Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 2 Mar 2025 12:52 WIB ·

Tanah yang disewakan Puluhan Tahun, Muncul Serifikat HGU di desa Petung Ahli waris Akan Menempuh Jalur Hukum.


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Korwil Jatim Holiyadi

Jember, Gemasamudra.com – Supeno (80) dan saudaranya warga Desa Petung Kecamatan Bangsalsari Jember yang juga ahli waris dari Karim alias pak Sadin, mencari keadilan atas terbitnya Sertifikat Hak Pakai atau HGU atas tanah leluhurnya yang memiliki luas total kurang lebih 96 hektar, setelah tanah tersebut di sewa oleh pihak Perusahaan Perkebunan.

Dengan didampingi kuasa pendamping seperti LP-KPK (Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan) Komisi Daerah Jawa Timur dan Lembaga Independen Barisan Anti Suap (Libas) Jember, Supeno mendesak kepada pihak-pihak yang terlibat penerbitan Sertifikat HGU untuk lahan seluas kurang lebih 96 hektar yang ada di pinggir jalan nasional tersebut.

Klik Gambar

Purnadi kuasa pendamping dari LP KPK menyatakan, bahwa pihaknya akan membawa persoalan terbitnya sertifikat HGU atas tanah pak Karim alias Sadin. “Kami akan menempuh pidana terhadap pihak yang terlibat dalam penerbitan sertifikat tersebut,” ujar Purnadi.

Baca Juga :   Momentum Pengabdian dan Tanggung Jawab Prajurit TNI AD, Letkol Inf Juni Fitriyan Berikan Selamat Kenaikan Pangkat Kepada Prajuritnya.

Menurut Purnadi, pihak yang paling bertanggung jawab atas terbitnya sertifikat tersebut, adalah kepala desa, juru ukur dan juru catat. “Saat hendak diterbitkan sertifikat, tentu butuh persetujuan dari kepala desa, apalagi tanah ini pernah bersengketa pada tahun 1980 dan tahun 2007 an,” ujar Purnadi.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Agus Sakera kuasa pendamping yang juga ahli waris dari Pak Karim alias pak Sadin, menurutnya proses pengajuan sertifikat, tentu harus ada tanda tangan kepala desa, dan pihak kepala desa mengecek asal usul tanah tersebut.

“Tanah milik pak Karim, itu sudah di patok, dan dulu pernah rame karena ada sengketa, lha kok tahun 2023 muncul sertifikat, ini jelas jelas ada permainan, dan kami pastikan akan kami usut dan proses hukum,” tegas Agus Sakera.

Riwayat tanah yang kini sebagian sudah terbit sertifikat hak guna atau hak pakai, merupakan tanah milik Pak Karim alias pak Sadin, hal ini dikuatkan dengan 4 bukti petok atau pipil yang diterbitkan pada era Belanda.

Baca Juga :   Pemkab Jember Gali Potensi TORA ( Tanah Objek Reforma Agraria) Melalui Rakor GTRA Bersinergi dengan BPN

4 petok tersebut, diantaranya petok nomor 28 memiliki luas 12.235 M2, petok nomor 123 dengan luas 32.117 M2, petok nomor 212 dengan luas 7.120 M2 dan petok nomor 122 dengan luas 44.133.

Tanah tersebut merupakan pemberian dari Belanda pada era penjajahan, atau sekitar tahun 1943, kemudian tanah tersebut disewakan ke perkebunan.

Hal ini tertuang dalam surat pernyataan yang dibuat oleh Munadjak, dimana pada tahun 1963, dirinya menjadi mandor di LMODE (Landbouw Maatschappij Out to Deventer) perkebunan Belanda berkedudukan di Jember, dimana sindernya saat itu orang Belanda bernama Tn. Astraten.

Kemudian pada tahun 1964, Astraaten menitipkan sejumlah dokumen 1 bendel kepada Munadjak, dengan berpesan, agar surat-surat tersebut dijaga dan tidak diserahkan ke orang lain, sedangkan Tn. Astraaten sendiri pulang ke negaranya di Belanda dan tidak kembali lagi.

Baca Juga :   GPP Wil 3 Jatim Dorong Pembinaan dan Sertifikasi Calon Ahli K3 Umum

“Saya akan kembali ke Belanda, dan tidak akan ke negerimu lagi, ini saya titip surat-surat penting dari FAHBOK, siapapun yang meminta ini jangan diserahkan,” kata Munadjak dalam pernyataannya yang dibuat pada 10 November 2014 dan dibubuhi materai dan cap Jempol.

Munadjak juga tidak mengetahui isi surst-surat tersebut, namun oleh saudara istrinya yang bernama Supar, dirinya diberi tahu, jika surat-surat tersebut adalah surat Pajak milik pak Karim alias pak Sadin.

Kemudian pada tahun1965, kondisi desa Petung mengalami kekacauan seiring dengan peristiwa Gestapu, Munadjak dipindah ke PPN V Jember, sedangkan tanah yang dikelolanya, oleh Hansip disuruh mengosongkan, dan semua petani yang menggarap tanah diusir.

Kemudian surat-surat titipan Tn. Astraaten ditaruh di Kebun Cubung Kaliwining, kemudian dirinya dipindah ke PTPN XXVII sampai pensiun pada tahun 1987. (**)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 109 kali

Baca Lainnya

Polsek Ajung Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Lomba Agustusan Jember, WARTA RAKYAT.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Polsek Ajung menggelar berbagai kegiatan lomba Agustusan yang diikuti keluarga besar Polsek Ajung. Kegiatan tersebut mengusung semangat “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” serta menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan Polsek Ajung. Lomba dilaksanakan di Latar Ijo pada Selasa, 25 Agustus 2025, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Seluruh keluarga besar Polsek Ajung diharapkan hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan mengenakan dress code merah putih. Beragam perlombaan disiapkan untuk memeriahkan suasana, di antaranya estafet kardus, lomba makan kerupuk untuk anak-anak dan orang tua, serta lomba kempit balon. Tidak hanya menjadi hiburan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat rasa kebersamaan, kekompakan, dan semangat nasionalisme keluarga besar Polsek Ajung. Dengan semangat kemerdekaan, seluruh peserta diajak untuk menyatukan langkah, mempererat kebersamaan, dan merayakan kemerdekaan melalui kegiatan yang penuh keceriaan. Kegiatan lomba Agustusan tersebut berlangsung dalam suasana meriah dan penuh keakraban sebagai bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81.

27 Agustus 2026 - 10:13 WIB

Sangat Fantastis!!! Anggaran Revitalisasi SDN Wonorejo 01 Capai Rp864 Juta

27 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Murka’i PJ Kades Pancakarya Garda terdepan Dukung Pelayanan Kesehatan  Program Homcare 

26 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Wali Kota Metro Lepas Peserta OJT Reguler Batch 38 IDEA Indonesia, Siap Ditempatkan di Hotel Bintang 3, 4 dan 5 tim diskominfo26 Agustus 2026 

26 Agustus 2026 - 18:19 WIB

Oknum Kades di Jember Diduga Menggadaikan Mobil Rental Daihatsu

18 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Harapan Dandim 0824/Jember Generasi Muda Harus Isi Kemerdekaan dengan Hal Positif

17 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Trending di Berita Nasional