Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 5 Feb 2025 09:37 WIB ·

BUMD Pringsewu Jaya Sejahtera Perlu Dilakukan Evaluasi Kinerjanya


BUMD Pringsewu Jaya Sejahtera Perlu Dilakukan Evaluasi Kinerjanya Perbesar

PRINGSEWU (GS) – Dinilai memiliki peran penting dalam peningkatan perekonomian dan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pada bulan November 2023 Pemerintah kabupaten Pringsewu menerbitkan Pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pringsewu Jaya Sejahtera (PJS) dan diikuti penyertaan modal sebesar 5 miliar yang telah dicairkan pada bulan Mei 2024.

Unit kegiatan bisnis yang akan dilaksanakan meliputi Agribisnis, Pengelolaan Pasar, Pariwisata, Jasa Kebersihan dan perternakan.

Namun, sampai akhir tahun 2024 BUMD ini hanya mampu menjalankan bidang agribisnis yaitu Tranding Ayam broiler yang bekerja sama dengan Rumah Potong Ayam (RPA). Hal ini disampaikan Direktur Operasional PJS Hari Wibowo saat di temui di kantor BUMD tersebut. Senin(03/02)

Klik Gambar

“Sejauh ini kemampuan kami hanya 1 unit usaha yang bisa dijalankan, sesuai saran dari Pj Bupati saat audiensi akhirnya kita mengambil bisnis yang walaupun keuntungannya kecil tapi tidak apa-apa. Yang penting ada kegiatan dulu,” terang Hari

Baca Juga :   Kakon Ambarawa Induk Dipanggil Inspektorat Dugaan Mark Up Dana Desa 2020 Disertai Adanya Pungli

Dari bisnis yang dijalankan lanjut Hari, PJS mendapatkan laba sampai dengan akhir tahun 2024 lalu sebesar 24 juta, meski keuntungan yang didapat nilainya sangat kecil namun bisnis ini akan tetap dijalankan dan akan dikembangkan menambah kemitraan dengan RPA yang lain.

“ Memang laba yang diperoleh belum bisa menutup biaya operasional, saat ini kan baru bermitra dengan 1 RPA yang ada di Bandar Lampung , tahun ini mudah-mudahan bertambah dengan RPA yang ada di Lampung Timur, dengan begitu keuntunganya juga akan bertambah.” ujarnya.

Baca Juga :   Kepala BPBJ "Rencana Umum Pengadaan Tidak Bisa Dilakukan Penunjukan Langsung Oleh Sekretariat Dewan".

Hari menambahkan jika kegiatan usaha yang dijalankan harus sesuai dengan Perda nomor 21 tahun 2021 dan pada tahun lalu ada tiga kegiatan usaha yang diajukan yaitu Pengelolaan Pasar, Jasa Keberihan dan Agribisnin, namun 2 diantaranya tidak bisa dilaksanakan karena kegiatan yang diajukan tersebut sudah dikelola oleh pemkab.

“ Untuk pengelolaan pasar sudah dikelola oleh Koperindag, selama koperindag belum mau melepas kami tidak bisa mengambil alih pengelolaan pasar tersebut, sementara untuk Jasa Kebersihan para pekerjanya sudah diangkat P3K,” pungkasnya.

Baca Juga :   Pelaku Curas Asal OKU Timur Tewas, Diamuk Massa di Bumi Agung Way Kanan

Untuk diketahui dalam Perda Nomor 6 tahun 21 Kabupaten Pringsewu pada BAB IV Kegiatan Usaha pasal 8 disebutkan bahwa kegiatan usaha perseroan meliputi a. Perdagangan dan Jasa Umum; b. Pariwisata; c. Pertambangan dan Energi; e. Jasa Keuangan Non Perbankan; f. Agribisnis, Perikanan, Peternakan; g.Kehutanan, Perkebunan; h.Industri Pengolahan; dan i. property dan Infrastruktur.

Artinya banyak bidang yang menjadi pilihan namun mengapa BUMD Pringsewu Jaya sejahtera dalam pengajuan program kerja tahun 2024 lebih memilih bidang yang jelas sudah dikelola oleh dinas terkait.(Red)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 127 kali

Baca Lainnya

Management Global Group (MGG) Sampaikan Ucapan Selamat atas Dilantiknya Fatmawati, S.E sebagai Wakil Ketua DPRD Jember

10 April 2026 - 17:23 WIB

Belum Berizin, Toko Keramik di Pringsewu Utara Dihentikan Sementara

7 April 2026 - 10:44 WIB

Munzirin Menang Tipis dalam Pemilihan PAW Kepala Pekon Banjar Agung Limau

6 April 2026 - 20:11 WIB

Kejari Pringsewu Kejar Pemulihan Kerugian Negara: Dari Kasus LPTQ Hingga Koleksi Boneka Mewah RMFT BRI

6 April 2026 - 17:14 WIB

Pengembang Properti di Gading Rejo Berinisial YD Diduga Tipu Konsumen

5 April 2026 - 13:43 WIB

Ratusan Atlet Penuh Semangat Mengikuti Kejuaraan Domino Yang Digelar oleh Cabang ORADO Jember.

2 April 2026 - 16:14 WIB

Trending di Berita Terkini