Korwil Jatim Holiyadi
Jember, Gemasamudra.com – Pemerintah Kabupaten Jember menggelar penyambutan resmi bagi tim dan pendukung Persid Jember yang baru kembali sabtu (7/2/2026). Acara digelar di Pendopo Wahyawibawagraha sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Persid menjuarai Grup NN dan memastikan diri lolos ke Liga 4 Nasional.
Keberhasilan tersebut diraih setelah Persid Jember menutup laga terakhir Grup NN dengan hasil membanggakan saat menghadapi Persepam Pamekasan, Jumat (6/2/2026), di Lapangan Gelora Bung Sumardji, Nganjuk. Dengan raihan tersebut, Persid resmi mencatatkan sejarah baru dalam perjalanan sepak bola Kabupaten Jember.
Gus Fawait dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaan atas kebangkitan Persid setelah melalui perjalanan panjang dan penuh tantangan. “Pertama saya mengucapkan rasa syukur. Hari ini Persid benar-benar kembali bangkit. Terima kasih kepada yayasan, manajer, para pelatih, pemain, dan seluruh suporter yang setia mendampingi Persid sampai titik ini,” ujar Gus Fawait.
Ia menegaskan bahwa capaian lolos ke Liga 4 Nasional bukan sekadar hasil pertandingan, melainkan penanda kebangkitan sepak bola Jember yang patut disyukuri dan dibanggakan bersama. “Hari ini kita menciptakan sejarah baru. Persid sudah lolos ke Liga 4 Nasional. Mudah-mudahan ini menjadi awal dari kebangkitan Persid menuju level yang lebih tinggi,” lanjutnya.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Jember, Gus Fawait juga menyampaikan komitmen penuh untuk terus memberikan dukungan nyata bagi kejayaan Persid dan pengembangan sepak bola daerah. Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait juga menyampaikan kebijakan strategis yang mendapat sambutan hangat dari para pemain. Pemerintah Kabupaten Jember akan memprioritaskan beasiswa kuliah bagi pemain Persid yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi.
Lebih jauh, Gus Fawait menyebut semangat para pemain Persid sebagai semangat pengabdian dan pembuktian. “Ini adalah pengabdian untuk Kabupaten Jember, sekaligus pembuktian bagi siapa pun yang selama ini meragukan semangat anak-anak muda Persid,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Jember juga menyatakan dukungan terhadap langkah Yayasan Persid yang berencana bertransformasi menjadi Perseroan Terbatas (PT) sebagai syarat untuk melangkah ke kompetisi yang lebih tinggi. “Saya mengamini dan merestui jika Yayasan Persid bertransformasi menjadi PT, agar Persid bisa melangkah dari Liga 4 menuju Liga 3 dan seterusnya,” ucap Gus Fawait.
Sementara itu, Ketua Yayasan Persid Jember Baru Jember Maju, Ardi Pujo Prabowo menyampaikan bahwa keberhasilan Persid tidak lepas dari dukungan penuh Bupati Jember beserta jajaran pemerintah daerah. “Gus Bupati ini Gus-nya Persid. Beliau memberikan dukungan penuh, sehingga Persid bisa melangkah sampai sejauh ini. Tanpa dukungan beliau dan jajaran, kami tidak mungkin berada di titik ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, Persid telah berhasil menembus empat besar, lolos Liga 4 Nasional, serta memastikan tempat di putaran nasional dengan status juara grup dan perolehan tujuh poin. Meski demikian, Ardi juga menyampaikan bahwa perjuangan Persid tidak tanpa pengorbanan. Sejumlah pemain harus mendapatkan perawatan medis akibat cedera yang dialami selama kompetisi.
Ke depan, Yayasan Persid menegaskan tekad untuk mewujudkan kemandirian klub melalui transformasi kelembagaan menjadi PT, sekaligus membuka ruang lebih luas bagi pembinaan pemain asli Jember.
“Kami ingin mandiri. Kami ingin Persid melangkah ke Liga 3 sebagai sebuah PT, dan kami ingin mencetak pemain-pemain asli Jember yang bisa membanggakan daerah,” pungkasnya.






