Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 13 Feb 2021 22:47 WIB ·

Merasa Janggal, Keluarga Pasien Covid yang Meninggal Dunia, Pertanyakan Hasil Swab


Merasa Janggal, Keluarga Pasien Covid yang Meninggal Dunia, Pertanyakan Hasil Swab Perbesar

Gemtasamudra.com

PRINGSEWU – (GS) – Keluarga pasien Covid-19 asal Kecamatan Pagelaran merasa janggal atas hasil swab pasien MH (52) yang meninggal dunia karena terkonfimasi positif Covid-19.

MH meninggal dunia pada 7 Februari lalu, setelah sebelumnya dirawat di Ruang Alamanda, RSUD Pringsewu.

Berdasarkan hasil yang dikeluarkan oleh pihak RSUD dari Laboratorium Pemeriksaan Balai Labkes Lampung menunjukan keterangan hanya Swab Nasofaring (Swab Antigen) sampel pemeriksaan yang diambil melalui hidung. Sedangkan pada saat pemeriksaan dalam pengambilan sampel yang dilakukan oleh pihak RSUD dari dalam hidung dan tenggorokan atau biasa disebut Swab PCR.

Klik Gambar

Menurut keterangan Tolibuana,  adik kandung MH mengatakan, bahwa rumah sakit telah melakukan pemeriksaan pengambilan sampel dari mulut dan hidung, itu pun dilakukan dua kali selama dua hari berturut-turut.

Baca Juga :   Jalin Sinergitas, IWO Lamteng Silaturahmi ke Kadiskominfo

“Yang saya lihat pengambilan sampel melalui hidung dan mulut,” terang Tolib.

Senada, NU suami dari MH juga merasa janggal setelah menerima hasil swab yang diberikan oleh pihak rumah sakit. Menurutnya, hasil tersebut tidak sesuai dengan apa yang telah mereka lakukan, yakni pengambilan sampel dalam hidung dan tenggorokan.

“Masa yang keluar hanya hasil swab nasofaring atau swab antigen, lah mana hasil swab PCR nya, kemudian dalam surat tertera pengiriman spesimen di tanggal 2 Maret 2021, kemudian tanggal pengambilan spesimen 2 Februari 2021, saya rasa hasil ini menunjukan kecurigaan, seolah direkayasa,” beber NU.

Baca Juga :   Kuasa Hukum Dewa Kadek Budia: Tegaskan Pentingnya Fakta dan Hukum Normatif dalam Putusan Majelis Hakim

Selain itu, hasil swab yang dikeluarkan oleh pihak RSUD tidak didapati penanggung jawabnya. Dalam surat swab milik MH tidak ada yang menandatangani. Sedangkan, anak kandungnya yang pernah kontak langsung dengan MH yang sudah melakukan swab PCR dengan hasil spesimen swab Nasofaring dan Orofaring dengan hasil negatif, itupun surat keterangan hasilnya di tandatangani oleh dokter yang menanganinya sebagai penanggungjawab.

“Anehnya hasil swab punya istri saya tidak ada tandatangani penanggungjawabnya, sedangkan anak saya sudah melakukan swab jelas penanggungjawabnya, ada apa ini pihak RSUD Pringsewu,” keluh NU.

Terpisah, Direktur RSUD Pringsewu dr. Nofly, saat dikonfirmasi mengatakan, jika swab antigen bisa dilakukan di RSUD setempat.

Baca Juga :   Oprasi KKYD Anggota Polsek TBT Terima 3 Butir Amunisi Aktif Dari Warga

“Bisa kalau swab antigen, ya hasilnya kurang lebih 30 menit,” ucap Nofly saat dihubungi via WhatsApp.

Kemudian, untuk Swab PCR sementara ini tidak bisa dilakukan di RSUD Pringsewu.

“Sebenarnya bisa juga dilakukan di RS, tapi karena catridgenya habis, jadi harus ke Labkesda Balam. Untuk hasilnya antara 3-5 hari,” pungkasnya.

Sementara, saat ditanya mengapa dalam surat hasil tes swab nasofaring milik MH tidak ditandatangani oleh Labkesda, ia mengatakan seharusnya surat itu ditandatangani oleh Labkesda.

“Seharusnya ada itu tanda tangan dari pemeriksa,” pungkasnya.

Penulis : (Tim/Red)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 31 kali

Baca Lainnya

DPD PSI Pringsewu Gelar Konsolidasi: Siap “Tempur” dan Targetkan Kursi di Pesta Demokrasi

14 April 2026 - 21:31 WIB

Satpol PP Belum Bertindak, Pembangunan Kampus di Lahan Sawah Pringsewu Terus Berjalan

14 April 2026 - 20:48 WIB

Dari Lumbung Pangan ke Bisnis Kos-Kosan, Alih Fungsi Lahan di Pringsewu Kian Brutal

13 April 2026 - 22:02 WIB

Gas Elpiji 3 Kg Langka di kecamatan Ajung, Warga Keluhkan Pasokan Minim

12 April 2026 - 12:44 WIB

Management Global Group (MGG) Sampaikan Ucapan Selamat atas Dilantiknya Fatmawati, S.E sebagai Wakil Ketua DPRD Jember

10 April 2026 - 17:23 WIB

Belum Berizin, Toko Keramik di Pringsewu Utara Dihentikan Sementara

7 April 2026 - 10:44 WIB

Trending di Daerah