anggota Polsek Bangsalsari segera mendatangi Puskesmas Sukorejo untuk melakukan penyelidikan.

Dari hasil penelusuran, polisi menemukan bahwa tidak pernah terjadi pembegalan seperti yang disebutkan dalam unggahan. Wanita dalam video diketahui berinisial DF (31), warga Sukorejo Bangsalsari, yang bersama temannya SN (23), warga Tugusari Bangsalsari, tengah terlibat dalam transaksi jual beli sepeda motor.

Baca Juga :   Hotel FortunaGrande Jember menyelenggarakan event olahraga, event dengan tajuk Run To 2025

Keduanya *tanpa seijin orang tuanya* menjual sepeda motor Honda Vario milik DF kepada seorang pembeli berinisial HB seharga Rp17.300.000. Namun, karena BPKB motor masih berada di bank, HB hanya membayar sebesar Rp9.000.000. *Dikarenakan adanya kebutuhan untuk membayar hutang,* DF dan SN kemudian merekayasa cerita seolah-olah telah menjadi korban pembegalan.

Kini, kedua perempuan tersebut telah memberikan klarifikasi kepada pihak kepolisian terkait kebohongan yang mereka buat. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi di media sosial tanpa verifikasi yang jelas.(**)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 102 kali

Baca Lainnya

Saluran Irigasi Terkubur Lumpur, Aktivitas Tambang di Tambahrejo Disorot

30 April 2026 - 14:41 WIB

Sampah Jadi Energi, Lamtim Mulai Bangun TPST Berbasis Refuse Derived Fuel

24 April 2026 - 16:34 WIB

Penanaman Pohon Warnai HUT ke-27 Lampung Timur, Bupati Ela Tekankan Kelestarian Lingkungan

24 April 2026 - 16:16 WIB

Satu Atap Belasan Nyawa: Nestapa Keluarga Yuliarti di Pringsewu Barat Terjepit Kemiskinan dan Birokrasi ‎

22 April 2026 - 17:35 WIB

Truk Tambang Melintas, Jalan Amblas, Dugaan Keterlibatan Orang Nomor Satu di Pringsewu Mencuat

21 April 2026 - 14:35 WIB

Keluarga besar RSF Kab Jember Bersinergi dengan Perusahaan air minum TRAS Mojokerto : Memperkuat Ekonomi Keluarga.

21 April 2026 - 13:42 WIB

Trending di Jawa Timur