Korwil Jatim Holiyadi
Jember, Gemasamudra.com – Persatuan Drumband Indonesia (PDBI) Kabupaten Jember mulai menapaki langkah serius menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Salah satu upaya konkret dilakukan melalui seleksi atlet drumband yang digelar di Jember Sport Garden (JSG), Minggu (2/1/2026).
Memasuki hari kedua, tahapan seleksi difokuskan pada pengujian ketahanan fisik dan kecepatan. Para peserta menjalani latihan Lomba Berbaris Jarak Pendek (LBJP) atau teknik jalan cepat, serta sprint 100 meter sebagai tolok ukur kemampuan fisik dasar atlet.
Manajer PDBI Jember, Rizky Setyo Budi, menjelaskan bahwa kekuatan fisik menjadi fondasi utama sebelum atlet diasah pada aspek teknis dan artistik drumband. Menurutnya, meskipun beberapa nomor lomba Porprov menempuh jarak menengah hingga 800 meter, endurance tetap menjadi faktor penentu performa.
“Fisik adalah modal awal. Kalau daya tahan tidak kuat, kemampuan teknis dan musikal sulit berkembang maksimal,” kata Rizky.
Seleksi tahun ini diikuti oleh 43 calon atlet, terdiri dari 22 putra dan 21 putri. Namun, dua peserta putri terpaksa mengundurkan diri karena pertimbangan kesehatan. Rizky menegaskan bahwa aspek medis menjadi perhatian serius dalam proses seleksi.
“Kami menerapkan standar kesehatan ketat. Keselamatan atlet jauh lebih penting daripada memaksakan target,” ujarnya.
Dari seluruh peserta, PDBI Jember hanya akan menetapkan 22 atlet terbaik—masing-masing 11 putra dan 11 putri—sebagai tim inti. Atlet terpilih nantinya tidak hanya dituntut unggul secara fisik, tetapi juga memiliki kemampuan serba bisa.
Seluruh atlet ditargetkan mampu menguasai berbagai peran, mulai dari instrumen tiup, perkusi, hingga color guard. Strategi ini disiapkan untuk menghadapi 17 mata lomba yang akan dipertandingkan pada Porprov 2027.
“Konsepnya atlet harus fleksibel dan adaptif. Dengan begitu, tim tetap solid meski terjadi rotasi atau penyesuaian nomor lomba,” pungkas Rizky.






