Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 25 Okt 2019 20:31 WIB ·

Kegiatan P3A Sukoharjo II Diduga Dikerjakan Tidak Sesuai Dengan Besik Tehnik


Kegiatan P3A Sukoharjo II Diduga Dikerjakan Tidak Sesuai Dengan Besik Tehnik Perbesar

Pringsewu (GS) – Dalam rangka penyediaan air irigasi bagi tanaman padi menjadi salah satu kunci yang mendukung peningkatan produksi pangan. Terjaminnya penyediaan air irigasi bisa diupayakan melalui peran Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).

Pada tahun 2019 ini, P3A yang berada di pekon (desa) mendapatkan kucuran dana untuk membangun saluran irigasi melalui Balai Besar Way Sekampung (BBWS) namun dalam pengerjaannya, tim pelaksana acap kali mengabaikan teknis kerja karena mendapatkan keuntungan pribadi seperti kegiatan pembuatan saluran cacing (drinase) di Pekon Sukoharjo II Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Peingsewu, diduga dikerjakan tidak sesuai dengan besik tehnik (bestek).

Baca Juga :   Pengabdian Kepala Desa Pugung Raharjo Bisa Dijadikan Contoh

Hal ini disampaikan salah satu warga setempat EN saat ditanya oleh media ini perihal terkait teknis pekerjaan drinase tersebut. Jum’at (25/10).

Klik Gambar

” Dilhat sendiri saja mas, dan setahu saya galiannya rata tidak ada galian yang lebih dalam (sepatu) untuk pondasi batu, kalau pasir untuk dasarannya memang ga ada,” terang EN.

Baca Juga :   Ketua  KPTR Harmonis Siaga Putra Dapat Penghargaan Mentri Koprasi Tingkat Nasional

Sementara itu Ketua P3A Sukohajo II Agus saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya mengatakan bahwa pekerjaan kelompoknya dengan nilai anggaran Rp. 195 juta dipotong pajak dikerjakan sudah sesuai dengan petunjuk teknis dari pendamping.

” Drinase yang dikerjakan panjangnya 420 meter, jadi kami mengerjakan sesuai dengan petunjuk dari pendamping, saya ngerti dengan kawan kawan media, NGO dan yang lainya, jadi mohon kerjasamanya,” terangnya.

Baca Juga :   Jelang Audisi Komika Hunt, DPC AWPI Adakan Audiensi dengan Dinas Kominfo Kabupaten Pringsewu

Saat disinggung tentang siapa tenaga pendamping dalam kegiatan tersebut, Agus menolak untuk memberi informasi lebih jauh.

” Kalau pendamping dari Bandarlampung, tetapi untuk nomor kontaknya saya kordinasi dahulu dengan pendamping,” elaknya.

Penulis : Tim GG

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Wujudkan Generasi Berprestasi dan Religius: Siswa SDN 1 Tanjung Anom Raih Juara Tingkat Kabupaten

19 Februari 2026 - 16:56 WIB

Aroma Busuk Tiap Hari, Limbah Dapur MBG Gumukmas Pagelaran Diduga Cemari Irigasi

18 Februari 2026 - 23:15 WIB

Lara Dibawah Pohon Cokelat: Surat Terakhir Sang Penjual Gorengan untuk Buah Hati

18 Februari 2026 - 15:16 WIB

Polemik Limbah SPPG Sukanegara Memanas, Oknum DPRD Tanggamus Tantang Media Bertemu

17 Februari 2026 - 20:17 WIB

Program Gizi Tercoreng? Limbah Cair Dapur MBG SPPG Sukanegara Bulok Diduga Langgar Aturan Lingkungan

14 Februari 2026 - 21:23 WIB

Ikan Warga Mati, Limbah Dapur MBG Pekon Pariaman Gunung Alip Jadi Sorotan

13 Februari 2026 - 20:24 WIB

Trending di Berita Terkini