Menu ✖

Mode Gelap

Berita Terkini · 10 Sep 2026 13:24 WIB ·

Pemkab Lamtim Gandeng PCNU, Kuatkan Ketahanan Pangan Hingga Hilirisasi Hasi Tani


Pemkab Lamtim Gandeng PCNU, Kuatkan Ketahanan Pangan Hingga Hilirisasi Hasi Tani Perbesar

Sukadana-gemasamudra.com- Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menggandeng Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian. Komitmen itu ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Aula Kantor PCNU Lampung Timur, Kamis (10/9/2026).

Kerja sama ini menyasar penguatan sektor pertanian dari hulu ke hilir: mulai dari produksi, pengolahan, hingga pemasaran. Targetnya, manfaat ekonomi langsung dirasakan petani dan Kelompok Wanita Tani (KWT).

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah,Ketua DPRD Rida Rotul Aliyah, Sekda Rustam Effendi, Ketua PCNU Lampung Timur Dardiri, serta kepala OPD terkait.

Klik Gambar

Ketua PCNU Lampung Timur, Dardiri, menyatakan NU siap menjadi penggerak program ketahanan pangan hingga ke tingkat ranting.

Baca Juga :   Team Relawan Rina Hasbi (BERHIAS) Siap Menjaga Pilkada Kabupaten Way Kanan Agar Kondusif dan Aman

“PCNU Lampung Timur siap bersinergi dengan Pemkab. Melalui jaringan pesantren, majelis taklim, dan kelompok tani binaan NU, kita akan kawal program ini sampai ke tingkat ranting. Ini bentuk khidmah NU untuk umat dan bangsa,” ujar Dardiri.

Menurutnya, selain meningkatkan produksi, hilirisasi juga penting. Hasil tani harus diolah dan diberi inovasi agar memiliki nilai jual lebih tinggi.

Bupati Ela Siti Nuryamah menegaskan PKS ini adalah langkah konkret menggerakkan sektor pangan dari lapangan.

“Melalui Perjanjian Kerja Sama ini, kita ingin memastikan semua program ketahanan pangan punya ujung tombak di lapangan. Para petani dan ibu-ibu KWT menjadi motor penggeraknya,” kata Ela.

Baca Juga :   Karyawan Koperasi Diduga Gelapkan Uang Rp 9 Juta dan Motor Iventaris Terancam 5 Tahun Penjara

Bupati Ela menekankan, ketahanan pangan bukan hanya soal menghasilkan pangan, tetapi juga memberi nilai ekonomi.

“Konsepnya sederhana, dari sawah ke industri rumah tangga, dari kebun ke kemasan. Semua menu programnya sudah ada di Pemda. Tinggal kita gerakkan bersama-sama,” tegasnya.

Semangat ini disambut baik KWT yang selama ini sudah mengolah hasil tani menjadi makanan. Mereka berharap dukungan Pemkab dan NU bisa membuka akses pasar lebih luas.

“Kami siap. Dengan adanya hilirisasi dari NU dan Pemda, kami berharap produk kami bisa masuk pasar yang lebih luas,” ujar perwakilan KWT.

Baca Juga :   Rp80 Miliar Dianggarkan Pembangunan Stasiun KA Bandara

Sebagai bagian kegiatan, Bupati Ela menyerahkan bantuan bibit tanaman dan alat pertanian secara simbolis. Sementara PCNU menampilkan produk olahan hasil karya kader NU.

Penyerahan ini menjadi bukti kerja sama tidak berhenti di atas kertas, tetapi langsung menyentuh masyarakat.

Melalui kolaborasi ini, Pemkab dan PCNU menargetkan ketahanan pangan Lampung Timur berjalan dari hulu hingga hilir. Mulai dari meningkatkan produksi, keterampilan pengolahan, penguatan kelembagaan, hingga membuka akses pemasaran.

Langkah ini diharapkan membangun pertanian yang lebih produktif, berkelanjutan, dan meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi petani Lampung Timur. (*)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Revitalisasi TK Permata Hati: P2SP Diduga Diisi Keluarga, Pengadaan Libatkan Kontraktor

3 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Rotasi Jabatan di Pemkab Lamtim, Sekda Lantik Kabid Perpustakaan Dan Kabid Sarpras Disdikbud

2 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Swakelola atau Proyek Kontraktor? Revitalisasi TK Permata Hati Libatkan Keluarga Kepala Sekolah

2 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Ketua P3A Mulyosari Bungkam! Proyek Irigasi APBN 2026 Ditemukan Paving Pecah di Lantai Dan Dinding Saluran

30 September 2026 - 08:39 WIB

Ketua SMSI Lamtim Soroti Proyek P3-TGAI di Pasir Sakti Dan Labuhan Maringgai: Jangan Dipaksakan, Kalau Paving Pecah Wajib Diganti!

30 September 2026 - 06:57 WIB

Limbah SPPG Babakan Jadi Sorotan, IPAL Awal Diganti, Mitra MBG Bereaksi Keras

29 September 2026 - 11:09 WIB

Trending di Berita Terkini