Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 31 Des 2020 08:02 WIB ·

Ustad Yantori : Bantu Pimilik Ponpes, Malah Mau Dilaporkan ke Polisi


Ustad Yantori : Bantu Pimilik Ponpes, Malah Mau Dilaporkan ke Polisi Perbesar

TULANG BAWANG,(GS) — Menyikapi laporan ke Polres Tulangbawang, yang dilakukan oleh Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes)Almunfarijah Tulung Boho, Kecamatan Menggala, Ahmad Al Habibi, terhadap Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI)Kabupaten Tulangbawang, beberapa waktu yang lalu, disikapi oleh Ustadz Yantori dengan tenang dan pasrah kepada Allah SWT.

Dikatakan oleh ustadz Yantori, bahwa semua yang terjadi dan yang dialami oleh setiap muslim didunia ini, pernah dilami oleh para Nabi dan Rasul, seperti kisah Nabi Yusuf, AS, sebelum dia menjadi seorang perdana Mentri, dia pernah penjara akibat tuduhan pemerkosaan terhadap Zulaikha.

Baca Juga :   Pengukuhan Pimpinan Cabang Muhammadiyah & Aisyiyah Se-Kabupaten Tulang Bawang Periode 2023-2027

”Ada juga kisah Nabi Ibrahim, AS, yang menghancurkan berhala raja Namrud, akibat perbuatannya ia dibakar hidup-hidup, atas kuasa Allah SWT, Nabi Ibrahim tidak tersentuh oleh jilatan api, apalagi seperti saya, yang hanya seorang ketua MUI, kalaupun harus dipenjara saya akan terima, biar ada sejarahnya dalam hidup, membantu orang malah dipenjara,”terang ustadz Yantori, saat ditemui diruang kerjanya, jalan Cendana, Menggala. Selasa, (29/12/2020).

Klik Gambar

Tapi tidak semesti, lanjut Ustadz Yantori, karena apa yang ia lakukan semata-mata membantu pemilik Ponpes di Tulang Bawang, tidak ada indikasi apapun didalam batuan yang diberikan oleh Pemkab Tulang Bawang.

Baca Juga :   Hebohnya Foto VCS Oknum PNS, Dinas Pendidikan Lakukan Pemanggilan

”Saya hanya menyeleksi berkas yang sudah diformat oleh Kepala BAPPEDA Tuba, untuk menconteng 31 Ponpes yang menerima bantuan sebesar Rp.20 juta. Masalah ada dan tidaknya Ponpes yang mendapatkan bantuan bukan kewenangan saya, semuanya telah ditetapkan,”ujar Ustadz Yantori.

”Karena itu, saya tidak akan memperpanjang masalah ini, biarkan saja, karena kita harus menjaga tali silaturahmi persaudaraan, sesuai dengan selogan Kabupaten Tulangbawang, Saibumi Nenggah Nyappur, yang diartikan, walaupun berbagai macam suku yang ada, harus menbaur menjadi satu, demi kemajuan Kabupaten Tulangbawang,”ucap Yantori. (Tim)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Paguyuban Seni Tiban, Azwar Hadi Berharap Generasi Muda Agar Melestarikan Budaya Daerah Jangan Sampai Hilang

23 Mei 2026 - 16:49 WIB

Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Lampung, Bupati Ela: Butuh Pengawasan Pasar Dan Penguatan Sektor Perdagangan

22 Mei 2026 - 16:58 WIB

Sekdakab Lamtim Pimpin Sidang Penetapan dan Rekomendasi Cagar Budaya Peringkat Kabupaten Tahun 2026

22 Mei 2026 - 12:21 WIB

Program Desa Migran Emas, Pemkab Lamtim Berkomitmen Dukung Penuh Perlindungan Anak PMI

21 Mei 2026 - 00:47 WIB

WALHI Lampung : Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Tambahrejo Tak Bisa Dibiarkan

2 Mei 2026 - 21:02 WIB

Rapat Kordinasi, SMSI Tingkatkan Profesionalisme Perusahaan Media

1 Mei 2026 - 17:21 WIB

Trending di Berita Terkini