Pringsewu (GS) – Kejari Pringsewu masih menunggu hasil pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Lampung terkait dugaan korupsi di Sekretariat DPRD kabupaten setempat.

“Kami masih menunggu hasil dari BPKP kok. Karena lembaga yang menghitung kerugian negara salah satunya adalah BPKP,” kata Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pringsewu M Marwan Jaya Putra , Kamis (27/5/2021) via WhatsApp.

Baca Juga :   Dugaan Mark Up Dana Desa Disertai Pungli, Kakon Ambarawa Induk Segera Dipanggil Inspektorat

Marwan menegaskan, pihaknya masih akan terus memproses dugaan kebocoran anggaran di Setwan tahun 2019-2020 yang mencapai 55 miliar tersebut.

“Kalau sudah ada hasilnya pasti diinfokan kok ke teman-teman media kok,” ucap dia.

Penulis : Redaktur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here