Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 29 Jul 2025 07:07 WIB ·

Bupati Fawaid Keluarkan Edaran Sekolah Belajar Secara During, Efek Kelangkaan BBM


Oplus_0 Perbesar

Oplus_0

Korwil Jatim Holiyadi

Jember, Gemasamudra.com – Akibat Kelangkaan BBM yang masih terjadi di Kabupaten Jember, dalam beberapa hari, membuat pemerintah Kabupaten antara Pemkab dan DPRD, mengambil kebijakan, dengan mengeluarkan Surat Edaran (SE), meliburkan pelajar ke sekolah dan pegawai Pemkab yang tidak bersentuhan langsung dengan bagian pelayanan.

Penyampaian Bupati Jember Muhammad Fawait dengan didampingi ketua dan pimpinan DPRD serta sejumlah kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) saat menggelar press rilis di gedung DPRD pada Senin (28/7/2025).

Klik Gambar

“Untuk menyikapi kelangkaan BBM di Kabupaten Jember, kami pemerintah Kabupaten yakni ekskutif dan legislatif, sepakat mengeluarkan SE (Surat Edaran) tentang pembelajaran sekolah siswa dibawah naungan Pemkab, dilakukan secara Daring, termasuk pegawai Pemkab yang tidak bersentuhan langsung dengan layanan,” ujar Bupati Jember Gus Fawait.

Baca Juga :   TMMD ke 124 Resmi dibuka oleh Bupati Jember Gus Fawaid

Pembelajaran dilakukan secara Daring ini dilakukan sampai kondisi BBM kembali normal. Tidak hanya itu, pihaknya bersama DPRD akan turun kebawah dengan memetakan permasalahan yang bisa diselesaikan dan di urai untuk menormalkan BBM kembali.

“Kami bersama dewan, akan melakukan turba dengan memetakan persoalan persoalan kelangkaan BBM untuk mengurai permasalahan dilapangan,” beber Bupati.

Sedangkan untuk sekolah dibawah naungan Pemkab Jember, seperti SMA dan sekolah dibawah naungan Kemenag, seperti MI, MTs dan MA, akan dikoordinasikan dengan Cabdin dan Kemenag.

Baca Juga :   Memperingati Hardiknas 2025 SDN Gambirono 01 Melaksanakan Kirab Budaya

“Yang pasti untuk sekolah dibawah naungan Pemkab, baik swasta maupun negeri, pembelajaran dilakukan secara daring, dan untuk sekolah dibawah naungan Propinsi dan Kemenag, akan kami komunikasi, Insya Alloh sejalan dengan tujuan yang sama,” jelasnya.

Bupati juga menghimbau kepada masyarakat, agar tidak panic buying dalam menghadapi kelangkaan BBM, agar bisa segera normal, terlebih pada malam hari ini, pihak Pertamina sudah mengirimkan pasokan BBM ke Jember secara besar-besaran.

“Kami himbau untuk warga Jember, tidak perlu panic buying dalam membeli BBM, karena malam ini, ada pengiriman BBM secara besar besaran ke Jember, pihak Pertamina mensuplai BBM tidak hanya dari Malang dan Surabaya, tapi juga dari Solo,” jelasnya.

Baca Juga :   Digelarnya Temu Pendidik Nusantara (TPN) XII Mendapatkan Apresiasi dari Gus Fawaid 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan, bahwa Pemkab Jember juga akan melakukan nota protes atas penutupan total jalur Gumitir, karena dampak yang ditimbulkannya Ngat luar biasa, seperti yang sudah disampaikan oleh anggota DPRD Jember sebelum penutupan jalur Gumitir.

Seperti diketahui, kelangkaan BBM di Jember terjadi sejak Sabtu 26 Juli 2025, atau dua hari setelah penutupan jalur Gumitir pada Kamis 24 Juli 2025.

“Seperti yang sudah dilakukan oleh teman teman DPRD sebelum penutupan jalur Gumitir beberapa waktu lalu, dan kami Pemkab Jember akan melakukan protes juga,” pungkas Bupati.(**)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 25 kali

Baca Lainnya

Imigrasi Jember Gelar Pemeriksaan Kesehatan Rutin untuk Perkuat Kinerja dan Pelayanan ASN

10 Desember 2025 - 20:17 WIB

Kejari Jember Salurkan Donasi Rp 8,75 Juta Melalui PMI untuk Korban Bencana di Sumatera

10 Desember 2025 - 15:48 WIB

SH Terate Jember Berhasil Galang Dana Rp536 Juta untuk Korban Bencana di Sumatra

9 Desember 2025 - 14:10 WIB

Rapat Koordinasi Pembangunan Gerai KDMP di Kecamatan Ajung, Ini Hasil Pembahasannya

9 Desember 2025 - 07:42 WIB

Dapur SPPG Yayasan Berkah Indah Muda Mulai Salurkan Ribuan Porsi MBG ke Sekolah-Sekolah di Desa Petung

9 Desember 2025 - 07:03 WIB

JJS HUT PGRI Ke 80 Di Jember Sport Garden diikuti Ribuan guru Tendik

8 Desember 2025 - 06:55 WIB

Trending di Berita Nasional