Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 31 Mar 2021 15:19 WIB ·

Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di 2 Kabupaten Jawa Timur


Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di 2 Kabupaten Jawa Timur Perbesar

Surabaya (GS) – Press Confrence Kombes Pol Gatot Repli Handoko Kabid Humas Polda Jatim perihal Penangkapan dua orang terduga teroris selasa (30/3/21) pukul 14.30 kemarin, di dua tempat yang berbeda, keduanya diduga berkaitan dengan aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makasar, Sulawesi selatan oleh Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri.

Kombes Pol Gatot Repli Handoko menerangkan Kedua tersangka teroris tersebut ditangkap karena terindikasi merupakan jaringan kelompok radikal JAD (Jamaah Ansharut Daulah), dalam penangkapan Tim Densus 88 mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya dua pucuk senjata api rakitan dan satu buah buku jihad, di Polda Jatim Surabaya. Rabu (31/3/21).

Baca Juga :   Bambang-Rafieq Akan Dilantik di Istana Negara Pada 6 Februari

Penangkapan yang dilakukan oleh Tim Densus 88, menurut keterangan Kabid Humas Polda Jatim dilakukan di dua tempat yang berbeda, NMR ditangkap di Kabupaten Tulungagung, sedangkan untuk terduga LAM dilakukan penangkapan di Kabupaten Nganjuk dengan barang bukti dua pucuk senjata api rakitan dan sebuah buku fiqih tentang jihad.

Klik Gambar

Penangkapan dilakukan karena keduanya diduga akan melakukan amalia di daerah Jawa Timur, “Kedua terduga teroris yang ditangkap tersebut, diduga akan melakukan amalia di jatim,” terang Kombes Pol Gatot saat press conference.

Baca Juga :   Lapas Kelas IIA Jember Laksanakan Upacara Hari Pahlawan 2024

“Para terduga yang ditangkap oleh Densus 88  merupakan Jaringan Kelompok JAD, yang mana keduanya berkaitan dengan aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makasar, “tambahnya.

Kabid Humas Polda Jatim berharap tindakan tersebut adalah wujud hadirnya Negara di tengah-tengah masyarakat, diharapkan masyarakat khususnya Jawa Timur tetap tenang dan menjalankan aktifitas seperti biasa serta bisa bersama-sama menjaga kamtibmas.

Baca Juga :   Bocah 9 Tahun Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

“Kami berharap semua tindakan yang dilakukan, adalah bentuk hadirnya negara dalam menjaga keamanan, dan ketertiban masyarakat, agar masyarakat bisa menjalankan aktifitasnya seperti biasa, hal ini tentunya bisa dilakukan dengan bersama-sama adanya kepedulian masyarakat mulai dari lingkungan baik RT/RW, “ungkapnya. (Humas Polri)

ed: roexien esc

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

WALHI Lampung : Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Tambahrejo Tak Bisa Dibiarkan

2 Mei 2026 - 21:02 WIB

Rapat Kordinasi, SMSI Tingkatkan Profesionalisme Perusahaan Media

1 Mei 2026 - 17:21 WIB

Menuju Generasi Emas 2045, Babinsa Kodim 0429/Lamtim All Out Dampingi Distribusi MBG

30 April 2026 - 15:07 WIB

Distribusi SPPT PBB 2026 Dimulai, Warga Lampung Timur Kini Bisa Bayar Pajak Lebih Mudah

30 April 2026 - 14:46 WIB

Saluran Irigasi Terkubur Lumpur, Aktivitas Tambang di Tambahrejo Disorot

30 April 2026 - 14:41 WIB

Bupati Lampung Timur Ajak Seluruh Elemen Berkolaborasi Aktif Di Media Sosial Kampaye Anti Norkoba

30 April 2026 - 14:32 WIB

Trending di Berita Terkini