Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 19 Okt 2020 16:26 WIB ·

Diduga Terlibat Kampanye Musa-Dito, Walkot Metro Dipanggil Bawaslu Lamteng


Diduga Terlibat Kampanye Musa-Dito, Walkot Metro Dipanggil Bawaslu Lamteng Perbesar

Gemasamudra.com

Lampung Tengah – (GS) – Wali Kota Metro, Ahmad Pairin penuhi panggilan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah, terkait dugaan keterlibatannya dalam kampanye Paslon Musa-Dito di Kecamatan Rumbia beberapa waktu lalu.

Kurang lebih 2 jam, Pairin dimintai keterangannya oleh pihak Bawaslu setempat. Usai keluar dari ruangan, ia menjelaskan bahwa kehadirannya di Bawaslu Lamteng untuk memberikan klarifikasi terkait adanya temuan, dan laporan terkait dirinya ikut dalam kegiatan kampanye Musa-Dito.

“Pada saat itu memang benar saya hadir dan bertemu dengan beberapa Kakam yang ada di Kecamatan Rumbia. Ya hal itu biasa, karena saya kan sering keluyuran dan mencari sapi, karena saya memang beternak sapi,” ungkap Pairin saat di wawancara awak media, Senin (19/10/20).

Klik Gambar

Lebih lanjut ia menuturkan, setelah dirinya hendak pulang, mereka (Kakam) meminta saya untuk berfoto bersama, dengan action atau gaya menyimbolkan dua jari.

Baca Juga :   Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Lamsel Dilantik

“Tetapi saya tidak ngeh (tidak menyadari,Red) kalau hal itu akan berakibat seperti ini. Dan semua yang di tanyakan oleh Bawaslu telah kita berikan jawabannya,” ungkapnya.

Ditambahkan oleh Pairin, ia tidak mengetahui kalau dengan pose foto mengacungkan dua jari itu akan menjadi permasalahan seperti ini.

“Dan pertemuan dengan aparat desa itu memang biasa saya lakukan, apalagi mereka memang pernah menjadi timses kita pada saat pencalonan Bupati beberapa tahun lalu,” jelas Pairin.

Baca Juga :   QOMARU LAUNCHING KAMPUNG MODERASI BERAGAMA, SEMOGA MAMPU MERAWAT KERUKUNAN UMAT BERAGAMA

Ketua Bawaslu Lamteng Harmono menjelaskan, bahwa pihaknya telah memanggil Wali Kota Metro Pairin dalam rangka meminta keterangan dari yang bersangkutan terkait dalam rangka apa yang bersangkutan bertemu dengan beberapa kakam di Kecamatan Rumbia.

“Saat ini kita telah meminta keterangan sebagai data materil dari Pak Walkot Metro, dan kita juga telah berkoordinasi dengan Gakumdu guna menindaklanjuti hal ini,” jelas Harmono, saat dikonfirmasi, Senin (19/10/20).

Baca Juga :   IWO Lamteng Bagikan Hand Sanitizer Gratis Untuk Masyarakat Setempat

Meski demikian Harmono belum bisa memberikan hasil keterangan terkait tindaklanjut itu, karena pihaknya masih akan mengumpulkan data-data pelengkap lainnya agar data materil, dan formilnya dapat lengkap dan pihak Gakumdu yang akan memberikan sanksi, apabila hal itu memang benar.

“Untuk saat ini kita masih melengkapi materilnya dl, bahkan kita juga telah meminta keterangan dari empat kakam dari 9 kakam yang akan kita mintai keterangannya terkait hal itu,” ungkap dia.

Penulis : (Rizal)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Nekat Layani Suntik dan Obat-obatan, Mahasiswa di Pringsewu Diduga Praktik Tanpa Izin

19 Mei 2026 - 18:58 WIB

WALHI Lampung : Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Tambahrejo Tak Bisa Dibiarkan

2 Mei 2026 - 21:02 WIB

Rapat Kordinasi, SMSI Tingkatkan Profesionalisme Perusahaan Media

1 Mei 2026 - 17:21 WIB

Menuju Generasi Emas 2045, Babinsa Kodim 0429/Lamtim All Out Dampingi Distribusi MBG

30 April 2026 - 15:07 WIB

Distribusi SPPT PBB 2026 Dimulai, Warga Lampung Timur Kini Bisa Bayar Pajak Lebih Mudah

30 April 2026 - 14:46 WIB

Saluran Irigasi Terkubur Lumpur, Aktivitas Tambang di Tambahrejo Disorot

30 April 2026 - 14:41 WIB

Trending di Berita Terkini