Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 13 Mar 2026 15:09 WIB ·

*Pemkab Jember Pastikan THR bagi PPPK Paruh Waktu, Gus Fawait: Ini Bentuk Pengakuan dan Keadilan*


*Pemkab Jember Pastikan THR bagi PPPK Paruh Waktu, Gus Fawait: Ini Bentuk Pengakuan dan Keadilan* Perbesar

Korwil Jatim Holiyadi

Jember, Gemasamudra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan dan memberikan perlakuan yang adil bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam pernyataan terbarunya, Kamis (12/3/2026) malam, Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa pihaknya tengah memaksimalkan kewenangan daerah untuk memperhatikan nasib seluruh pegawai, termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Klik Gambar

Salah satu langkah nyata yang diambil adalah keputusan Pemkab Jember untuk mengalokasikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para PPPK Paruh Waktu. Gus Fawait menyampaikan bahwa upaya ini merupakan bentuk ijtihad pemerintah daerah dalam mengoptimalkan peran dan hak para pegawai.

Baca Juga :   Kado HUT ke-97 Pemkab Jember, Tiket Papuma–Watu Ulo Rp12.500 Dinilai Dorong Ekonomi Rakyat

Terkait besaran tunjangan tersebut, Gus Fawait mengungkapkan bahwa Pemkab Jember sebenarnya mengajukan usulan agar THR diberikan sebesar 100 persen. Namun, setelah melalui proses harmonisasi dengan kementerian terkait, diputuskan angka yang disetujui adalah sebesar 50 persen.

“Kami merupakan kabupaten yang mengusulkan besaran THR sebesar 100 persen. Namun, tadi setelah kami melakukan harmonisasi dengan Kementerian Hukum, maka baru disetujui sebesar 50 persen,” ujar Gus Fawait.

Meskipun terdapat batasan kewenangan antara pemerintah daerah dan pusat, Gus Fawait menegaskan bahwa Pemkab akan terus berikhtiar memberikan keadilan bagi seluruh ASN, baik itu PNS, PPPK, maupun PPPK Paruh Waktu.

Besaran THR yang diterima oleh setiap PPPK Paruh Waktu akan diatur secara proporsional. Hal ini merujuk pada regulasi yang berlaku, di mana masa kerja berdasarkan Terhitung Mulai Tanggal (TMT) kontrak masing-masing pegawai menjadi penentu.

Baca Juga :   Es Krim Viral Pelepas Dahaga Hadir Di Tiuh Tohou Tulang bawang

“Besaran THR mengikuti Pasal 9 Angka 14, bahwa sesuai secara proporsional bulan sesuai TMT dari kontrak kerja masing-masing PPPK. Jadi ada yang 8 bulan, ada yang 12 bulan, ada juga yang 6 bulan, sehingga bisa diberikan sesuai dengan bulannya 50 persen untuk P3K Paruh Waktu,” urai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Yuliana Harimurti.

Namin, bagi Gus Fawait, kebijakan ini bukan sekadar persoalan nominal uang. Lebih jauh, ini adalah simbol pengakuan negara terhadap status mereka sebagai bagian dari ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.

Baca Juga :   Kunjungi SMPN 1 Kencong, Bupati Fawait Dorong Budaya Literasi dan Edukasi Usia Ideal Kehamilan

“Sebetulnya ini bukan hanya urusan angka bagi kawan-kawan PPPK Paruh Waktu, tapi hak dan pengakuan sebagai ASN. Kami berkomitmen Pemkab Jember akan memberikan hak dan pengakuan tanpa diskriminasi semampu kami,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Gus Fawait mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dan mendoakan agar perjuangan meningkatkan kesejahteraan pegawai di Jember senantiasa mendapat rida dari Allah SWT. Gus Fawait berjanji akan terus berdiri di garda terdepan untuk memperjuangkan nasib seluruh pegawai Pemkab Jember.***

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Polri Untuk Masyarakat : AKP Nisin Pimpin Bagi Takjil Berikan Edukasi Tentang Tertib Lalu Lintas

13 Maret 2026 - 15:27 WIB

Iptu Nurudin Anggota Polres Bondowoso Bantu Sesama Dibawah Kaki Gunung Raung

13 Maret 2026 - 13:10 WIB

522 Personel Dikerahkan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 di Jember Menyambut Lebaran 

13 Maret 2026 - 07:34 WIB

Gus Fawait Memberikan Apresiasi Kesiapan Pos Pengamanan Mudik Jember

13 Maret 2026 - 07:28 WIB

Menu MBG Dinilai Tak Penuhi Standar Gizi, Sejumlah Sekolah di Wirowongso Tolak Penyaluran dari SPPG Darul Falah Wirowongso 2.

12 Maret 2026 - 22:16 WIB

Pemkab Jember Intensifkan Inspeksi Bus Angkutan Jelang Lebaran demi keselamatan Pemudik.

12 Maret 2026 - 15:46 WIB

Trending di Berita Nasional