Menu

Mode Gelap

Lampung · 24 Jun 2019 15:19 WIB ·

DPRD Tubaba Herring Dengan Tiga Perwakilan Tiyuh Terkait Persoalan Kompensasi SUTT


DPRD Tubaba Herring Dengan Tiga Perwakilan Tiyuh Terkait Persoalan Kompensasi SUTT Perbesar

Tulang Bawang Barat(GS)
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Tulangbawang barat (Tubaba) telah melaksanakan Herring dengan perwakilan beberapa masyarakat dari tiga Tiyuh yang berada di kabupaten setempat terkait persoalan kompensasi SUTT. Senin (24/6/2019).

Sukardi, salah satu anggota DPRD kabupaten Tulangbawang barat menyampaikan, tentunya untuk langkah-langkah yang akan dilakukan DPRD Tubaba mengumpulkan data dari masyarakat dan dengan waktu singkat DPRD Tubaba juga akan memanggil pihak PLN untuk kroscek data apa PLN telah melakukan kompensasi atau ganti rugi pada masyarakat.

Klik Gambar

“Yang pertama kita akan mengumpulkan data awal ataupun data yang sekarang data 2004 atau data diatas 2004 kalo memang ada tanah tersebut sudah over alih kepada orang yang membeli baru, dan yang kedua kita akan undang perusahaan PLN itu untuk kroscek data apakah mereka sudah pernah mendapat kompensasi ataupun ganti rugi kita belum liat karena kita belum manggil PLN, jadi kita belum bisa menyalakan barang ini salah atau benar. Dan dalam waktu singkat ini kita akan undang pihak PLN dalam minggu-minggu ini”, ucapnya seusai Herring di kantor DPRD Tubaba.

Baca Juga :   Asisten I Way Kanan Pimpin Upacara Bulanan dan Apel Siaga Bencana Tahun 2020

Disamping itu, Ari Gunawan Tantaka, selaku kuasa masyarakat di areal perkebunan karet tersebut menyampaikan hasil dari Herring tersebut menurut analisa dari DPRD ada tahapan-tahapan yang belum di selesaikan oleh pihak perusahaan dan dengan itu masyarakat hanya berharap supaya dibayarkan sesuai dengan peraturan yang transparansi.

“Kesepakatan dari dengar tadi bahwa yang pertama itu memang analisa dari DPRD ada tahapan-tahapan yang belum di selesaikan dari perusahaan, tetapi untuk lebih jelasnya kawan-kawan dari DPRD sebagai tempat menyampaikan aspirasi masyarakat langsung akan turun ke lokasi lapangan tempat pihak PT bekerja atau pihak PLN atau tempat tanah lahan nya yang di lalui oleh jaringan SUTT. Selanjutnya mereka akan memanggil pihak perusahaan, harapan masyarakat itu sebenarnya dibayarkan sesuai dengan peraturan saja bukan di bawah tangan, bukan di datangi dari rumah ke rumah ataupun untuk di ajak negosiasi itu bukan tranparansi saja”.

Baca Juga :   KSM Pringsewu Timur Berdalih Tak Tahu Anggaran, Proyek Sanitasi Rp226 Juta Menuai Sorotan

Lanjutnya, apabila ini tidak selesai di tingkat legislatif saya (Ari Gunawan Tantaka) dan tim pengacara pak Rio dan pak Faisal akan koordinasi untuk langkah selanjutnya,kita rundingan dulu, dan kita berharap ini selesai di DPRD kita tidak sampai berfikir mau ke pengadilan atau ke yang lainnya, Tukasnya.(Pauwari)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Warga Pertayankan Kinerja Pemerintah Daerah Tubaba” Karoke Diva Masih Tetap Buka Di Bulan Ramadhan

16 Maret 2026 - 17:59 WIB

Wujudkan Transparansi, BPKAD Pringsewu Teken MoU Datun dengan Kejaksaan

16 Maret 2026 - 08:32 WIB

Wah!! Karaoke Diva Tetap Beroperasi Di Bulan Suci Ramadan,Tidak Mengindahkan Larangan Pemerintah Daerah Tubaba

16 Maret 2026 - 06:41 WIB

Kendalikan Harga Jelang Lebaran, Pemkab Pringsewu Gelar Pasar Murah di Pekon Fajar Agung

10 Maret 2026 - 11:01 WIB

Segitukah Perduli Wali Kota Bandar Lampung Terhadap Warga Yang Terdampak Bencana Banjir Saat Ini

7 Maret 2026 - 01:48 WIB

Wah Gubernur Lampung Perbaiki Dunia Pendidikan Kepsek SMA Negeri 1 Tumijajar Disinyalir Mark-up Dana Boos

2 Maret 2026 - 23:49 WIB

Trending di Tulang Bawang Barat