KALIANDA, – Ditengah pandemi Covid-19 yang melanda saat ini, stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI), cabang Lampung Selatan masih relatif aman.

Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI cabang Lampung Selatan, dr. Reny Indrayani menyebut, stok darah masih terbilang cukup, meski dilanda pandemi covid-19.

“Kalau dilihat dari laporan harian petugas teknis itu masih cukup,” kata dr. Reny, saat dihubungi melalui telfon selulernya, Selasa (26/01/2021).

Namun menurutnya, jumlah stok tersebut tidak seperti pada umumnya. Sebab kata dia, selain karena pandemi, saat ini pihaknya tidak lagi memakai sistem whole blood (keseluruhan darah hasil donor).

Baca Juga :   Kab.Tulang Bawang Proses Pengadaan Barang dan Jasa Sedang Mengalami Gangguan Sistem

“Karena sekarang bukan pakai whole blood lagi, tapi yang sudah dipisah-pisahkan yang namanya packed red blood cells atau PRC yang sudah dipisahkan sel darah merahnya,” jelas dia.

Meski terbilang aman, lanjut Reny, namun stok darah saat ini masih dibawah rata-rata. Hanya saja, jumlah kebutuhan tidak mengganggu dari stok yang ada.

Baca Juga :   Gubernur Lampung, Resmi Melantik Nanang – Pandu Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan

“Biasanya emang lebih, tapi akhir-akhir ini emang agak kurang. Cuma gak sampe kekurangan banget. Artinya masih cukup,” katanya.

Dalam mengantisipasi kurangnya stok darah di PMI Lamsel, pihaknya pun telah mengajak kepada instansi luar untuk berkontribusi dalam memenuhi stok darah tersebut.

“Kita adakan kegiatan di luar, seperti sebelumnya kita ada acara di Kodim, kan mereka kalau mau nyumbang darah kita datangin. Itu sudah ada putaran waktunya, karena mereka sudah biasa,” imbuhnya.

Baca Juga :   Koramil 02 Kodim 0735/Surakarta Dikunjungi Paban Sahli Politik Luar Negeri Bidang Idpol Sahli Kasad

Dimasa pandemi saat ini, pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu merasa takut dan khwatir dalam proses pendonoran, sebab menurutnya, penularan Covid tidak melalui tranfusi darah.

“Selama ini sih aman-aman saja, jadi gak perlu kwatir karena penularan covid ini bukan melalui transfusi darah melainkan melalui pernafasan, jadi aman,” pungkasnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here